• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Akademisi Sarankan Vaksinasi Anak Disesuaikan Tingkat Paparan di Daerah

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 3 November 2021 - 16:15
in Nasional
Akademisi Unsera, Ahmad Sururi

Akademisi Unsera, Ahmad Sururi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Akselerasi vaksinasi masih digenjot pemerintah dalam rangka ikhtiar melawan pandemi Covid-19. Vaksin diyakini membuat tubuh semakin kebal dari serang vorus corona.

Target suntik vaksin agar mencapai 70 penduduk dari Indonesia. Sasaran vaksinasi kepada masyarakat remaja, dewasa, dan lansia. Bahkan saat ini, diwacanakan juga untuk anak yang berumur dari 6 sampai 11 tahun.

BacaJuga:

Menag Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan Tradisi Pesantren

Pasca-OTT KPK, BNPB Pastikan Pelayanan Bencana Tetap Berjalan Optimal

Peringati Hari Kesehatan Mental Sedunia, Kemendukbangga Beri Ruang Bagi Remaja untuk Berani Bersuara

Akademisi Universitas Serang Raya (Unsera), Ahmad Sururi menilai, proses penyuntikan terhadap anak berumur 6 sampai 11 tahun disesuaikan dengan jumlah paparan anak di daerah.

Menurutnya, anak tidak perlu diberi vaksinasi jika di suatu daerah tidak ada yang tertular. Hal itu untuk meminimalisir adanya resiko dari vaksin.

“Berdasarkan pemetaan wilayah perlu dilihat juga, apakah bisa vaksinasi ke anak usia 6 tahun. Jangan sampai ada pro kontra di kalangan orang tua. Kalau trennya menunjukkan anak tidak terkena, pilihannya jangan dulu vakinasi ini. Kalau tinggi, harus dilakukan vaksinasi. Jadi lihat tren wilayahnya,” katanya saat dihubungi, Rabu (3/11/2021).

Ia menjelaskan, berdasarkan data memang ada anak yang jadi korban penularan Covid-19. Namun yang harus dipastikan, hasil uji klinis vaksin untuk anak dibuka secara transparan kepada publik.

Sehingga dapat meyakinkan orangtua dan menimbulkan kepercayaan vaksin anak aman. Mengingat hingga saat ini, vaksinasi masih menimbulkan pro dan kontra. Masyarakat yang berada di pedesaan yang kurang mendapatkan informasi, masih ragu-ragu untuk divaksin.

“Datanya memang menunjukkan usia 6 sampai 12 ada (yang terpapar). Ini masih uji klinis atau apa? Kalau berdasarkan kebutuhannya bisa dilakukan vaksinasi kalau anaknya sehat, tidak ada penyakit bawaan,” jelasnya.

Kemudian, edukasi dan informasi kepada masyarakat harus digalakkan. Sebab, karakter masyarakat di Indonesia harus ada contoh atau model. Seperti peluncuran vaksinasi yang diberikan pertama kali kepada Presiden Joko Widodo.

Pasca dari percontohan itu, kepercayaan masyarakat berangsur semakin baik. Meskipun sampai saat ini, masih ada saja masyarakat yang tidak mau divaksin.

“Pendekatan komunikasi publiknya harus dilakukan terus menerus, terutama melibatkan guru di sekolah. Urgensinya kan anak divaksin untuk aktivitas di sekolah. maka yang paling mengetahui kondisi selain orantua, para guru,” ungkapnya.

Selain itu, seluruh elemen harus sama-sama mensosialisasikan manfaat vaksin, dengan menggandeng tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan para guru.

“Kemudian kita harus mendukung vaksinasi dalam konteks keselamatan dan kesehatan. Bisa melibatkan beberapa pihak, tokoh masyarakat dan pemuda. Perlu divaksin tapi tetap disiplin prokes,” ujarnya. (son)

Tags: daerahsarankanVaksinasi

Berita Terkait.

Menag Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan Tradisi Pesantren
Nasional

Menag Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan Tradisi Pesantren

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:22
Soroti Kehadiran Raffi Ahmad Bersama ‘Mahasiswa’ Gadungan, Andovi da Lopez: Jangan Sembunyi di Balik Ketidaktahuan
Nasional

Pasca-OTT KPK, BNPB Pastikan Pelayanan Bencana Tetap Berjalan Optimal

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:47
Peringati Hari Kesehatan Mental Sedunia, Kemendukbangga Beri Ruang Bagi Remaja untuk Berani Bersuara
Nasional

Peringati Hari Kesehatan Mental Sedunia, Kemendukbangga Beri Ruang Bagi Remaja untuk Berani Bersuara

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:58
p2mi
Nasional

Berkaca Kasus Tentara Bayaran, Menteri P2MI Imbau Warga Lapor Perekrutan Ilegal

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:20
bc3
Nasional

Bea Cukai Libatkan Pemda dan Kepolisian untuk Berantas Peredaran Rokok Ilegal

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:11
tka
Nasional

Dugaan Pelanggaran TKA SMA, Kemendikdasmen Kantongi Sejumlah Nama

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:08

OLAHRAGA

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting
Olahraga

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13

INDOPOSCO.ID – Persaingan Super League 2026/2027 semakin memanas. Memasuki pekan kedelapan, sejumlah duel menarik siap tersaji pada 30 Oktober hingga...

SelengkapnyaDetails
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43
timnas

Laga Indonesia Vs Yordania Terancam Batal, Erick Thohir Beber Kekhawatiran PSSI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:22
liverpool

Liverpool vs Chelsea: Iraola Isyaratkan Rotasi, The Reds Siap Tempur

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5155 shares
    Share 2062 Tweet 1289
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1266 shares
    Share 506 Tweet 317
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1138 shares
    Share 455 Tweet 285
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    988 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    961 shares
    Share 384 Tweet 240
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.