INDOPOSCO.ID – Upaya mendorong penguatan ekosistem perfilman Indonesia kembali ditegaskan melalui peluncuran Festival Film Indonesia (FFI) 2026.
Ajang penghargaan tertinggi bagi insan film nasional ini diharapkan menjadi motor penggerak lahirnya karya-karya sinema dan perfilman berkualitas. Sekaligus meningkatkan daya saing film Indonesia di panggung internasional.
Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon, mengatakan perkembangan perfilman nasional menunjukkan tren yang membanggakan. Tingginya minat masyarakat terhadap film Indonesia menjadi bukti bahwa karya sineas Tanah Air semakin mendapat tempat di negeri sendiri.
“Tema Askala mengingatkan kita bahwa sebelum sinema memiliki layar, ia telah memiliki cahaya. Cahaya bukan sekadar unsur teknis dalam sinematografi, melainkan simbol pengetahuan, harapan, dan ingatan yang menghubungkan generasi demi generasi,” ujar Fadli dalam keterangan, Minggu (21/6/2026).
Ia menegaskan, pemerintah akan terus memperkuat ekosistem perfilman nasional melalui berbagai dukungan, termasuk mendorong partisipasi sineas Indonesia di festival-festival film internasional serta memperluas akses masyarakat terhadap karya sinema nasional.
“Melalui Festival Film Indonesia, kita ingin terus menyalakan cahaya kreativitas bangsa dan menghadirkan karya-karya sinema yang mampu memperkuat identitas Indonesia sekaligus menginspirasi dunia,” tambahnya.
Diketahui, Kementerian Kebudayaan RI bersama Badan Perfilman Indonesia (BPI) dan Komite Festival Film Indonesia resmi meluncurkan FFI 2026. Tahun ini, FFI mengusung tema “Askala Karya Sinema Indonesia”. (nas)
















