INDOPOSCO.ID – Guru besar diminta tidak hanya menjadi penjaga tradisi akademik di kampus, tetapi tampil sebagai motor penghasil solusi atas berbagai persoalan strategis bangsa. Di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global, peran kalangan akademisi dinilai semakin menentukan arah kemandirian Indonesia.
Pesan tersebut diungkapkan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto dalam keterangan, Minggu (21/6/2026). Menurut Brian, guru besar harus menjadi lokomotif perubahan melalui riset, inovasi, dan terobosan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).
Ia menegaskan bahwa kemajuan sebuah negara tidak akan tercapai jika hanya bergantung pada sumber daya alam (SDA) tanpa didukung penguasaan sains dan teknologi.
“Para guru besar harus memberikan upaya terbaik dalam mencari berbagai terobosan,” tegasnya.
“Kunci kemajuan suatu negara adalah kemandirian, dan lokomotif perubahan itu adalah orang-orang yang mampu menghadirkan solusi melalui ilmu pengetahuan dan teknologi,” sambung Brian.
Brian menjelaskan dunia saat ini menghadapi tantangan besar yang memengaruhi ketahanan ekonomi banyak negara. Ketergantungan terhadap energi, teknologi, maupun sumber daya dari luar negeri menjadi pengingat bahwa Indonesia harus memperkuat kemandirian melalui riset, inovasi, hilirisasi, serta tata kelola yang lebih baik.
Menurut dia, Indonesia memiliki sumber daya alam melimpah. Namun, nilai tambahnya baru dapat dimaksimalkan apabila didukung penguasaan teknologi, riset yang kuat, serta kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia industri.
“Perguruan tinggi harus didorong mengambil peran lebih besar dalam mendukung agenda strategis pemerintah, mulai dari ketahanan energi, hilirisasi industri, transformasi teknologi hingga peningkatan efisiensi tata kelola nasional,” terangnya.
Sebelumnya, melalui program Diktisaintek Berdampak, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) berharap guru besar semakin aktif menjadi penggerak pemikiran strategis sehingga perguruan tinggi mampu menghadirkan solusi nyata bagi berbagai persoalan pembangunan nasional. (nas)
















