INDOPOSCO.ID – Program Sekolah Rakyat mulai mendapat dukungan nyata dari kalangan swasta. Universitas Ary Ginanjar (UAG) membuka pintu kuliah gratis bagi 35 lulusan Sekolah Rakyat sebagai upaya memperkuat cita-cita pemerintah memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.
Pernyataan tersebut diungkapkan Pendiri ESQ Corp Ary Ginanjar Agustian saat acara The Amazing You 6 – Unlock Your Power di ICE BSD Hall 10, Tangerang. Kegiatan ini diikuti sekitar 6.500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara, termasuk ratusan siswa Sekolah Rakyat yang mengikuti pelatihan tanpa dipungut biaya.
Ary menegaskan seluruh lulusan Sekolah Rakyat yang terpilih akan memperoleh beasiswa penuh untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Ary Ginanjar.
“Ketika lulus nanti, saya masukkan ke kampus saya, Universitas Ary Ginanjar gratis. Ini adalah program Sekolah Rakyat yang saya sangat support dari Bapak Presiden kita Prabowo Subianto,” ujar Ary dalam keterangan, Minggu (21/6/2026).
Tak hanya menyediakan beasiswa, ESQ Corp juga menghibahkan akses Talent DNA kepada para siswa Sekolah Rakyat. Teknologi pemetaan bakat tersebut diharapkan membantu peserta mengenali potensi diri sehingga dapat menentukan arah pendidikan dan karier secara lebih tepat.
“Saya berikan Talent DNA secara gratis agar mereka mengetahui kekuatan dirinya dan berkembang menjadi pribadi yang sukses,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Ary menilai Sekolah Rakyat menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan sekaligus mencetak sumber daya manusia unggul. Menurutnya, pendidikan tidak hanya harus melahirkan lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, serta kecerdasan emosional dan spiritual.
Ia pun optimistis para siswa Sekolah Rakyat memiliki peluang besar menjadi pemimpin masa depan Indonesia apabila mendapat pendidikan yang berkualitas dan dukungan dari berbagai pihak.
“Anak-anak Sekolah Rakyat akan menjadi pemimpin yang akan menggantikan kita ke depan. Pemimpin yang lebih hebat, lebih baik, lebih saleh, dan lebih bertakwa,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengapresiasi dukungan Ary Ginanjar yang dinilai konsisten mengawal pelaksanaan Sekolah Rakyat sejak awal. Menurutnya, kolaborasi pemerintah dengan berbagai pihak sangat dibutuhkan agar lulusan Sekolah Rakyat memiliki masa depan yang lebih baik.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Ary Ginanjar yang sudah mengawal sejak awal berdirinya Sekolah Rakyat. Kami mohon sinergi dan kolaborasi berkelanjutan agar anak-anak kita setelah lulus dapat melanjutkan pendidikan maupun bekerja secara bermartabat,” ujarnya.
Agus menegaskan Sekolah Rakyat merupakan program Presiden Prabowo Subianto yang dirancang untuk memutus transmisi kemiskinan melalui jalur pendidikan. (nas)
















