• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Menteri Wihaji Sosialisasikan Tugas Tambahan Tim Pendamping Keluarga Distribusikan MBG 3B untuk Cegah Stunting

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 21 Juni 2026 - 12:03
in Nasional
Wihaji

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, Sosialisasi dan Temu Kader TPK di Taman Budaya Kulon Progo, Daerah Istimewa Jogjakarta, Jumat (19/6/2026). Foto: istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd., mensosialisasikan tugas tambahan Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam mendukung pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita Non-PAUD (3B) sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025. Sosialisasi tersebut dilakukan melalui kegiatan Temu Kader TPK di Taman Budaya Kulon Progo, Daerah Istimewa Jogjakarta, Jumat (19/6/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian penguatan peran TPK yang dilakukan Kemendukbangga/BKKBN di berbagai daerah. Selain mendampingi calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, balita, remaja, hingga lanjut usia, TPK kini memiliki tugas tambahan untuk memastikan program MBG 3B dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada kelompok penerima manfaat sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan stunting.

BacaJuga:

Wamen Ekraf Apresiasi Teras Aksara, Perkuat Akses Pendidikan Nonformal bagi Anak

Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Mantan Presiden RI

BKSAP Angkat Keberhasilan Bali Kelola Pandemi dan Pariwisata di Hadapan 66 Negara OKI di Azerbaijan

“Salah satu sebab stunting adalah seribu hari pertama kehidupan kurangnya asupan gizi, maka dipastikan harus mendapatkan asupan gizi. Karena itu hari ini Pak Presiden Prabowo dan Mas Wapres Gibran punya program MBG khusus 3B, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita Non-PAUD. Pak Presiden sangat fokus terhadap generasi masa depan,” ujar Wihaji.

Menurut Menteri Wihaji, keberhasilan program MBG 3B tidak hanya diukur dari tersalurkannya makanan bergizi kepada penerima manfaat, tetapi juga dari kepastian bahwa makanan tersebut benar-benar dikonsumsi oleh ibu hamil, ibu menyusui, dan balita Non- PAUD yang menjadi sasaran program. Karena itu, kehadiran TPK menjadi penting untuk memastikan pendistribusian berjalan efektif sekaligus memberikan edukasi kepada keluarga mengenai pentingnya pemenuhan gizi pada masa seribu hari pertama kehidupan.

Ia menjelaskan, TPK merupakan garda terdepan pembangunan keluarga yang selama ini mendampingi masyarakat secara langsung di tingkat desa dan kelurahan. Dengan kedekatan tersebut, TPK diharapkan mampu mengawal pelaksanaan MBG 3B sekaligus memperkuat berbagai intervensi pencegahan stunting yang telah berjalan di lapangan melalui kolaborasi dengan Posyandu, PKK, kader KB, dan pemerintah daerah.

Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, menyambut baik penguatan peran TPK dalam mendukung percepatan penurunan stunting. Menurutnya, keberhasilan program tidak dapat dicapai tanpa dukungan terhadap para kader yang setiap hari mendampingi keluarga di masyarakat. “Jangan biarkan kader-kader Tim Pendamping Keluarga berjuang sendiri di lapangan. Dukung mereka, bantu mereka, dan integrasikan seluruh sumber daya yang ada di desa untuk percepatan penurunan stunting,” katanya.

Penguatan tugas TPK tersebut dilakukan di tengah capaian positif Daerah Istimewa Yogyakarta dalam menurunkan angka stunting. Berdasarkan data hasil penimbangan per 15 Juni 2026, prevalensi stunting di DIY tercatat sebesar 11,19 persen atau berada di bawah rata-rata nasional. Capaian tersebut menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader TPK, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan upaya pencegahan stunting.

Melalui sosialisasi tugas tambahan TPK dan optimalisasi pendistribusian MBG 3B, Kemendukbangga/BKKBN memastikan intervensi gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dapat menjangkau kelompok sasaran secara tepat. Langkah ini menjadi bagian penting dari strategi pemerintah dalam mencegah stunting sejak seribu hari pertama kehidupan sekaligus menyiapkan generasi Indonesia yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing di masa depan.(ney)

Tags: MBG 3BMendukbanggaSosialisasistunting

Berita Terkait.

Irene-Umar
Nasional

Wamen Ekraf Apresiasi Teras Aksara, Perkuat Akses Pendidikan Nonformal bagi Anak

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:12
Kapolri
Nasional

Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Mantan Presiden RI

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:46
Irine
Nasional

BKSAP Angkat Keberhasilan Bali Kelola Pandemi dan Pariwisata di Hadapan 66 Negara OKI di Azerbaijan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:51
MBG
Nasional

MBG Masuk Fase Evaluasi, DPR Ungkap Dapur Diaudit dan Skema Insentif Dirombak

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:49
sufmi
Nasional

Temui Mahasiswa Demo, DPR Klaim MBG Akan Hemat Rp70 Triliun

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:31
Jaringan-Listrik
Nasional

Soroti Pemadamanan Listrik Bergilir di Jatim, DPR Pertanyakan Anggaran hingga Komunikasi PLN

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:45

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7143 shares
    Share 2857 Tweet 1786
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1125 shares
    Share 450 Tweet 281
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1777 shares
    Share 711 Tweet 444
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
Gakpo
Olahraga

Cetak Brace ke Gawang Swedia, Brobbey dan Gakpo Masuk Buku Sejarah Oranje

Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 21 Juni 2026 - 11:42

INDOPOSCO.ID - Laga Belanda kontra Swedia tak hanya berakhir dengan kemenangan telak 5-1, tetapi juga menghadirkan sebuah pencapaian yang langsung...

SelengkapnyaDetails
Floranus

Hasil Piala Dunia: Dominasi Laga, Ekuador Gagal Tembus Benteng Curacao

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:31
Pemain-Timnas-Jerman

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis, Brace Denis Undav Bawa Jerman Benamkan Pantai Gading

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:32
Brobbey

Hasil Piala Dunia: Bantai Swedia, Belanda Kuasai Puncak Grup

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:02
Pemain-Paraguay

Turki Angkat Koper, Arda Guler Minta Maaf

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:01
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.