• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Website Pemerintah Diretas karena Perkembangan Software Sangat Cepat

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 27 Oktober 2021 - 17:59
in Headline
indoposco

Ilustrasi. (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peretasan website milik pemerintah oleh hacker termasuk situs milik Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya perkembangan software yang sangat cepat.

Pakar sistem informasi manajemen atau Information Technology (IT), Wing Wahyu Winarno, menjelaskan, secara teknis, website siapapun, termasuk Google dan Amazon, bisa dan pernah dihack.

BacaJuga:

Inflasi April 2026 Tembus 0,13 Persen, Transportasi Jadi Penyumbang Terbesar

Bekasi Train Collision Case: Police Question Additional Witnesses from KAI

Kasus Tabrakan Kereta di Bekasi, Polisi Turut Periksa Saksi dari KAI

“Ini terjadi karena perkembangan software yang sangat cepat. Dulu pakai bahasa pemrograman sederhana, sudah relatif aman, tapi setelah ada bahasa pemrograman baru, bisa membuka celah bahasa yang lama. Ibaratnya kita bikin pagar rumah cukup tinggi, orang luar tidak bisa masuk, ternyata ada drone, sehingga orang luar tetap dapat melihat isi pekarangan kita,” ujar Wing Wahyu Winarno, kepada Indoposco.id, Rabu (27/10/2021).

Baca Juga : Berkaca dari Situs AS, DPR Minta BSSN Perkuat Sistem Keamanan

Demikian juga dengan aplikasi, lanjut Wing Wahyu, akhirnya muncul tool yang bisa menjebol sistem. Sistem diperkuat, akhirnya dijebol lagi. Demikian seterusnya.

“Apa yang harus dilakukan? Pengelola website harus selalu meng-upgrade sistemnya, selain harus selalu memantau sistemnya secara terus-menerus. Ini yang seringkali diabaikan, apalagi di instansi pemerintah, karena akan dikomentari: lho, tahun lalu sudah beli aplikasi security, kok sekarang beli lagi? Padahal perkembangan ancaman bukan tahunan, tapi bulanan, bahkan harian,” kata Wing.

Lagi pula, kata Wing, barang yang dibeli adalah barang tidak berwujud, harganya mahal, sangat mudah untuk tidak disetujui.

“Apalagi kalau ditanya, apa outcome dari aplikasi ini. Sulit sekali dicari jawabnya. Tapi kalau rencana membangun 50 kakus untuk penduduk satu desa, lebih mudah, karena outcome-nya adalah berkurangnya masyarakat desa yang ke rumah sakit karena diare,” ujarnya.

Wing menegaskan, beberapa Undang-Undang (UU) yang ada, misalnya UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), sudah mengatur tentang pembobolan sistem seperti ini, ancaman hukumannya pun cukup berat, Rp600 juta – Rp1 miliar.

“Tapi kalau hacker-nya dari luar negeri, susah menangkapnya,” katanya.

Wing mengungkapkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Data Pribadi (PDP) sudah masuk tahun keempat, tetapi belum juga disetujui oleh DPR.

“Mungkin terlalu banyak kepentingan atau malah terlalu banyak tuntutan, sehingga sampai hari ini belum ada kabar yang menggembirakan, kapan RUU PDP akan disahkan,” pungkasnya. (dam)

Tags: BSSNkeamanan siberpembobolan websitePeretasan

Berita Terkait.

Pesawat
Headline

Inflasi April 2026 Tembus 0,13 Persen, Transportasi Jadi Penyumbang Terbesar

Senin, 4 Mei 2026 - 15:05
kereta
Headline

Bekasi Train Collision Case: Police Question Additional Witnesses from KAI

Senin, 4 Mei 2026 - 11:52
sar
Headline

Kasus Tabrakan Kereta di Bekasi, Polisi Turut Periksa Saksi dari KAI

Senin, 4 Mei 2026 - 11:42
kai
Headline

Probe Into Bekasi Tragedy: Police to Question Green SM Taxi Operator, Rail Directorate Officials

Senin, 4 Mei 2026 - 11:11
kereta
Headline

Usut Tragedi Bekasi, Polisi Periksa Pihak Taksi Green SM hingga Ditjen Perkeretaapian

Senin, 4 Mei 2026 - 10:45
Pegadaian Dukung Kartini Race 2026 sebagai Tonggak Baru Motorsport Indonesia
Headline

AS-Israel Siapkan Serangan Militer ke Iran

Minggu, 3 Mei 2026 - 23:31

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3654 shares
    Share 1462 Tweet 914
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1597 shares
    Share 639 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1293 shares
    Share 517 Tweet 323
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2569 shares
    Share 1028 Tweet 642
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1012 shares
    Share 405 Tweet 253
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.