INDOPOSCO.ID – AS dan Israel dikabarkan tengah menyiapkan opsi aksi militer lanjutan terhadap Iran apabila kesepakatan tidak tercapai. Target serangan disebut akan menyasar fasilitas energi, minyak dan gas, serta infrastruktur transportasi strategis.
Informasi ini dilaporkan oleh Channel 12 yang mengungkap adanya komunikasi intens antara Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel, Eyal Zamir, dengan Komandan Komando Pusat AS (CENTCOM), Brad Cooper. Pembahasan tersebut berfokus pada rencana aksi militer terhadap Iran.
Sejumlah infrastruktur penting Iran seperti jaringan energi dan jalan raya disebut berpotensi menjadi target jika eskalasi konflik meningkat. Israel juga dilaporkan meningkatkan kesiapan pertahanan dan status kewaspadaan tinggi untuk menghadapi kemungkinan konflik lanjutan.
Di sisi lain, AS mempertimbangkan opsi serangan terbatas guna menekan Iran dalam negosiasi program nuklir, meskipun belum ada keputusan final terkait waktu maupun bentuk serangan.
Saat ini kedua pihak masih memantau pergerakan Iran, termasuk upaya pemulihan fasilitas strategisnya. Target potensial meliputi instalasi energi, pabrik baja, serta cadangan minyak dan gas.
Meski sempat disepakati gencatan senjata selama dua pekan sejak 8 April, negosiasi damai belum membuahkan hasil. Situasi ini kembali memicu kekhawatiran global terhadap potensi pecahnya konflik yang lebih luas. (bro)











