• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kementan Kembangkan Food Estate Hortikultura di Wonosobo

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 7 Oktober 2021 - 21:43
in Nasional
Salah satu kawasan di Kabupaten Wonosobo potensial untuk ditanami hortikultura. ANTARA/HO - Dinas Kominfo Kab Wonosobo

Salah satu kawasan di Kabupaten Wonosobo potensial untuk ditanami hortikultura. ANTARA/HO - Dinas Kominfo Kab Wonosobo

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertanian gencar mengembangkan food estate di sejumlah daerah di Indonesia, salah satunya di Kabupaten Wonosobo, kata Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Direktorat Jenderal Hortikultura Tommy Nugraha.

“Setelah Kalimantan, NTT dan Sumatera, Direktorat Jenderal Holtikultura Kementerian Pertanian RI kini berupaya menggarap Pulau Jawa sebagai food estate holtikultura,” ujar Tommy usai bertemu Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat di Wonosobo, Kamis.

BacaJuga:

Komisi VIII DPR: Jemaah Haji 2027 Cukup Siapkan Rp23,24 Juta, Dapat Subsidi Rp3 Juta

Wamendagri Dorong Percepatan Pemenuhan Hak Anak atas Akta Kelahiran

Jelang Kongres XXIV, PP INI Serukan Notaris Tetap Solid dan Tak Terprovokasi

Ia mengatakan pertemuan hari ini dengan bupati dan barisan Pemkab Wonosobo untuk menyampaikan niat Kementerian Pertanian meningkatkan usaha budi daya tanaman holtikultura dengan konsep pertanian sebagai sistem industrial yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi, modal serta organisasi dan manajemen modern atau terkenal diketahui dengan food estate.

Bagi ia pihaknya memilih Wonosobo dengan pertimbangan kondisi geografisnya sesuai untuk meningkatkan tanaman hortikultura, seperti bawang merah, bawang putih, cabai, kentang, dan pembenihan cabai.

Melalui pertanian bentuk food estate tersebut, tuturnya pemerintah berusaha menjaga agar harga produk pertanian terjaga stabil dan tidak sampai menimbulkan kerugian bagi petani.

“Kami dari Kementan berperan membawa off taker atau pembeli yang menjamin agar harga produk yang dihasilkan petani pada saat panen benar-benar sesuai dengan kesepakatan sehingga tidak terjadi lagi namanya petani rugi gara-gara harga jual tidak seimbang dengan harga produksi saat tanam,” ungkap Tommy.

Ia menyampaikan pemilihan lokasi lahan tanam diserahkan kepada pemerintah daerah. Di Pulau Jawa, tidak hanya di Wonosobo proyeksi food estate holtikultura juga akan dikembangkan di Garut, Temanggung, dan Bantul.

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat mengatakan sebutan baru food estate ini akan meningkatkan optimisme dan harapan baru terhadap produksi pertanian di Kabupaten Wonosobo yang selama ini menjadi salah satu sektor utama penopang perekonomian daerah.

Ia mengaku telah meminta kepada Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (Dinpaperkan) untuk benar-benar mempersiapkan skema kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, petani dan juga pihak penjamin (Off Taker) agar nantinya semua merasakan keuntungan dari sistem baru tersebut.

“Bagian terpenting adalah adanya jaminan bahwa produk pertanian hortikultura di Kabupaten Wonosobo, khususnya yang berada di kawasan food estate sudah dijamin bakal terserap pasar dengan harga yang menguntungkan semua,” ucapnya.

Kepala Dinas Paperkan Kabupaten Wonosobo Dwiyama SB mengatakan pihaknya telah memilih lokasi food estate di tiga wilayah, yaitu Kecamatan Kalikajar, Watumalang, dan Garung, kemudian ditambah satu wilayah lagi sebagai sentra pembibitan cabai di Kecamatan Sukoharjo.

“Lahan yang disiapkan sekitar 10 hektare untuk tanaman cabai monokultur di Lamuk Kalikajar dan 200 hektare model tanam tumpang sari,” ujarnya.

Kemudian untuk demplot tanaman kentang disiapkan seluas 1 hektare.

Para petani yang masuk dalam skema kerjasama, menurut dia telah siap dengan model food estate dan tinggal mematangkan administratifnya saja.

“Kurang lebih sudah 90 persen persiapan food estate ini, sementara sisanya 10 persen adalah upaya mematangkan saja, termasuk di dalamnya mempelajari perjanjian kerja sama antara para pihak,” imbuhnya. (mg4)

Tags: Food Estate HortikulturaKementanWonosobo

Berita Terkait.

Wamendagri Dorong Percepatan Pemenuhan Hak Anak atas Akta Kelahiran
Nasional

Komisi VIII DPR: Jemaah Haji 2027 Cukup Siapkan Rp23,24 Juta, Dapat Subsidi Rp3 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:15
Wamendagri Dorong Percepatan Pemenuhan Hak Anak atas Akta Kelahiran
Nasional

Wamendagri Dorong Percepatan Pemenuhan Hak Anak atas Akta Kelahiran

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:04
Jelang Kongres XXIV, PP INI Serukan Notaris Tetap Solid dan Tak Terprovokasi
Nasional

Jelang Kongres XXIV, PP INI Serukan Notaris Tetap Solid dan Tak Terprovokasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:05
Tito Karnavian
Nasional

Mendagri Hadiri Penyampaian Taklimat Presiden kepada 800 Perwira Tinggi TNI-Polri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:43
Bima Arya Sugiarto
Nasional

Wamendagri Dorong Pemda Bangun Ketangguhan Bencana dengan Paradigma Responsif dan Antisipatif

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:06
Rini Widyantini
Nasional

Bukan Sekadar Angka di Server, UU Satu Data Resmi Disahkan demi Keadilan Sosial

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:15

OLAHRAGA

Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid
Olahraga

Sentuhan Magis Pertamina di Bandara Lombok: Antarkan Semarak MotoGP Langsung Saat Mendarat

Editor Ali Rachman
Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:23

INDOPOSCO.ID - Perjalanan menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 ternyata tidak dimulai saat mesin motor menderu di Pertamina Mandalika...

SelengkapnyaDetails
novendra

Novendra Priasmoro Berjaya, Percasi DKI Siapkan Skuad Terbaik untuk Kejurnas 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:13
PB FORKI

GGK Indonesia Diperkuat, PB FORKI Siapkan Program Bela Diri untuk Perempuan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:35
elkan

Elkan Baggott Usai Indonesia Juara: Kami adalah Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:07
timnas

Soal Bonus Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Kata Prabowo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2714 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1211 shares
    Share 484 Tweet 303
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    979 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.