• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Densus 88 Periksa Intensif Terduga Teroris AR Sebagai Tokoh Sentral JI

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 17 September 2021 - 01:35
in Nasional
Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri memeriksa secara intensif terduga teroris berinisial AR alias T, salah satu tokoh sentral pergerakan jaringan teroris kelompok Jamaah Islamiyah (JI) yang ditangkap pada Jumat (10/9) lalu.

“Setelah ditangkap AR saat ini terus diperiksa secara intensif untuk lebih memperdalam berbagai pemikiran dan strategi yang dipersiapkan bagi Jamaah Islamiyah ke depan,” ucap salah seorang penjabat Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar seperti dikutip Antara, Kamis (17/9/2021) malam.

BacaJuga:

Parlemen Iran Setujui Rencana Pengelolaan Selat Hormuz

Kampus Hukum Tak Lagi Cukup Cetak Sarjana, Kini Didorong Ikut Membentuk UU

Keluarga Sayuti Melik Terima Undangan Prabowo untuk Upacara HUT ke-81 RI

AR alias T merujuk pada Abu Rusydan. Berdasarkan catatan Densus 88 Antiteror Polri, AR alias T adalah tokoh senior dalam organisasi Jamaah Islamiyah (JI). Salah satu perumus Pedoman Umum Pergerakan Jamaah Islamiyah (PUPJI) tahun 1998 yang kemudian menjadi tokoh utama dari metodologi amaliyah JI.

Aswin menyebutkan, dari PUPJI inilah Parawijayanto selaku amir baru JI sejak tahun 2008, melakukan pengembangan metodologi pergerakannya dengan strategi penguasaan wilayah (Tamkin) “Total Amniyah System Total of Solution” (TASTOS) dengan orientasi melakukan “Jihad” global.

“AR terungkap menjadi simpul penting dalam perjalanan JI dari masa ke masa,” kata Aswin.

AR pernah ditangkap tahun 2003, divonis 3,5 tahun oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas perbuatannya menyembunyikan pelaku bom natal tahun 2000. Meski begitu, ujar Aswin, penjara tidak pernah membuatnya jera dan sepak terjang AR terus berlanjut hingga kembali tertangkap Jumat (10/9) pekan lalu.

Penangkapan terhadap AR dilakukan setelah Tim Densus 88 Antiteror Polri menemukan titik terang dari hasil penangkapan beberapa anggota JI sebelumnya yang menyatakan bahwa AR merupakan salah satu titik sentral dari pergerakan JI selama ini.

Bahkan terbukti AR kerap kali tampil dalam berbagai kegiatan Syam Organizer, salah satu badan penampung dan penyalur dana bagi JI, di mana beberapa pengasuh dan donaturnya telah berhasil diungkap dan dibekuk oleh Densus 88 Antiteror Polri pada bulan Agustus 2021.

Catatan panjang keterlibatan AR dalam JI, tutur Aswin, membuktikan bahwa dia dengan sengaja tidak menjadi bagian dari struktur organisasi JI untuk menjauh dari endusan aparat. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa AR merupakan penganjur metode militer (Tanzim Askari) untuk terus dilanjutkan oleh JI dan melindungi ikatan dengan para pejuang di Afghanistan.

Dalam penemuan lain, AR merupakan penganjur yang kokoh agar JI senantiasa mensupport peperangan bangsa Moro dan Suriah, untuk menciptakan Nubuwah akhir zaman di Syam. Tidak hanya sampai di situ, tutur Aswin, AR adalah perumus Multazim bin Multazim (anak dari ayah) dalam pusat latihan teror JI yang diketahui dengan julukan “Jihadis”.

Aswin menerangkan bahwa AR merupakan konseptor penting dalam mengkonsep masa perencanaan teror ( I’ dad), rekrutmen anggota baru, kebijakan-kebijakan JI pada masa gawat, hingga ganjaran bagi anggota JI yang indisipliner.

AR juga populer dalam berbagai kanal media sosial. Tausiyahnya tersebar dalam wujud film yang sebagian besar mengulas artinya Jihad dalam bagian menciptakan independensi negara Islam, menggklarifikasi para” Jihadis” di Afghanistan dan Suriah, pengharaman kerakyatan, serta mengafirkan mereka yang tidak setuju.

“Sebagian teroris yang ditangkap seringkali dikenal sebagai penceramah agama dalam lingkungannya, namun pada dasarnya mereka adalah jaringan teroris, kita jangan sampai terkecoh,” ungkap Aswin.

Sederet catatan keterlibatan AR dalam pergerakan organisasi teroris tersebut menjadi bukti bagi Densus 88 Antiteror Polri untuk mengamankan tokoh sentral JI tersebut dalam rangka pencegahan dan penindakan terorisme di Tanah Air.

“Densus 88 selalu mencermati secara detail perilaku para terduga teroris sebelum ditangkap, dan kami menangkap mereka setelah didukung oleh bukti-bukti yang cukup,” ujar Aswin meneruskan. (mg4/wib)

Tags: Densus 88PolriTeroris ARTokoh Sentral JI

Berita Terkait.

Parlemen Iran Setujui Rencana Pengelolaan Selat Hormuz
Nasional

Parlemen Iran Setujui Rencana Pengelolaan Selat Hormuz

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:02
Kampus Hukum Tak Lagi Cukup Cetak Sarjana, Kini Didorong Ikut Membentuk UU
Nasional

Kampus Hukum Tak Lagi Cukup Cetak Sarjana, Kini Didorong Ikut Membentuk UU

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:25
Keluarga Sayuti Melik Terima Undangan Prabowo untuk Upacara HUT ke-81 RI
Nasional

Keluarga Sayuti Melik Terima Undangan Prabowo untuk Upacara HUT ke-81 RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:15
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Pegadaian dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026
Nasional

Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Pegadaian dalam Pidato Sidang Tahunan MPR 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:27
Massa Gelar ‘Aksi Bela Al-Qur’an’ di Gedung OT Cengkareng, Ratusan Personel Dikerahkan
Nasional

Rp50 Triliun Dihemat, Prabowo Ungkap Wajah Baru BUMN

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:31
Puan
Nasional

Ketua MPR Klaim Program MBG Kunci Menuju Generasi Emas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:27

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1167 shares
    Share 467 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3717 shares
    Share 1487 Tweet 929
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    865 shares
    Share 346 Tweet 216
  • Terungkap, Ini Alasan Persib Rekrut Bek Kroasia Danijel Loncar

    824 shares
    Share 330 Tweet 206
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.