• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Indonesia Perkenalkan Pendekatan Kolaboratif Konservasi Hiu dan Pari di Forum Dunia

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 14 Mei 2026 - 14:04
in Nasional
kkp

Komitmen pemerintah memperkuat ekonomi biru melalui perlindungan ekosistem laut, konservasi spesies terancam punah, serta pengelolaan sumber daya kelautan secara berkelanjutan. istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memperkenalkan pendekatan kolaboratif dalam konservasi hiu dan pari pada forum internasional Sharks International 4-8 Mei 2026 di Colombo, Sri Lanka. Melalui forum tersebut, Indonesia membagikan pembelajaran dan praktik baik implementasi Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES) sebagai bagian dari upaya pengelolaan sumber daya kelautan yang berkelanjutan.

Keterlibatan Indonesia dalam sesi panel bertemakan Listed but Vulnerable: Enforcing CITES for Sharks and Rays menunjukkan komitmen aktif KKP dalam memperkuat tata kelola konservasi hiu dan pari di tingkat global. Forum tersebut menjadi ruang diskusi antarnegara dalam membahas tantangan dan strategi implementasi CITES terhadap perdagangan hiu dan pari yang masuk dalam Appendix CITES.

BacaJuga:

Ratusan Ribu Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, DPR RI: Ringankan Beban Pemda

Genjot Pembangunan Desa, Kemendes Gandeng PLN EPI dan Educare Smart Serbaindo

PPPK Daerah Jadi Pegawai Pemerintah Pusat, DPD RI: Kebijakan Penuhi Prinsip Pemerataan dan Berkeadilan

Indonesia melalui KKP memaparkan pendekatan nasional dalam penguatan kebijakan, pengelolaan perikanan berkelanjutan, penyusunan Non-Detriment Findings (NDF), pengaturan kuota, hingga pengawasan perdagangan spesies laut dilindungi melalui presentasi bertajuk From Listings to Action: Indonesia’s Integrated Approach to Enforcing CITES for Sharks and Rays.

Direktur Konservasi Spesies dan Genetik, Sarmintohadi, menyampaikan bahwa Indonesia terus memperkuat implementasi CITES melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan pemerintah, akademisi, peneliti, aparat penegak hukum, organisasi konservasi, hingga masyarakat pesisir.

“Sebagai negara dengan keanekaragaman hiu dan pari yang tinggi, Indonesia memiliki tanggung jawab penting dalam memastikan perdagangan spesies dilakukan secara legal, terukur, dan berkelanjutan. Implementasi CITES tidak hanya berfokus pada pengendalian perdagangan, tetapi juga menjaga keberlanjutan sumber daya laut dan perlindungan mata pencaharian masyarakat pesisir,” ujar Sarmintohadi dalam siaran resmi KKP di Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Menurutnya, berbagai langkah telah dilakukan KKP, mulai dari penyusunan NDF, penguatan sistem ketertelusuran produk perikanan, peningkatan kapasitas identifikasi spesies, hingga penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga dalam pengawasan perdagangan hiu dan pari. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk mendukung efektivitas implementasi CITES di lapangan.

Panel internasional tersebut turut menghadirkan perwakilan dari Amerika Latin, Ekuador, Sri Lanka, kalangan akademisi, organisasi konservasi, serta otoritas kepabeanan untuk membahas berbagai tantangan implementasi CITES di masing-masing negara dan wilayah. Diskusi mencakup identifikasi spesies, pengawasan rantai pasok perdagangan, penguatan kapasitas sumber daya manusia, hingga pentingnya kerja sama regional lintas negara dalam mendukung konservasi hiu dan pari secara berkelanjutan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara, menegaskan bahwa partisipasi Indonesia dalam forum internasional tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat peran Indonesia pada tata kelola konservasi laut dunia.

“KKP terus mendorong implementasi CITES yang efektif, terukur, dan berkeadilan melalui penguatan pengawasan perdagangan, peningkatan ketertelusuran produk, serta kolaborasi multipihak untuk mendukung konservasi hiu dan pari secara berkelanjutan,” ujar Koswara. (ney)

Tags: Forum DuniaKKPKonservasi Hiu dan Pari

Berita Terkait.

fikri
Nasional

Ratusan Ribu Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, DPR RI: Ringankan Beban Pemda

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:08
kemendes
Nasional

Genjot Pembangunan Desa, Kemendes Gandeng PLN EPI dan Educare Smart Serbaindo

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:23
sultan
Nasional

PPPK Daerah Jadi Pegawai Pemerintah Pusat, DPD RI: Kebijakan Penuhi Prinsip Pemerataan dan Berkeadilan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:11
Yohanes-Tola
Nasional

Pimpin PMKRI 2026-2028, Yohanes Tola Serukan Rekonsiliasi dan Solidaritas untuk Flores

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:06
Pengurus-AMKI
Nasional

Dadang Rachmat Gantikan Tundra Meliala sebagai Ketua Umum AMKI Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:45
UNTAR
Nasional

PKKMB Untar 2026, Membuka Langkah Mahasiswa Baru Menjelajahi Peluang Tanpa Batas

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:05

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.