• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Vaksin Berbayar Ancam Ketersediaan Vaksin Gratis

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 12 Juli 2021 - 15:14
in Headline
indoposco

Seorang tenaga medis Puskesmas Kecamatan Tebet menyuntikan vaksin COVID-19 kepada warga Bukit Duri di SMAN 8 Kel. Bukit Duri, Kec. Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (8/7). Foto: INDOPOSCO.ID/Herry Rosadi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Associate Researcher Center for Indonesian Policy Studies( CIPS) Andree Surianta menilai program vaksinasi berbayar untuk individu berpotensi mengancam ketersediaan vaksin gotong royong gratis untuk karyawan.

“Membuka opsi berbayar untuk individu memang bisa mempercepat program vaksinasi, tetapi kalau skemanya vaksin gotong royong juga, maka otomatis ketersediaan stok untuk karyawan swasta berkurang,” ucap Andree dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (12/7/2021).

BacaJuga:

Kemenhub: Bus ALS yang Terlibat Kecelakaan Maut Tak Kantongi Izin Sejak 2020

Selat Hormuz Memanas Lagi, Trump Kirim Ancaman Sambil Klaim Situasi Kondusif

Hormuz Strait Tensions Flare Again as Trump Issues Threats While Claiming Situation Is Under Control

Menurut dia, harga vaksin yang mahal dan ketidakpastian jadwal pengiriman vaksin membuat beberapa perusahaan ragu-ragu untuk menyelenggarakan vaksinasi gotong royong. Dengan vaksin berbayar, perusahaan yang ragu berpotensi membatalkan pelaksanaan vaksinasi gotong royong gratis untuk karyawan mereka.

“Jadi alih-alih meningkatkan jumlah yang divaksinasi, yang terjadi sebenarnya adalah pergeseran peserta dari perusahaan ke individu,” imbuh Andree.

Sebelumnya, Kementerian BUMN mengharapkan Vaksinasi Gotong Royong (VGR) Individu dapat membantu mempercepat pembentukan kekebalan komunal atau herd immunity.

Andree memastikan agar vaksinasi berjalan dengan baik dan cepat, pemerintah perlu menambah pasokan baik dari segi jumlah maupun mendiversifikasi mereknya. Dengan ini, perusahaan dan individu bisa memilih vaksin yang harganya sesuai dengan kemampuan mereka.

Namun, pencarian supplier baru ini akan menambah pekerjaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Bio Farma yang menjadi satu- satunya pengimpor, produsen, dan distributor vaksin Covid-19. Tambahan pekerjaan ini pun berpotensi meningkatkan risiko kemacetan distribusi vaksin.

Oleh karena itu, kata Andree, pemerintah perlu mendiversifikasi jalur impor dan produksi vaksin untuk mengurangi risiko kemacetan penyaluran. Pasalnya, Indonesia membutuhkan jumlah vaksin yang besar untuk mempercepat dan memperluas pelaksanaan vaksinasi.

“Penelitian CIPS menemukan bahwa sudah ada pihak swasta Indonesia yang dalam proses menguji vaksin Covid-19, yaitu Kalbe Farma yang menggandeng Genexine dari Korea Selatan. Kalbe bahkan sempat mempertimbangkan membangun fasilitas produksi vaksin di Indonesia,” kata Andree.

Dia merekomendasikan Kementerian Investasi/ BKPM untuk mengidentifikasi regulasi yang menghambat investasi di sektor farmasi dengan menjadikan Kalbe Farma sebagai contoh kasus.

Dengan membantu Kalbe Farma merealisasikan investasi untuk uji coba vaksin, pemerintah tidak hanya akan meningkatkan kapasitas produksi vaksin dalam negeri, tapi juga mengidentifikasi hambatan bagi partisipasi Indonesia yang lebih luas dalam rantai nilai global farmasi. (mg3)

Tags: vaksin berbayarVaksin GratisVaksinasi Covid-19Vaksinasi Gotong Royong

Berita Terkait.

Bus-ALS
Headline

Kemenhub: Bus ALS yang Terlibat Kecelakaan Maut Tak Kantongi Izin Sejak 2020

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:51
Trump
Headline

Selat Hormuz Memanas Lagi, Trump Kirim Ancaman Sambil Klaim Situasi Kondusif

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:39
Trump
Headline

Hormuz Strait Tensions Flare Again as Trump Issues Threats While Claiming Situation Is Under Control

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:39
kekerasan ilustrasi
Headline

Kemenkes Irit Bicara Soal Desakan Medis Gratis Korban Pelecehan Pati

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:07
ilustrasi
Headline

Pendekatan Layanan Kesehatan Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Pati Harus Gratis

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:11
Ekonom Ungkap 4 Kejanggalan di Balik Melesatnya Ekonomi Indonesia Awal 2026
Headline

Ekonom Ungkap 4 Kejanggalan di Balik Melesatnya Ekonomi Indonesia Awal 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:41

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3700 shares
    Share 1480 Tweet 925
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Didesak Turun Tangan, Warga Pam Baru Benhil Bersikukuh Tolak Penggusuran Paksa

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Tuduh Seskab Teddy Gay, Amien Rais Siap Hadapi Gugatan Hukum

    662 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1298 shares
    Share 519 Tweet 325
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.