• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Banten: Capek, Capek, Capek!

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 21 Juni 2021 - 18:53
in Nusantara
Gubernur Banten Wahidin Halim. Foto: Benson/indoposco.id

Gubernur Banten Wahidin Halim. Foto: Benson/indoposco.id

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Longgarnya menjalankan protokol kesehatan (prokes) menjadi salah satu penyebab melonjaknya kasus Covid-19. Hampir di seluruh provinsi di Pulau Jawa mengalami peningkatan pasien positif yang signifikan.

Tak terkecuali di Banten. Sejak dua pekan terakhir, kasus terkonfirmasi positif menunjukan tren peningkatan. Bahkan, kini Banten dalam zona oranye penyebaran Covid-19.

BacaJuga:

CGK Tembus Separoh Penduduk Banten, Wamenkes Apresiasi Andra Soni

KITE Pembebasan Dorong Investasi Produsen Sarung Tangan Semarang Meningkat Pesat

Waspada Gempa Susulan 3 Minggu, Warga NTT Diminta Tak Panik Berlebihan

Menanggapi hal itu, Gubernur Banten Wahidin Halim mengaku capek dalam menangani kasus Covid-19. Di tambah, kesadaran masyaakat sudah mulai kendor dalam menjalankan prokes saat beraktivitas di luar rumah.

Atas hal itu, pria yang kerap disapa WH itu berencana akan menutup tempat wisata. Sebab objek wisata terlihat selalu dikunjungi masyarakat dan ramai.

“Makanya wisata gua tutup, loe dukung. Kemarin terbuka banget, kemarin bebas, pasar ramai, mall ramai, Covid naik lagi. Datang ke rumah sakit, rumah sakit penuh. Capek, capek, capek nangani covid,” katanya saat ditemui di Pendopo Gubernur Banten, Senin (21/6/2021).

Ia menyebutkan, salah satu cara untuk menekan angka penularan dengan melakukan pengetatan kegiatan. Namun untuk melaksanakannya, harus menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat.

“Ya harus (pengetatan, red), tapi kita minta petunjuk pusat, lockdown apa PSBB, apa PPKM,” ungkapnya.

Sebab selama ini, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) skala mikro sudah dianggap tidak efektif. Masyarakat masih dapat keluar masuk daerah. Terlebih, kesadaran masyarakat sudah mulai menurun.

“(PPKM) nggak efektif, itu buktinya bolak-balik, nggak eektif. Cari tahu sendiri dah jangan nanya gua mulu. Ya nggak efektif berarti orang keluar masuk, mudik diam-diam bawa penyakit covid, acara pernikahan bebas ada dangdutan segala,” terangnya. (son)

Tags: coronacovid-19Pemprov Banten

Berita Terkait.

soni
Nusantara

CGK Tembus Separoh Penduduk Banten, Wamenkes Apresiasi Andra Soni

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:23
Fasilitas-KITE
Nusantara

KITE Pembebasan Dorong Investasi Produsen Sarung Tangan Semarang Meningkat Pesat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:26
Warga
Nusantara

Waspada Gempa Susulan 3 Minggu, Warga NTT Diminta Tak Panik Berlebihan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:44
Gempa-Manggarai
Nusantara

Gempa Susulan Dangkal M 4,5 Kembali Hantam Manggarai di NTT Pagi Ini

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:57
Rokok-Ilegal
Nusantara

Bea Cukai Palangkaraya Gagalkan Pengangkutan 1,87 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Bahaur

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:00
Ladang-Ganja
Nusantara

Bea Cukai Lhokseumawe Turut Musnahkan Ladang Ganja di Sawang, Aceh Utara

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:09

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.