• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Filipina Kutuk Aksi Ranjau Pemberontak Komunis

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 12 Juni 2021 - 01:47
in Internasional
indoposco

Dokumentasi - Presiden Filipina Rodrigo Duterte melihat jenazah seorang tentara, yang tewas dalam pertempuran melawan pemberontak komunis di Kamp militer Panacan di Kota Davao, Filipina selatan, Minggu (7/8/2016). (ANTARA/REUTERS)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertahanan Filipina mengutuk pembunuhan “tak berperikemanusiaan” terhadap dua warga sipil akibat ledakan ranjau yang ditanam oleh pemberontak komunis, dan berjanji akan memberikan keadilan bagi para korban dan keluarga mereka.

Keith Absalon (21 tahun) dan sepupunya, Nolven Absalon (40 tahun), tewas pada 6 Juni ketika ranjau anti personel meledak saat mereka sedang bersepeda di Masbate, di Filipina tengah. Partai Komunis Filipina (CPP) menyatakan bertanggung jawab atas insiden tersebut, menyalahkan “kesalahan dalam aksi militer” oleh unit sayap bersenjatanya, Tentara Rakyat Baru (NPA).

BacaJuga:

Bahas Konflik Rusia-Ukraina dengan Parlemen Eropa, BKSAP DPR Dorong Solusi Damai

Dari Shanghai, SVOC ke-4 Soroti Inovasi dan Ketahanan Rantai Pasok Minyak Nabati

Gemilang! Indonesia Sabet Juara Pertama di MAMF 2026 Korea Selatan, Pertahankan Gelar Dua Tahun Beruntun

Filipina masuk dalam penandatangan Konvensi Ottawa 1999, atau “Perjanjian Pelarangan Ranjau.”

“Insiden ini bukan hanya kesalahan taktis, karena ranjau ini ditanam di sana untuk menyakiti dan dan membuat kerusakan,” kata Menteri Pertahanan Delfin Lorenzana seperti dilansir Antara, Jumat (11/6/2021).

Dia mengatakan serangan itu adalah bukti bahwa NPA “mengabaikan keselamatan warga sipil yang tidak bersalah.”

Kepala polisi nasional Filipina telah meluncurkan perburuan untuk melacak mereka yang bertanggung jawab. Pertempuran antara NPA dan militer sejak 1968 telah menewaskan lebih dari 40.000 orang. Upaya perdamaian oleh Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah berulang kali digagalkan.

Carlos Conde, peneliti Filipina untuk Human Rights Watch, mengatakan insiden itu “menunjukkan ancaman mengerikan yang ditimbulkan senjata semacam itu pada semua warga sipil. (gin)

Tags: filipinaPemberontak Komunis

Berita Terkait.

Bahas Konflik Rusia-Ukraina dengan Parlemen Eropa, BKSAP DPR Dorong Solusi Damai
Internasional

Bahas Konflik Rusia-Ukraina dengan Parlemen Eropa, BKSAP DPR Dorong Solusi Damai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:17
Dari Shanghai, SVOC ke-4 Soroti Inovasi dan Ketahanan Rantai Pasok Minyak Nabati
Internasional

Dari Shanghai, SVOC ke-4 Soroti Inovasi dan Ketahanan Rantai Pasok Minyak Nabati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:31
1
Internasional

Gemilang! Indonesia Sabet Juara Pertama di MAMF 2026 Korea Selatan, Pertahankan Gelar Dua Tahun Beruntun

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:46
udin
Internasional

Bidik Pasar Portugal, Menteri P2MI Perkuat Pemetaan Kebutuhan Pekerja Migran

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:20
riyadh
Internasional

Jangan Jadi Penonton! DPR Dorong RI Aktif Redam Konflik Houthi-Arab Saudi

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:09
tibet
Internasional

Gempa M 7,0 Guncang Tibet, Dipastikan Tidak Ada Korban WNI

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:20

OLAHRAGA

Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah
Olahraga

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Editor Dilianto
Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57

INDOPOSCO.ID - Persoalan tata kelola kembali membayangi kompetisi futsal profesional Indonesia. Pergantian struktur organisasi hingga perubahan nama menjadi Asosiasi Futsal...

SelengkapnyaDetails
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43
timnas

Laga Indonesia Vs Yordania Terancam Batal, Erick Thohir Beber Kekhawatiran PSSI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:22
liverpool

Liverpool vs Chelsea: Iraola Isyaratkan Rotasi, The Reds Siap Tempur

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27
ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5147 shares
    Share 2059 Tweet 1287
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1262 shares
    Share 505 Tweet 316
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    986 shares
    Share 394 Tweet 247
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    942 shares
    Share 377 Tweet 236
  • APK Kuliah Baru 35 Persen, Alumni Perguruan Tinggi Diminta Ikut Perluas Akses Pendidikan

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.