INDOPOSCO.ID – Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing terus memantau perkembangan situasi keamanan di wilayah Tibet, Republik Rakyat Tiongkok, menyusul terjadinya gempa bumi yang terjadi pada Kamis (22/10/2025) pukul 22.33 waktu setempat.
Gempa berkekuatan 7,0 SR tersebut terjadi di wilayah Prefektur Nagqu, Tibet dan berpusat di wilayah pegunungan yang terletak sekitar 190km dari Kota Nagqu.
Berdasarkan keterangan dari otoritas setempat, hingga Jumat (23/10/2026) terdapat sejumlah 16 korban jiwa dan 46 korban luka, dengan kerusakan sementara berupa 339 rumah dan 20 kandang ternak yang dilaporkan roboh.
Pemerintah setempat telah mengerahkan lebih dari 1.600 personel pencarian, penyelamatan, dan penanganan korban, serta telah menyalurkan sejumlah bantuan logistik ke wilayah terdampak.
“Berdasarkan catatan KBRI Beijing, sejauh ini belum terdapat laporan mengenai WNI yang terdampak gempa tersebut,” jelas KBRI Beijing dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (24/10/2026).
KBRI Beijing juga telah menyampaikan informasi terkait gempa serta imbauan keamanan kepada seluruh WNI di wilayah akreditasi melalui sarana Hotline di Weixin (Wechat).
“Dalam kondisi darurat, WNI yang terdampak gempa dan/atau memerlukan bantuan dapat menghubungi Hotline KBRI Beijing melalui nomor +86-186-1045-5488,” imbuhnya. (dan)

















