INDOPOSCO.ID – Indonesia kembali mengukir prestasi membanggakan di panggung internasional dengan berhasil meraih Juara Pertama pada ajang 21st Migrants Arirang Multicultural Festival (MAMF) 2026 di Korea Selatan. Kemenangan ini sekaligus mempertahankan gelar juara yang diraih pada tahun 2025, menjadikan Indonesia sebagai juara pertama selama dua tahun berturut-turut. Dalam festival multikultural yang diikuti oleh 22 negara tersebut, Srilanka menempati posisi Juara Kedua, disusul Kamboja dan Filipina sebagai Juara Ketiga, serta Thailand dan Vietnam menempati juara keempat.
Di bawah koordinasi Arthara Indonesia, seluruh delegasi Merah Putih berhasil mencuri perhatian melalui penampilan yang penuh energi, kreativitas, dan kekayaan identitas Nusantara. Mulai dari pertunjukan seni tradisional, parade busana nasional, promosi destinasi pariwisata, produk UMKM, hingga representasi industri perfilman dan musik, Indonesia menghadirkan sebuah perayaan budaya yang menggambarkan semangat persatuan dalam keberagaman.
Penampilan kolaborasi Penari Nyentrik x Syauqila bersama Sanggar Kirana Budaya menjadi salah satu kekuatan utama delegasi Indonesia dalam merepresentasikan kebudayaan dari Sabang hingga Merauke.
Melalui perpaduan koreografi, musik, kostum, dan ekspresi artistik yang memukau, kekayaan tradisi Nusantara dikemas menjadi pertunjukan yang dinamis, autentik, dan relevan bagi penonton internasional sepanjang rangkaian festival. Pesona Indonesia semakin diperkuat melalui penampilan national costume yang dikenakan oleh Ais Kartika (2nd Runner-Up Mister International 2026), Andina Julie (2nd Runner-Up Miss Grand International 2022), serta Novaliana (5th Runner-Up Miss Grand Indonesia).
Kehadiran ketiganya menjadi representasi kekuatan fashion sebagai medium diplomasi budaya, memperlihatkan keindahan busana nasional sekaligus kreativitas bangsa.
Tidak hanya memperkenalkan seni pertunjukan, delegasi Indonesia juga membawa misi promosi 10 destinasi pariwisata dan budaya Indonesia, memperkenalkan kekayaan alam, warisan sejarah, serta keunikan tradisi Nusantara. Melalui momentum MAMF 2026, Indonesia tidak sekadar menampilkan budayanya, tetapi juga mengundang dunia untuk datang, menjelajahi, dan merasakan langsung keindahan tanah air.
Dari sektor ekonomi kreatif, berbagai pelaku UMKM Indonesia turut berpartisipasi di bawah naungan “Wastra Indonesia”, menghadirkan produk-produk lokal yang merepresentasikan kekayaan kriya, tekstil, dan kreativitas bangsa. Kehadiran UMKM ini bertujuan untuk memperluas promosi produk, membangun jejaring internasional, serta memperlihatkan potensi besar industri kreatif, di mana seluruh produk juga mendapatkan kesempatan dipromosikan di Indonesia Business Trade Center (IBTC).
Representasi Indonesia semakin lengkap dengan hadirnya industri perfilman nasional melalui film “Menuju Pelaminan” produksi Perusahaan Film Negara (PFN). Kehadiran karya film ini memperkuat peran sinema sebagai medium diplomasi budaya yang membawa nilai dan identitas bangsa ke panggung global, sekaligus membuka peluang pengenalan karya sinema Indonesia ke pasar internasional.

Kebanggaan Indonesia mencapai puncaknya dengan penampilan istimewa penyanyi dangdut Fitri Carlina pada penghujung acara yang menjadi penutup meriah sekaligus menyempurnakan perayaan kemenangan kontingen Merah Putih. Penampilannya turut memperkenalkan kekayaan musik populer Indonesia sebagai bagian dari identitas budaya yang memiliki daya tarik universal di mata dunia.
Ketua Yayasan Arthara Indonesia, Mesiana Surya Jumianti, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor yang berhasil menyatukan seni budaya, pariwisata, fashion, UMKM, perfilman, dan musik dalam satu kesatuan yang solid.
“Kemenangan dua tahun berturut-turut ini menjadi momentum penting untuk terus memperkuat diplomasi budaya dan mendorong potensi industri kreatif Indonesia agar semakin dikenal dunia,” ujarnya.
Keberhasilan gemilang ini juga terwujud berkat dukungan penuh dari pemerintah melalui Kementerian Pariwisata lewat Wonderful Indonesia, serta dukungan strategis dari Danantara. Sinergi lintas sektor ini turut diperkuat oleh keterlibatan berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meliputi Pelindo, Jamkrindo, Pelni, PLN, PFN, dan Pos Indonesia.
Selain itu, kesuksesan delegasi di bawah kepemimpinan Ketua Pelaksana MAMF 2026 Ernia Apriliawanti, Pembina Arthara Indonesia & MAMF 2026 Coreta Louise, perwakilan PFN Rita Darwis, serta Creative Director MAMF Indonesia 2026 Ariy Arka ini juga didukung oleh mitra swasta dan asosiasi. Di antaranya PT Mardel Mitra Sejahtera, PT Generasi Emas Berdaya, PT Plan Logistic International Indonesia, Indofood, The K, IBTC, Redberry, Hub UMK Jakarta Raya, Alleira Batik, Nagaswara, Activated Asia, dan Coreta Indonesia.
Kemenangan Indonesia di MAMF 2026 bukan sekadar pencapaian dalam sebuah kompetisi, melainkan simbol kekuatan kolaborasi, kreativitas, dan kekayaan identitas bangsa. Dari Sabang hingga Merauke, Indonesia kembali membuktikan bahwa keberagaman budaya Nusantara adalah kekuatan besar yang mampu menyatukan bangsa dan mengharumkan nama Merah Putih di kancah global. (ney/*)

















