• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Cerita Sukses Nasabah BRI Bawa Kerajinan Bali Mendunia

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 12 Juni 2021 - 18:15
in Ekonomi
Nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) sukses membawa kerajinan Bali dikenal di pasar dunia dan membuka lapangan pekerjaan bagi kaum perempuan di sekitarnya. Foto: Ist

Nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) sukses membawa kerajinan Bali dikenal di pasar dunia dan membuka lapangan pekerjaan bagi kaum perempuan di sekitarnya. Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Berawal dari ketertarikan pada pengolahan kayu, seorang nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) sukses membawa kerajinan Bali dikenal di pasar dunia dan membuka lapangan pekerjaan bagi kaum perempuan di sekitarnya.

Adalah Ni Ketut Bakati Anggareni, perempuan asal Pulau Dewata, yang mendirikan usaha kerajinan barang rumah tangga berbahan dasar kayu. “Bali Bakti Anggara” demikian nama usaha yang disematkan pada bisnis yang dirintisnya sejak 1997.

BacaJuga:

Joko Prabuwesi Jadi Magnet, PLN Icon Plus Unjuk Inovasi Digital dan Energi Hijau

Jaga Ekonomi Tetap Tumbuh, Kemenkeu-BI Perkuat 5 Pilar Sinergi

MES Dorong Wirausaha Muslim Muda Jadi Penggerak Ekosistem Keuangan Syariah

Ni Ketut Bakati Anggareni atau biasa disapa Ayu merintis usaha sejak 23 tahun lalu dengan modal awal hanya Rp50 juta. Dengan modal awal yang bersumber dari uang sendiri alias bukan pinjaman, Ayu memproduksi hiasan dinding, meja kerja dan beberapa peralatan makan seperti mangkuk dan gelas kayu. Produk yang diproduksinya bervariasi. Kerennya, produk-produk tersebut sudah menembus pasar luar negeri seperti Amerika Serikat, Eropa dan Asia.

“Sekitar 60 persen market kami di Amerika Serikat, 30 persen di Eropa dan sisanya di Asia termasuk pasar dalam negeri,” ujarnya.

Aneka produk kerajinan tersebut dijual mulai dari USD2,5 hingga USD100 atau berkisar Rp35.600 hingga Rp1,4 juta per-produk. Dalam kondisi normal, Ayu biasanya mampu mengekspor sebanyak 30 – 100 kontainer dan meraup omset hingga USD50 ribu atau setara Rp710 juta per semester.

Bisnis skala UKM yang dijalankan Ayu banyak mempekerjakan perempuan. Ini bukan tanpa maksud. Pasalnya, di daerahnya di Kelurahan Abianbase, Gianyar, Bali, banyak perempuan yang sudah berkeluarga tetapi kesulitan mendapatkan pekerjaan. Dia pun memutuskan memberdayakan perempuan setempat, terutama dalam proses pengemasan.

Namun, pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia telah memberi dampak signifikan pada usaha skala usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), termasuk “Bali Bakti Anggara”. Akibat permintaan pasar yang lesu terdampak pandemi, Ayu harus melakukan sejumlah penyesuaian, termasuk jumlah pekerja. Saat ini, dia hanya bisa mempekerjakan sekitar 23 orang, 12 orang di antaranya merupakan pekerja perempuan.

Perempuan berusia 49 tahun ini mengaku pernah mengalami masa sulit. Saat itu pada pada 2012 lalu, usahanya terimbas perubahan tren di masyarakat. Kerajinan kayunya selama ini fokus pada kerajinan tradisional asli Bali yang banyak mengandung kreativitas ukiran. Namun ternyata tren di pasaran saat itu berubah, dan ini mempengaruhi usahanya.

“Kita sempat terlambat mengikuti tren tersebut. Kebetulan saat itu merupakan keuntungan bagi usaha saya, saya mendapat bantuan dari Pemerintah Belanda mereka memiliki program untuk membina usaha kecil di negara berkembang, nah usaha saya terpilih,” ungkapnya.

Kesempatan itu dimanfaatkan Ayu sebaik mungkin untuk belajar dan lebih mengasah lagi kreativitas. Harapannya agar bisa menghasilkan produk-produk kerajinan kayu yang kekinian mengikuti roda zaman. Berkat pembinaan dari Pemerintah Belanda selama setahun akhirnya usaha kerajinannya normal kembali dan lebih berkembang.

Ayu menuturkan tantangan lain yang dihadapi adalah terkait shipping buyer payment (sistem pembayaran dari pembeli). Pada masa pandemi Covid-19 seperti ini, masa tunggu menjadi lebih lama yakni sekitar 60 hari dari biasanya 30 hari. Kondisi itu tentu mempengaruhi cash flow dan dia membutuhkan tambahan modal usaha. Namun berkat bantuan BRI, Bu Ayu mampu terlepas dari kendala itu dan bisa melanjutkan usahanya.

Nasabah BRI

Sebenarnya Ayu sudah lama menjadi nasabah tabungan BRI. Hanya saja baru 2002 dia memberanikan diri meminjam modal usaha ke BRI.

“Berkat bantuan dari BRI saya sangat terbantu, karena pengaruhnya ketika kita mendapat order dari buyer kemudian payment-nya harus menunggu lama, maka dengan bantuan modal dari BRI itu sangat membantu,” tutur dia.

Saat usahanya mulai berkembang dan mendapat pesanan lebih banyak barulah, Ayu mengajukan tambahan modal usaha kepada BRI. Setelah dapat order yang lebih banyak barulah saya bekerjasama dengan BRI. Pertama kali pinjam pada 2002 pinjamannya sebesar Rp300 juta.

Pemimpin Cabang BRI Gianyar Jimmy Fajriansyah mengatakan, Ayu merupakan salah satu nasabah BRI yang lancar dalam mengangsur pinjaman dan memiliki kondisi keuangan stabil. Selain itu, dia juga termasuk UMKM yang mampu bertahan di masa pandemi.

“Beliau ini salah satu nasabah kami yang sudah lama, menjadi mitra kami sudah 20 tahun sejak pinjamannya kecil dan sekarang sudah meningkat terus. Pada masa pandemi ini beliau masih bisa bertahan dan menjalankan usahanya, kreativitas dan semangatnya sungguh luar biasa,” ujar Jimmy, dalam keterangannya, Sabtu (12/6).

Selain bantuan modal, BRI juga memberikan berbagai pelatihan. Materi yang diajarkan seperti buyer matching, cara ekspor, dan marketing online. Tidak hanya itu, BRI pun turut mendukung pengembangan usaha yakni mempertemukan dengan para buyer, saat mengikuti UMKM Expo Tahun 2019. Berkat kegigihan dan kreativitas Bu Ayu, “Bali Bakti Anggara” telah memiliki dua cabang tempat produksi yakni di Bali dan Jawa Timur. (adv)

Tags: BBRIbricerita suksesKURPemberdayaan UMKMpinjamanUMKM

Berita Terkait.

Joko Prabuwesi Jadi Magnet, PLN Icon Plus Unjuk Inovasi Digital dan Energi Hijau
Ekonomi

Joko Prabuwesi Jadi Magnet, PLN Icon Plus Unjuk Inovasi Digital dan Energi Hijau

Jumat, 25 September 2026 - 11:13
Jaga Ekonomi Tetap Tumbuh, Kemenkeu-BI Perkuat 5 Pilar Sinergi
Ekonomi

Jaga Ekonomi Tetap Tumbuh, Kemenkeu-BI Perkuat 5 Pilar Sinergi

Jumat, 25 September 2026 - 10:30
MES Dorong Wirausaha Muslim Muda Jadi Penggerak Ekosistem Keuangan Syariah
Ekonomi

MES Dorong Wirausaha Muslim Muda Jadi Penggerak Ekosistem Keuangan Syariah

Jumat, 25 September 2026 - 09:41
Teknologi Geosteering Bawa Hasil, PHR Temukan Tambahan 1.528 BOPD dari Reco
Ekonomi

Teknologi Geosteering Bawa Hasil, PHR Temukan Tambahan 1.528 BOPD dari Reco

Jumat, 25 September 2026 - 07:48
Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak
Ekonomi

LAKSMI 2026 Dorong Perempuan Pengusaha Mikro Tingkatkan Pendapatan dan Kemandirian

Jumat, 25 September 2026 - 00:22
Menkop Dorong BKMT Dirikan Koperasi untuk Pembinaan Umat
Ekonomi

Menkop Dorong BKMT Dirikan Koperasi untuk Pembinaan Umat

Kamis, 24 September 2026 - 19:05

OLAHRAGA

Demi Kemanusiaan, DPR Dorong Basarnas Lanjutkan Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Olahraga

Jelang Indonesia vs Singapura, John Herdman Bicara Soal Risiko Permainan Kaku

Editor Ali Rachman
Jumat, 25 September 2026 - 11:54

INDOPOSCO.ID – Indonesia akan menghadapi Singapura dalam laga pertama Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung...

SelengkapnyaDetails
28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

Jumat, 25 September 2026 - 10:09
java

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Kamis, 24 September 2026 - 11:21
ferdinan

Resmi Berseragam Persija, Marselino Ferdinan Bawa Ambisi Besar

Kamis, 24 September 2026 - 09:19
tpkk

Tri Tito Karnavian Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 23 September 2026 - 21:11

BERITA POPULER

  • Dirut INDOPOSCO: Pentingnya Kompetensi Wartawan Hadapi Tantangan Era AI

    Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1028 shares
    Share 411 Tweet 257
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Produksi 1.250 Ton per Hari, Pabrik RDF Bekasi Ditargetkan Beroperasi Januari 2027

    803 shares
    Share 321 Tweet 201
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.