• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Ngeri Raturan Ribu Orang di Ethiopia Kelaparan

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 11 Juni 2021 - 15:33
in Headline
Pengungsi Ethiopia yang melarikan diri dari perseteruan yang sedang terjadi di daerah Tigray, menunggu untuk mendapatkan makanan di kamp Um-Rakoba, di perbatasan Sudan-Ethiopia, di negara bagian Al-Qadarif, Sudan, (23/11/2020). Foto: Antara/Reuters/Mohamed Nureldin Abdallah

Pengungsi Ethiopia yang melarikan diri dari perseteruan yang sedang terjadi di daerah Tigray, menunggu untuk mendapatkan makanan di kamp Um-Rakoba, di perbatasan Sudan-Ethiopia, di negara bagian Al-Qadarif, Sudan, (23/11/2020). Foto: Antara/Reuters/Mohamed Nureldin Abdallah

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sebuah analisis badan-badan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan kelompok-kelompok bantuan di Afrika menyatakan, sekitar lebih dari 350.000 orang di Tigray Ethiopia menderita kelaparan, sedangkan jutaan lainnya berisiko mengalami masalah yang sama. Kelompok-kelompok sosial itu juga menyalahkan konflik atas bencana krisis pangan terburuk dalam satu dekade,

“Sekarang ada kelaparan di Tigray,” ujar kepala bantuan PBB Mark Lowcock pada Kamis (10/5/2021) setelah rilis analisis Klasifikasi Fase Keamanan Pangan Terpadu (IPC), yang menurut IPC belum didukung oleh pemerintah Ethiopia.

BacaJuga:

Polisi Bakal Periksa Febrie Adriansyah terkait 3 Kasus Korupsi

Jampidsus Mengundurkan Diri Pascapenggeledahan Beruntun oleh Polri

Periksa 15 Saksi 3 Kasus Korupsi, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

“Jumlah orang dalam kondisi kelaparan … Lebih tinggi daripada di mana pun di dunia, setiap saat sejak seperempat juta orang Somalia kehilangan nyawa pada 2011,” tandas Lowcock.

Sebagian besar dari 5,5 juta orang di Tigray membutuhkan bantuan makanan. Pertempuran pecah di wilayah itu pada November antara pasukan pemerintah dan mantan partai yang berkuasa di wilayah itu, Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF). Pasukan dari negara tetangga Eritrea juga memasuki konflik untuk mendukung pemerintah Ethiopia.

Kekerasan telah menewaskan ribuan warga sipil dan memaksa lebih dari dua juta orang meninggalkan rumah mereka di wilayah pegunungan. Peringatan paling ekstrem oleh IPC – skala yang digunakan oleh badan-badan PBB, badan regional dan kelompok bantuan untuk menentukan kerawanan pangan – adalah fase 5, yang dimulai dengan peringatan bencana dan meningkat menjadi deklarasi kelaparan di suatu wilayah.

IPC mengatakan lebih dari 350.000 orang di Tigray berada dalam bencana fase 5. Itu berarti rumah tangga mengalami kondisi kelaparan, tetapi kurang dari 20 persen populasi terpengaruh dan kematian serta kekurangan gizi belum mencapai ambang kelaparan.

“Krisis parah ini diakibatkan oleh efek konflik yang berjenjang, termasuk perpindahan penduduk, pembatasan pergerakan, akses kemanusiaan yang terbatas, hilangnya panen dan aset mata pencaharian, dan pasar yang tidak berfungsi atau tidak ada,” analisis IPC dilansir Reuters melalui Antara.

Pemerintah Ethiopia membantah analisis IPC, mengatakan kekurangan pangan tidak parah dan bantuan sedang dikirimkan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Ethiopia Dina Mufti mengatakan, pada konferensi pers pada Kamis bahwa pemerintah memberikan bantuan makanan dan bantuan kepada petani di Tigray. “Mereka (diplomat) membandingkannya dengan kelaparan 1984, 1985 di Ethiopia,” katanya. “Itu tidak akan terjadi,” tandasnya.

Amerika Serikat dan Uni Eropa, dalam sebuah pernyataan bersama, menyerukan gencatan senjata segera, penarikan pasukan Eritrea, dan akses kemanusiaan ke Tigray. Ia memperingatkan bahwa krisis mengancam akan mengacaukan wilayah Tanduk Afrika yang lebih luas. (aro)

Tags: afrikaEthiopiakelaparan

Berita Terkait.

Febrie
Headline

Polisi Bakal Periksa Febrie Adriansyah terkait 3 Kasus Korupsi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:01
Febrie-Adriansyah
Headline

Jampidsus Mengundurkan Diri Pascapenggeledahan Beruntun oleh Polri

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:20
bhudi
Headline

Periksa 15 Saksi 3 Kasus Korupsi, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Sabtu, 11 Juli 2026 - 06:06
febrie
Headline

Tak Terdeteksi LHKPN, Rumah Jampidsus di Sentul Diduga Pakai Nama Orang Lain

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:14
hl
Headline

Imbas Peserta SNBP Mundur, DPR Dorong Evaluasi UKT hingga Kuliah Gratis

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:38
Bea Cukai Ungkap Penyelundupan Satu Kilogram Sabu di Bandar Internasional Sultan Hasanuddin
Headline

Jampidsus Tampik Keterlibatan Bisnis dalam Penggeledahan Polisi di Cipete

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:15

BERITA POPULER

  • Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    1373 shares
    Share 549 Tweet 343
  • Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Antar Norwegia Singkirkan Brasil dan Cetak Sejarah

    920 shares
    Share 368 Tweet 230
  • 3 Polisi Gugur saat Gerebek Narkoba di Katingan, DPR Desak Pengusutan Tanpa Ampun

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah, Sebagian Wilayah Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2398 shares
    Share 959 Tweet 600
Merino
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Spanyol Tekuk Belgia 2-1, Super Sub Merino Loloskan La Furia Roja ke Semifinal

Editor Nelly Marinda Situmorang
Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:32

INDOPOSCO.ID - Pemain Timnas Spanyol Mikel Merino menjadi pahlawan bagi La Furia Roja setelah ia mencetak gol kemenangan dramatis pada...

SelengkapnyaDetails
swiss

Argentina vs Swiss: Xhaka Ungkap Tujuan Kelima, Murat Yakin Cium Titik Lemah Tim Tango

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:44
inggris

Inggris vs Norwegia: Tiga Singa Bertumpu pada Pengalaman, Vikings Kejar Sejarah

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:15
pildun

Spanyol vs Belgia: La Furia Roja Andalkan Pertahanan Sempurna

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:28
Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:40
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.