• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Pilpres 2024, Parpol Harus Lakukan Koalisi Terbuka

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 10 Juni 2021 - 16:26
in Headline
indoposco

Ilustrasi. Bendera partai politik. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pelaksanaan pemilu 2024 masih dua tahun lebih. Namun safari politik partai politik (Parpol) yang dipertontonkan saat ini seolah tahun politik sudah dekat.

“Kemesraan parpol-parpol belakangan ini karena pelaksanaan pemilu legislatif (Pileg) dan pemilu presiden (Pilpres) bersamaan,” ujar Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan melalui gawai, Kamis (10/6/2021).

BacaJuga:

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran

Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat

Apresiasi Pemulihan Aset Rp1 Triliun, Purbaya Juga Soroti Kasus Eddy Tansil

Pada pelaksanaan pemilu 2024 nanti, tugas parpol akan lebih berat. Apalagi di 2024 nanti tidak ada calon dari petahana.

“Jadi Pilpres 2024 akan lebih kompetitif dibanding 2019,” katanya.

Ia menyebut, hingga saat ini dari hasil berbagai lembaga survei belum ada calon yang dominan. Dari beberapa nama yang muncul dari beberapa lembaga survei, hasilnya masih dibawah 30 persen.

“Jadi hasil survei sementara saat ini belum ada yang diatas 30. Baru 20 persen seperti Prabowo Subianto misalnya. Jadi hasil ini belum bisa dikatakan calon dominan,” terangnya.

Kondisi tersebut, dikatakan Djayadi, menuntut parpol-parpol melakukan manuver lebih awal dan lebih cepat. Terlebih untuk mencalonkan parpol harus memenuhi ambang batas peroleh suara untuk mengajukan calon (presidential threshold).

“Jadi parpol-parpol ini telah mengantongi tiket untuk membentuk koalisi,” ungkapnya.

Menurut dia, belum adanya calon yang dominan, menyebabkan koalisi lebih terbuka. Karena, untuk pilpres harus dibutuhkan suara 50 persen lebih.

“Jadi tidak bisa mengandalkan kekuatan partai sendiri, tetap harus melakukan koalisi,” ungkapnya. (nas)

Tags: Koalisi Parpolparpolpartai politikPemilu 2024Pilpres 2024

Berita Terkait.

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran
Headline

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:30
Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat
Headline

Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:15
bc
Headline

Apresiasi Pemulihan Aset Rp1 Triliun, Purbaya Juga Soroti Kasus Eddy Tansil

Senin, 15 Juni 2026 - 17:30
Demo
Headline

Demo Besar di Jakarta Pusat, 5.955 Aparat Gabungan Disiagakan

Senin, 15 Juni 2026 - 10:08
Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus
Headline

Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:46
MUI Minta LGBT Dipidanakan, Desak Pemerintah Bentuk Aturan Khusus
Headline

MUI Minta LGBT Dipidanakan, Desak Pemerintah Bentuk Aturan Khusus

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:57

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    6837 shares
    Share 2735 Tweet 1709
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1744 shares
    Share 698 Tweet 436
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1030 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.