• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Pembukaan PTM Terbatas, Pengamat: Ini Sangat Dipaksakan

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 9 Juni 2021 - 12:29
in Headline
Seorang pelajar sedang dicek suhu tubuh sebelum masu ke dalam sekolah. Foto: Instagram/@dkijakarta

Seorang pelajar sedang dicek suhu tubuh sebelum masu ke dalam sekolah. Foto: Instagram/@dkijakarta

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, dengan skema dua hari sepekan dan dua jam setiap hari. Di beberapa daerah seperti DKI Jakarta PTM terbatas sudah dimulai hari ini (9/6/2021).

“Jelas tidak efektif. Kalau saya memilih online saja. Guru kita itu tidak ada yang disiapkan mengajar dua model sekaligus,” ujar Pengamat Pendidikan Indra Charismiadji melalui daring, Rabu (9/6/2021).

BacaJuga:

Spotlight on Controversial Video of Amien Rais, Hensa Questions Authenticity: “Is This Truly a Senior Statesman?”

Soroti Kontroversi Video Amien Rais, Hensa: Ini Benar Tokoh Senior Bangsa?

KEK Tembakau Madura Dinilai Bertentangan dengan Filosofi Cukai dan Kesehatan Publik

Ia menilai, penerapan PTM terbatas saat ini tanpa ada persiapan. Guru dan tenaga kependidikan, menurutnya belum diberikan pelatihan. Apalagi masuk 75 persen sisanya online 25 persen.

“Setahun terakhir ini santai saja. Guru disuruh berenang tapi belum pernah diajari berenang,” katanya.

Ia mengatakan, penerapan pembelajaran cara hybird (tatap muka dan daring) dapat memunculkan masalah baru. Sebab guru belum diajar mengajar cara hybird.

“Bukan menyelesaikan masalah learning loss, tapi muncul masalah baru,” ungkapnya.

Dia menyarankan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Ristek (Kemdikbudristek) segera membuka pusat komando pembelajaran selama pandemi. Pusat komando pembelajaran ini berfungsi melakukan monitoring sekolah secara detail.

“Masing-masing sekolah ada monitornya. Kalau butuh bantuan buku ya dikirim buku. Jangan pulsa. Pusat komando bukan berarti sentralisasi,” terangnya.

Ia mengingatkan pemerintah agar berhati-hati dengan pembukaan PTM terbatas di tengah kasus Covid-19 yang terus naik saat ini. Bahkan, negara Singapura yang telah membuka sekolah sejak Juli tahun lalu, kini menutupnya kembali.

“Negara tetangga Malaysia lockdown. Kita malah mau buka sekolah. Guru katanya Juni 5 juta divaksin, tapi cuma 9 ribu,” ujarnya.

“Di SMAN 4 Pekalongan ada klaster. Kasus Covid-19 kita di Kudus, Pati, Bangkalan dan Demak naik,” imbuhnya.

Menurut dia, saat ini pembelajaran daring masih jadi pilihan yang tepat. Hanya saja, pembelajaran daring harus terus dioptimalkan.

“Sekarang malah dicap daring itu jelek dan buruk. Banyak yang daring tapi optimal. Harvard almamater Mendikbud bilang sekolah virtual lebih maksimal,” katanya. (nas)

Tags: covid-19pembelajaran tatap mukaPTMPTM Terbatassekolah

Berita Terkait.

amien
Headline

Spotlight on Controversial Video of Amien Rais, Hensa Questions Authenticity: “Is This Truly a Senior Statesman?”

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:46
rais
Headline

Soroti Kontroversi Video Amien Rais, Hensa: Ini Benar Tokoh Senior Bangsa?

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:35
Tembakau
Headline

KEK Tembakau Madura Dinilai Bertentangan dengan Filosofi Cukai dan Kesehatan Publik

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:43
Rektor UAD: Perguruan Tinggi Miliki Peran Strategis Cetak Generasi Peduli Lingkungan
Headline

Pesan Adaksi di Hardiknas 2026, Negara Jangan Lepas Tangan dari Pendidikan Tinggi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:01
jir
Headline

Bencana Hidrometeorologi Landa Jakarta dan Jawa Barat, 2 Orang Meninggal

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:23
mbg
Headline

Hardiknas 2026, JPPI Sebut Program MBG “Gerogoti” Masa Depan Pendidikan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:09

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3587 shares
    Share 1435 Tweet 897
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2564 shares
    Share 1026 Tweet 641
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1595 shares
    Share 638 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1281 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1031 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.