• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Pesan Adaksi di Hardiknas 2026, Negara Jangan Lepas Tangan dari Pendidikan Tinggi

Nasuha Editor Nasuha
Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:01
in Headline
Ilustrasi mahasiswa tengah melakukan riset. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Ilustrasi mahasiswa tengah melakukan riset. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pada momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Aliansi Dosen Aparatur Sipil Negara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Adaksi) melontarkan kritik tajam terhadap arah kebijakan pendidikan tinggi nasional.

“Negara semakin menjauh dari tanggung jawab konstitusionalnya dan cenderung mendorong liberalisasi pendidikan tinggi,” ujar Ketua Adaksi Anggun Gunawan dalam keterangan, Sabtu (2/5/2026).

BacaJuga:

Komisi Reformasi Polri Usulkan Demiliterisasi hingga Perbaikan Rekrutmen ke Presiden

Cegah Korupsi, KSP Ancam Sidak Terkait Jual Beli Titik SPPG

Rp220 Juta Melayang! Inilah Modus 51 Jemaah Haji Ilegal yang Digagalkan di Bandara Soetta

Dia menyoroti masuknya program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke perguruan tinggi, termasuk melalui SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi). Menurutnya, pelibatan pendidikan tinggi sebagai pelaksana teknis program di luar mandat utama menunjukkan kekeliruan prioritas kebijakan.

“Pendidikan tinggi semestinya fokus menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, yakni mengembangkan ilmu pengetahuan, membentuk watak bangsa, dan menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi,” terangnya.

Selain itu, masih ujar dia, rencana penutupan sejumlah program studi yang disampaikan Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek (Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi) dinilai semakin menguatkan kecenderungan pendidikan tinggi diperlakukan sebagai komoditas pasar.

Kebijakan tersebut disebut berdalih kebutuhan industri, namun berpotensi menggerus keberagaman disiplin ilmu dan daya kritis akademik yang dibutuhkan untuk kepentingan jangka panjang bangsa. “Penataan program studi (Prodi) ini menimbulkan ketidakpastian arah kebijakan. Kondisi ini memperlihatkan belum adanya sikap tegas pemerintah dalam merespons polemik penutupan prodi,” katanya.

Di sisi lain, persoalan kesejahteraan dosen turut menjadi sorotan Adaksi. Ia menyebut, tunjangan fungsional dosen disebut tidak pernah mengalami penyesuaian sejak 2007. Rapelan tunjangan kinerja (tukin) dosen ASN periode 2020–2024 pun belum dibayarkan secara penuh.

Sementara itu, lanjutnya, kebijakan tukin untuk semua (tukin for all) bagi dosen ASN dinilai belum memiliki kejelasan. “Beban dosen semakin berat, karena harus menjalankan Tridharma sekaligus memenuhi berbagai tuntutan administratif seperti pelaporan indikator kinerja utama, akreditasi, dan zona integritas,” ujarnya.

“Kondisi ini berpotensi mengganggu pelaksanaan tugas akademik dan berdampak pada layanan kepada mahasiswa,” imbuhnya.

Ia mendesak Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto untuk fokus membenahi persoalan mendasar pendidikan tinggi. “Perguruan tinggi jangan dijadikan ruang uji coba kebijakan yang dinilai menyimpang dari fungsi utamanya,” katanya. (nas)

Tags: HardiknaskampusMendiktisaintekpendidikanpendidikan tinggiPerguruan Tinggi

Berita Terkait.

Komisi Reformasi Polri Usulkan Demiliterisasi hingga Perbaikan Rekrutmen ke Presiden
Headline

Komisi Reformasi Polri Usulkan Demiliterisasi hingga Perbaikan Rekrutmen ke Presiden

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:30
dudung
Headline

Cegah Korupsi, KSP Ancam Sidak Terkait Jual Beli Titik SPPG

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:02
Rp220 Juta Melayang! Inilah Modus 51 Jemaah Haji Ilegal yang Digagalkan di Bandara Soetta
Headline

Rp220 Juta Melayang! Inilah Modus 51 Jemaah Haji Ilegal yang Digagalkan di Bandara Soetta

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:31
Rupiah
Headline

Ini Alasan Wacana Militerisasi Penerima Beasiswa LPDP Disoal

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:13
Basarnas
Headline

Update Penanganan Kasus Kecelakaan KA di Bekasi, Polisi Telah Periksa 36 Saksi

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:52
Harga Cabai hingga Telur Turun, Inflasi Pangan April Melandai
Headline

Banjir di Jakarta Meluas, 55 RT Terendam

Senin, 4 Mei 2026 - 23:33

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3690 shares
    Share 1476 Tweet 923
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1296 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1045 shares
    Share 418 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.