• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Soal Mark Up Masker, Gubernur Banten Jangan Lepas Tanggung Jawab

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 26 Mei 2021 - 21:29
in Nusantara
indoposco

Akademisi Untirta Banten, Ikhsan Ahmad.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Akademisi Universitas Sultan Ageng Trirtayasa (Untirta) Banten, Ikhsan Ahmad meminta Gubernur Banten Wahidin Halim jangan lepas tangan terkait kasus dugaan korupsi (mark up) pengadaan masker oleh Dinas Kesehatan Provinsi Banten.

Pernyataan Iksan diungkapkan setelah Gubernur Wahidin mengeluarkan pernyataan bahwa kasus dugaan korupsi pengadaan masker di Dinas Kesehatan Provinsi Banten yang dikomandoi oleh dr Ati Pramudji Hastuti adalah tenggung jawab pihak ketiga.

BacaJuga:

Belajar dari Keterbatasan Pribadi di Masa Lampau, Andra Soni Permudah Akses Pendidikan Anak-anak di Banten

Dikenakan Tunggaan Listrik Miliaran Rupiah, Pabrik di Serang Gugat PLN ke PN Jaksel

Kupang Jadi Garda Depan Pengawasan Laut, Purbaya Dorong Modernisasi Armada

“Dalam frame berpikir utama, pandemi Covid 19 adalah bencana nasional.Oleh karena itu, pencegahan, penanganan, dan pemulihannya utuh dan harus menjadi tanggung jawab pemerintah. Pihak ketiga adalah instrumen supporting yang juga harus ikut sebagai bagian dari warga negara,” terang Ikhsan kepada INDOPOSCO, Rabu (26/5/2021).

Menurut Ikhsan, dalam frame berpikir bagaimana korupsi itu terjadi, apa lagi pada pengadaan yang berkaitan dengan pihak ketiga, nyaris dari hampir seluruh kasus korupsi yang selalu terjadi, pihak ketiga adalah salah satu mata rantai yang tidak bisa dipisahkan dari mata rantai pelaku korupsi lainnya, terutama di tingkat pemilik kewenangan dan pengguna anggaran.

“Kasus dugaan korupsi pada kegiatan pengadaan barang dan jasa umumnya tidak sendirian. Sebab, setiap pekerjaan pengadaan barang dan jasa yang kemudian dilaksanakan oleh pihak ketiga tersebut diawali dari mulai proses perencanaan, dan penganggaran yang dilakukan oleh OPD (Organisasi Perangkat Daerah).

”Kan tidak menutup kemungkinan, pada proses itu ada upaya penggelembungan harga atau berharap cashback,” cetusnya.

Kemudian kata Ikhsan, Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang dijadikan dasar acuan juga merupakan kewenangan dinas atau OPD. Ketika pengusaha melaksanakan pekerjaan juga ada proses pemeriksaan hasil pekerjaan dari pihak dinas untuk kemudian dijadikan dasar pembayaran.

“Jadi bukan kali ini saja, Gubernur Banten seolah-olah lepas tangan dan tidak terkait dengan seluruh proses berjalannya pemerintahan yang terjebak atau berada dalam suatu masalah,” ujar Ikhsan.

“Awal-awal penyelidikan kasus dugaan korupsi dana hibah Ponpes, Gubernur mengatakan pelakunya tidak ada yang dari ASN.Tetapi faktanya, dua mantan kepala biro menjadi tersangka,” sambungnya.

Ikhsan mengatakan, sebagai pemimpin seharusnya gubernur berdiri paling depan jika ada kesalahan pada lingkungan dan bawahannya yang dipimpin, untuk ikut bertanggung jawab atas apa yang terjadi. Tidak hanya berdiri paling depan jika ada penghargaan dan pujian, tetapi lepas tangan saat terjadi masalah,” tukas Ikhsan.

Sebelumnya Gubernur Banten mengeluarkan pernyataan bahwa dugaan korupsi proyek pengadaan masker medis sudah menjadi tanggung jawab pihak ketiga atau swasta. (yas)

Tags: Gubernur BantenKorupsi Pengadaan Masker

Berita Terkait.

Belajar dari Keterbatasan Pribadi di Masa Lampau, Andra Soni Permudah Akses Pendidikan Anak-anak di Banten
Nusantara

Belajar dari Keterbatasan Pribadi di Masa Lampau, Andra Soni Permudah Akses Pendidikan Anak-anak di Banten

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:32
Dikenakan Tunggaan Listrik Miliaran Rupiah, Pabrik di Serang Gugat PLN ke PN Jaksel
Nusantara

Dikenakan Tunggaan Listrik Miliaran Rupiah, Pabrik di Serang Gugat PLN ke PN Jaksel

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:05
Kupang Jadi Garda Depan Pengawasan Laut, Purbaya Dorong Modernisasi Armada
Nusantara

Kupang Jadi Garda Depan Pengawasan Laut, Purbaya Dorong Modernisasi Armada

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:01
BTN Tanam 10 Ribu Mangrove di Bali, Perkuat Ketahanan Pesisir dan Kawasan Urban Berkelanjutan
Nusantara

BTN Tanam 10 Ribu Mangrove di Bali, Perkuat Ketahanan Pesisir dan Kawasan Urban Berkelanjutan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:24
Barbuk
Nusantara

Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Penyelundupan 10 Kilogram Ganja dari Thailand

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:47
Pemusnahan
Nusantara

Bea Cukai Purwokerto Musnahkan Lebih dari 3 Juta Batang Rokok Ilegal Hasil Penindakan 2025-2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:46

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2463 shares
    Share 985 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2184 shares
    Share 874 Tweet 546
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1378 shares
    Share 551 Tweet 345
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2712 shares
    Share 1085 Tweet 678
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.