• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kantor Staf Presiden Sebut Sinyal Pemulihan Ekonomi Kian Jelas

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 24 Mei 2021 - 13:01
in Nasional
Deputi III KSP Panutan Sulendrakusuma.

Deputi III KSP Panutan Sulendrakusuma.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kantor Staf Presiden (KSP) menyebut sinyal pemulihan ekonomi Indonesia semakin jelas terlihat, terutama dari catatan surplus perdagangan yang mencapai 2,19 miliar dolar AS per April 2021.

Deputi III KSP Panutan Sulendrakusuma mengatakan jika dilihat dari mitra dagang, Indonesia menikmati surplus perdagangan dengan Amerika Serikat hingga 1,2 miliar dolar AS.

BacaJuga:

Ancaman Penyakit Zoonosis, DPR: Jangan Tunggu Hantavirus Membesar Baru Bertindak

Respons Desakan DPR, Kemenkes Siapkan Pendampingan Medis dan Psikis Santriwati di Pati

Kuota Tetap, Pendaftar Terus Bertambah: Muslim Pro Soroti Urgensi Daftar Haji Lebih Cepat

“Pemerintah optimistis kondisi perekonomian Indonesia akan terus mengalami perbaikan yang signifikan,” ujarnya dilansir dari Antara di Jakarta, Senin (24/5/2021).

Selain surplus perdagangan dengan Amerika, Indonesia juga menikmati surplus perdagangan dari Filipina (554 juta dolar AS) dan India (439,9 juta dolar AS). Namun dengan beberapa negara lain mengalami defisit, seperti dengan China (652,1 juta dolar AS), Australia (418,3 juta dolar AS), dan Thailand (248,1 juta dolar AS).

Panutan merinci surplus perdagangan Indonesia tidak lepas dari kinerja ekspor yang terus membaik. Pada April 2021 total ekspor Indonesia mencapai 18,48 miliar dolar AS atau naik sebesar 0,69 persen dari posisi Maret 2021. Sementara jika dibandingkan dengan April 2020, total ekspor pada April 2021 meningkat 51,94 persen dengan rincian ekspor nonmigas meningkat 51,08 persen, sedangkan ekspor migas meningkat 69,60 persen.

Berdasarkan kelompok komoditas, ekspor nonmigas April 2021 mencapai 17,52 miliar dolar AS, sedangkan ekspor migas mencapai 960 juta dolar AS. “Ini membuktikan konsistensi langkah pemerintah untuk memulihkan ekonomi di tengah ketidakpastian dan dinamika pemulihan ekonomi global,” kata Panutan.

Peningkatan terbesar ekspor nonmigas April 2021 terhadap Maret 2021 terjadi pada komoditas besi dan baja (HS72) sebesar 246,2 juta dolar AS atau naik 17,50 persen. Sedangkan penurunan terbesar terjadi pada komoditas lemak dan minyak hewan/nabati (HS15) sebesar 398,3 juta dolar AS atau turun 13,81 persen.

Sepanjang periode Januari-April 2021 ekspor terbesar adalah ke China dengan nilai 3,93 miliar, dolar AS, ke Amerika Serikat (2,03 miliar dolar AS) dan Jepang (1,32 miliar dolar AS). Kontribusi ekspor ke tiga negara tersebut mencapai 41,56 persen terhadap total nilai ekspor. Sementara itu ekspor ke ASEAN dan Uni Eropa berturut-turut sebesar 3,59 miliar dolar AS dan 1,39 miliar dolar AS.

Panutan mengatakan sinyal pemulihan ekonomi terus menguat dari kenaikan impor bahan baku/penolong dan barang modal. Pada April 2021 impor barang bahan baku/penolong naik 33,24 persen dan impor barang modal meningkat 11,55 persen dibandingkan dengan bulan April 2020.

“Peningkatan impor yang tinggi pada kelompok bahan baku/penolong dan barang modal menunjukkan pemulihan ekonomi yang cukup buat pada triwulan II/2021 ini,” ujarnya.

Sebagai catatan pada April 2021 total impor mencapai 16,29 miliar dolar AS. Jika dibandingkan dengan April 2020, total impor meningkat 29,93 persen dengan rincian impor nonmigas meningkat 22,10 persen sedangkan impor migas meningkat 136,86 persen. (gin)

Tags: Kantor Staf PresidenKSPPemulihan Ekonomi

Berita Terkait.

Virus
Nasional

Ancaman Penyakit Zoonosis, DPR: Jangan Tunggu Hantavirus Membesar Baru Bertindak

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:49
Perempuan
Nasional

Respons Desakan DPR, Kemenkes Siapkan Pendampingan Medis dan Psikis Santriwati di Pati

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:44
Layanan-Haji
Nasional

Kuota Tetap, Pendaftar Terus Bertambah: Muslim Pro Soroti Urgensi Daftar Haji Lebih Cepat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:04
Pelatihan
Nasional

Perkuat Komitmen ESG, PGN Transformasikan Sampah Plastik Menjadi Produk Bernilai Guna

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:42
peradi
Nasional

Peradi SAI Dorong Revisi UU Advokat dan Regenerasi Profesi di Era Modern

Sabtu, 9 Mei 2026 - 03:30
dr
Nasional

Cegah Kasus Dokter Meninggal, Menkes Percepat Pemberlakuan Aturan Baru Internsip

Sabtu, 9 Mei 2026 - 00:30

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3701 shares
    Share 1480 Tweet 925
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Didesak Turun Tangan, Warga Pam Baru Benhil Bersikukuh Tolak Penggusuran Paksa

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Tuduh Seskab Teddy Gay, Amien Rais Siap Hadapi Gugatan Hukum

    662 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1298 shares
    Share 519 Tweet 325
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.