• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Usai Vaksin, Tetap Perlu Konsumsi Immunomodulator

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 30 April 2021 - 10:57
in Gaya Hidup
Ilustrasi suplemen immunomodulator. Foto: Antara

Ilustrasi suplemen immunomodulator. Foto: Antara

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO ID – Spesialis Penyakit Dalam dan Konsultan Alergi Immunologi, Dr dr Gatot Soegiarto, Sp.PD-KAI, FINASIM mengatakan kondisi kekebalan tubuh manusia berbeda-beda tergantung dengan gender, kualitas gizi, memiliki penyakit penyerta, dan tingkat stres. Oleh karenanya, meski sudah divaksin bukan berarti seseorang bisa bebas dari paparan virus corona.

“Orang yang usianya muda respon atau titer antibodi yang dibentuk akan lebih tinggi dari yang usia tua, sebab orangtua telah mengalami penurunan fungsi salah satunya adalah imun,” kata dr Gatot dalam keterangan resmi pada Jumat.

BacaJuga:

Lee Dong Wook Jalani Adegan Aksi Terbalik untuk “A Shop for Killers” Season 2

Keempat Member BLACKPINK Dipastikan Hadir di Acara 10 Tahun Debut

Jennie Raih Kemenangan Kedua dengan “Less Than a Lover” di M Countdown Meski Tak Hadir

Perempuan juga memiliki respon antibodi yang lebih tinggi dibanding laki-laki. Orang dengan gizi bagus respon antibodinya lebih tinggi dibandingkan dengan yang bergizi buruk.

Begitu juga pada mereka yang memiliki penyakit penyerta, kemampuannya untuk membentuk antibodi juga lebih rendah dibandingkan orang yang tidak memiliki penyakit penyerta.

Akan tetapi, ada bahan tertentu yang memiliki kemampuan untuk membentuk titer antibodi seperti echinacea purpurea, bahan herbal yang bermanfaat sebagai immunomodulator.

“Penggunaan immunomodulator seperti echinacea purpurea ternyata bisa meningkatkan titer antibodi terhadap vaksinasi. Respon tubuh menjadi lebih baik,” kata dr Gatot.

Dokter Gatot mengatakan konsumsi immunomodulator diperbolehkan dalam jeda vaksinasi dosis 1 dan dosis 2. Namun yang harus diperhatikan adalah kandungan dalam suplemen tersebut, jika obatnya mengandung steroid dan penurun panas hanya boleh dikonsumsi sesuai kebutuhan.

“Tapi kalau berkepanjangan, ada jurnal yang meneliti bahwa konsumsi yang berlebihan dengan jenis obat ini (steroid, obat penurun panas) maka titer antibodinya menurun. Namun, kalau yang digunakan adalah immunomodulator echinacea purpurea, justru itu meningkatkan titer antibodi, justru itu boleh,” ujar dr. Gatot.

Gatot juga menyarankan penggunaan immunomodulator berbahan echinacea purpurea untuk lansia. Sebab, hal tersebut dapat membantu meningkatkan imunitas yang kian menurun.

“Artinya dalam kondisi yang kurang, maka lansia harus dibantu atau dirangsang dengan immunomodulator,” kata dr. Gatot.

Hal yang sama juga dikemukakan Spesialis Paru, Dr dr Erlina Burhan, M.Sc, Sp.P(K). Menurutnya, masyarakat yang sudah mendapat vaksin Covid-19 tetap membutuhkan suplemen tambahan sebab ada perlindungan yang sifatnya seratus persen dari vaksin.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mensyaratkan memberikan perlindungan 50 persen melalui vaksin sudah bisa dilakukan. Perlindungan 50 persen artinya kalau dibandingkan orang yang tidak divaksin, orang yang divaksin risiko tertularnya 50 persen lebih rendah.

BPOM sendiri telah mengeluarkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization pada vaksin Sinovac dengan efikasi 65,3 persen. Artinya, risiko tertularnya 65,3 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak divaksin.

Dokter Erlina menegaskan masyarakat harus diingatkan menjalankan 5M dan menjaga imunitas tubuh. Menurutnya ini adalah sesuatu yang penting agar pencegahan bisa benar-benar dilaksanakan.

“Jadi menurut saya, harus ada beberapa ikhtiar untuk menghindari terjadinya infeksi Covid-19 ini. Selain vaksinasi, juga bisa menjalankan 5M, termasuk dengan meningkatkan imunitas tubuh, salah satunya dengan mengonsumsi immunomodulator,” kata dr Erlina. (bro)

Tags: immunomodulatorVaksin Covid-19Vaksinasi

Berita Terkait.

Lee Dong Wook Jalani Adegan Aksi Terbalik untuk “A Shop for Killers” Season 2
Gaya Hidup

Lee Dong Wook Jalani Adegan Aksi Terbalik untuk “A Shop for Killers” Season 2

Minggu, 9 Agustus 2026 - 03:18
Keempat Member BLACKPINK Dipastikan Hadir di Acara 10 Tahun Debut
Gaya Hidup

Keempat Member BLACKPINK Dipastikan Hadir di Acara 10 Tahun Debut

Minggu, 9 Agustus 2026 - 02:15
Jennie Raih Kemenangan Kedua dengan “Less Than a Lover” di M Countdown Meski Tak Hadir
Gaya Hidup

Jennie Raih Kemenangan Kedua dengan “Less Than a Lover” di M Countdown Meski Tak Hadir

Minggu, 9 Agustus 2026 - 01:21
Debut Perdana di Luar China, Chery TIGGO V Resmi Meluncur di GIIAS 2026
Gaya Hidup

Debut Perdana di Luar China, Chery TIGGO V Resmi Meluncur di GIIAS 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:21
Digitalisasi dan Standarisasi Karoseri Jadi Langkah Hino Jaga Kualitas Kendaraan
Gaya Hidup

Digitalisasi dan Standarisasi Karoseri Jadi Langkah Hino Jaga Kualitas Kendaraan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:00
Mengenal Lebih Dekat LEPAS E4 EV dan L8 PHEV di GIIAS 2026
Gaya Hidup

Mengenal Lebih Dekat LEPAS E4 EV dan L8 PHEV di GIIAS 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:00

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2463 shares
    Share 985 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2193 shares
    Share 877 Tweet 548
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1277 shares
    Share 511 Tweet 319
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.