• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Masih Ada ASN Belum Tahu Sistem Whistleblower. Kok Bisa?

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 18 April 2021 - 18:11
in Headline
Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan (kanan atas) menjelaskan hasil temuan survei terkait kesadaran sistem whistleblower di kalangan PNS saat rilis hasil survei secara virtual sebagaimana dipantau di Jakarta, Minggu (18/4/2021). Foto: Antara/Genta Tenri Mawangi

Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan (kanan atas) menjelaskan hasil temuan survei terkait kesadaran sistem whistleblower di kalangan PNS saat rilis hasil survei secara virtual sebagaimana dipantau di Jakarta, Minggu (18/4/2021). Foto: Antara/Genta Tenri Mawangi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah diminta meningkatkan pemahaman terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) mengenai whistleblowing system atau cara-cara aduan (pelaporan pelanggaran) korupsi di instansinya masing-masing. Ini demi mendukung upaya reformasi birokrasi di kementerian/lembaga (K/L) serta pemerintah daerah (pemda).

Dalam salah satu hasil survei yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang disiarkan di Jakarta, Minggu (18/4/2021) menunjukkan, bahwa masih ada ASN belum mengetahui sistem whistleblower dan aplikasi Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!) di instansinya masing-masing.

BacaJuga:

Analis Soroti Landasan Hukum Diskualifikasi Gibran

Prabowo Expresses Condolences over the Death of Guruh Soekarnoputra

Prabowo Sampaikan Dukacita atas Meninggalnya Guruh Soekarnoputra

Setidaknya, ada 39,6 persen responden, yang seluruhnya PNS, belum mengetahui keberadaan LAPOR! dan ada 41,8 persen responden mengaku belum pernah mendengar sistem pelaporan korupsi secara rahasia atau whistleblower system yang tersedia di kementerian/lembaga/kantor-kantor pemerintah daerah tempat mereka bekerja.

“Lebih dari 40 persen (PNS, red) tidak tahu atau tidak menyadari adanya whistleblower system. Lagi-lagi ini bisa menjadi bahan evaluasi, apa persoalannya disosialisasi atau persoalan lain,” jelas Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan.

Dia mengatakan bahwa pengetahuan atau kesadaran terhadap LAPOR! dan sistem whistleblower kemungkinan turut dipengaruhi oleh tingkat pendidikan dan golongan/tingkat jabatan. Pasalnya, analisis terhadap hasil survei menunjukkan makin tinggi tingkat pendidikan dan golongan PNS. Maka, banyak dari mereka yang mengetahui keberadaan LAPOR! dan sistem whistleblower.

Walaupun demikian, Djayadi menerangkan mayoritas PNS yang disurvei sebenarnya telah mengetahui adanya LAPOR! dan sistem whistleblower di instansinya masing-masing. Terkait dengan keberadaan LAPOR!, mayoritas PNS atau sekitar 59,2 persen responden mengaku mengetahui aplikasi aduan online tersebut.

Terkait dengan pemahaman PNS terhadap sistem whistleblower, ada 57,3 persen responden mengaku pernah mendengar dan mengetahui adanya mekanisme aduan tersebut di instansinya masing-masing.

Djayadi juga mencatat masih ada gap atau rentang cukup jauh antara kesadaran PNS dan kesadaran publik mengenai keberadaan LAPOR serta sistem whistleblower.

Jika mengamati hasil survei persepsi publik terkait dengan masalah itu pada bulan Desember 2020, kata Djayadi, hanya 18,9 persen responden, yang berasal dari berbagai kelompok masyarakat, mengaku tahu keberadaan LAPOR, sementara 80 persen lainnya mengaku tidak tahu.

“Ini bisa jadi evaluasi bagi pemerintah apakah ini persoalan sosialisasi, bagaimana pula mengatasi gap pengetahuan publik dan pengetahuan PNS di sini,” ujarnya dilansir Antara.

“Bagaimanapun LAPOR singkatan Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat. Jadi, makin banyak rakyat yang tahu, makin banyak rakyat yang berperan membantu reformasi birokrasi di Indonesia,” tandas Djayadi.

Survei terkait dengan kesadaran (awareness) terhadap keberadaan LAPOR! dan sistem aduan korupsi yang diadakan LSI pada tanggal 3 Januari 2021 sampai 31 Maret 2021 melibatkan 915.504 PNS atau sekitar 22 persen total PNS di Indonesia. Ratusan ribu responden itu berasal dari 34 kementerian/lembaga dan pemerintah provinsi di beberapa daerah Indonesia. (aro)

Tags: ASNkorupsiKPKlsipns

Berita Terkait.

Pemilu
Headline

Analis Soroti Landasan Hukum Diskualifikasi Gibran

Minggu, 27 September 2026 - 10:42
tiga
Headline

Prabowo Expresses Condolences over the Death of Guruh Soekarnoputra

Sabtu, 26 September 2026 - 17:19
bowo
Headline

Prabowo Sampaikan Dukacita atas Meninggalnya Guruh Soekarnoputra

Sabtu, 26 September 2026 - 16:24
Jadi Tersangka Korupsi, Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa Disita Polri
Headline

Jadi Tersangka Korupsi, Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa Disita Polri

Sabtu, 26 September 2026 - 12:16
Analis: MK Dihadapkan 2 Lapis Persoalan dalam Gugatan Gibran
Headline

Analis: MK Dihadapkan 2 Lapis Persoalan dalam Gugatan Gibran

Sabtu, 26 September 2026 - 09:17
Indonesia Berduka, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia
Headline

Indonesia Berduka, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

Sabtu, 26 September 2026 - 08:06

OLAHRAGA

Rahmat-Erwin-Abdullah
Olahraga

Pecahkan Rekor Dunia, Rahmat Erwin Sumbang Emas Kedua Indonesia di Asian Games 2026

Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 27 September 2026 - 09:41

​INDOPOSCO.ID - Cabang olahraga (cabor) angkat besi kembali mengharumkan nama bangsa di panggung olahraga bergengsi se-Asia. Lifter andalan Indonesia, Rahmat...

SelengkapnyaDetails
Karate

FORTIS Series-II 2026 Siapkan 231 Kelas, Bidik 1.750 Atlet Karate

Sabtu, 26 September 2026 - 22:12
Jadi Tersangka Korupsi, Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa Disita Polri

Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

Sabtu, 26 September 2026 - 13:09
Analis: MK Dihadapkan 2 Lapis Persoalan dalam Gugatan Gibran

Reaksi Ole Romeny Usai Indonesia Tekuk Singapura di FIFA ASEAN Cup

Sabtu, 26 September 2026 - 11:10
laga

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 25 September 2026 - 17:36

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3879 shares
    Share 1552 Tweet 970
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1030 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1007 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    984 shares
    Share 394 Tweet 246
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.