• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Millenial Smartfarming, Upaya BNI Kawal Pertanian Masa Depan

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 10 Maret 2021 - 18:45
in Ekonomi
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (kedua kiri), Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto (kedua kanan), dan Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jabar Benny Bachtiar (kiri) sedang memanen jagung pada program Millennial Smartfarming di Desa Narawita, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Rabu (10/3/2021).

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (kedua kiri), Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto (kedua kanan), dan Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jabar Benny Bachtiar (kiri) sedang memanen jagung pada program Millennial Smartfarming di Desa Narawita, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Rabu (10/3/2021).

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kini dunia pertanian tengah menghadapi tantangan produktivitas lahan pertanian yang makin terbatas serta regenerasi kaum petani. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) pun hadir dengan program Millennial Smartfarming yang melibatkan generasi milenial dalam mengembangkan ekosistem digital pertanian.

Millennial Smartfarming bertujuan untuk menciptakan petani-petani muda yang memiliki kapabilitas dalam mengelola aktivitas proses bisnis pertanian dengan memanfaatkan teknologi sehingga digitalisasi pertanian dapat benar-benar dirasakan manfaatnya di sektor pertanian. Program smartfarming sendiri sudah dilakukan sejak 2019, namun kali ini BNI melibatkan para milenial untuk menjajaki langsung teknologi ini.

BacaJuga:

LAKSMI 2026 Dorong Perempuan Pengusaha Mikro Tingkatkan Pendapatan dan Kemandirian

Menkop Dorong BKMT Dirikan Koperasi untuk Pembinaan Umat

Hunian Rakyat Dikebut, BPKP Tekankan Tata Kelola dan Ketepatan Pemanfaatan Aset

Sebagai tahap awal, program Millennial Smartfarming dilaksanakan pada Rabu, 10 Maret 2021 di Desa Narawita, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar). Hadir pada kesempatan tersebut Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto, Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jabar Benny Bachtiar, Direktur Digital Bisnis PT Telkom Muhammad Fajrin Rasyid, Direktur Transformasi Bisnis PIHC Panji Winanteya Ruky dan CEO PT Mitra Sejahtera Membangun Bangsa Anto Yulianto Budi Santosa.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo kolaborasi di waktu pandemi sekarang ini begitu krusial, pihaknya mengapresiasi peran BNI dalam mengawal dan berkontribusi pada sektor pertanian Tanah Air.

“Terima kasih kepada BNI, kita memang harus mengoptimalkan seluruhnya untuk masyarakat. Saya mau BNI lebih semangat lagi untuk membantu. Karena siapa lagi yang mau bantu bangsa dan negaranya kalau bukan kita semua, kebersamaan sangatlah penting di masa sekarang,” tutur Syahrul.

Sementara itu, Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto menjelaskan, BNI mengajak para milenial yang siap dan memiliki semangat yang tinggi untuk menjadi usahawan pertanian. Mereka akan berperan sebagai key player dari aktivitas bisnis pertanian dimulai dari pendataan dan akuisisi petani menggunakan aplikasi teknologi, penerapan teknologi digital selama budidaya, penggunaan sistem informasi digital pada manajemen usaha pertanian, hingga pembukaan akses pasar.

“Millenial Smartfarming mengedepankan peranan milenial didorong dalam pemanfaatan teknologi digital IoT (Internet of Thing) dan AI (Artificial Intelegent) di sektor pertanian dengan metode pendampingan dari BNI dan mitra pihak ketiga. Sehingga hasil budidaya pertanian semakin meningkat dengan biaya yang semakin efisien,” ujar Sis Apik.

“Kami juga kerja sama dengan berbagai instansi terkait seperti Telkom dan kerja sama aplikasi pertanian dengan Pupuk Indonesia. Kerja sama juga dengan beberapa tempat di Jember. Jadi bagaimana kita menggerakan petani-petani muda milenial agar dengan teknologi terbaru, disruption bukan hanya di teknologi saja namun juga cara-cara pertanian yang bisa kita kembangkan seperti membaca cuaca, kebutuhan pupuknya bagaimana, itu bisa dideteksi, kita akan kembangkan terus dalam rangka mendukung ekonomi pertanian Indonesia,” tambah Sis Apik.

Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jabar Benny Bachtiar menyambut baik program Milenial Smartfarming dan berharap petani milenial agar semakin maju lagi ke depan.

“Alhamdulilah Jabar menyambut baik, Jabar juga sedang menginisiasi pengembangan pertanian milenial. Kami berharap banyak dari Kementerian Pertanian mendukung petani milenial untuk petani jabar ini,” ungkap dia.

Salah satu petani milenial yakni Andi mengaku sangat terbantu lewat program Milenial Smartfarming ini untuk proses pertaniannya.

“Membantu kami sekali selaku petani jagung dan lainnya, berdasarkan pengalaman kami yang pakai teknologi ini, ini bisa memantau lahan di mana pun dan kapan pun, karena dengan alat sensor kami bisa mengendalikan lahan jagung, penyiapan lahan, pemupukan lewat aplikasi yang kami instal di ponsel kami,” pungkasnya.

Secara terpisah, General Manager Divisi Bisnis Usaha Kecil 2 BNI, Bambang Setyatmojo menambahkan, program millenial smartfarming diharapkan dapat memberikan stimulasi positif kepada para pelaku usaha pertanian.

“Tidak hanya terbatas pada aspek budidaya pertanian juga mampu mengintegrasikan secara modern potensi lain dalam perikanan/peternakan, sehingga di ujungnya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian diharapkan juga dapat meningkatkan penyaluran KUR BNI,” ungkapnya.

BNI terus mendukung kesejahteraan petani melalui realisasi penyaluran KUR di sektor pertanian yang telah disalurkan selama tahun 2020 sebesar Rp5,7 triliun serta menyentuh 167.840 petani di seluruh Indonesia. (arm)

Tags: bnipertanian

Berita Terkait.

Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak
Ekonomi

LAKSMI 2026 Dorong Perempuan Pengusaha Mikro Tingkatkan Pendapatan dan Kemandirian

Jumat, 25 September 2026 - 00:22
Menkop Dorong BKMT Dirikan Koperasi untuk Pembinaan Umat
Ekonomi

Menkop Dorong BKMT Dirikan Koperasi untuk Pembinaan Umat

Kamis, 24 September 2026 - 19:05
Hunian Rakyat Dikebut, BPKP Tekankan Tata Kelola dan Ketepatan Pemanfaatan Aset
Ekonomi

Hunian Rakyat Dikebut, BPKP Tekankan Tata Kelola dan Ketepatan Pemanfaatan Aset

Kamis, 24 September 2026 - 18:45
Csr
Ekonomi

Perkuat Ketahanan Pesisir Utara Jawa Hadapi Perubahan Iklim, PGN Grup Tanam Lebih dari 269 Ribu Mangrove

Kamis, 24 September 2026 - 18:30
Polda Banten Dampingi Penyerahan dan Pemakaman Jenazah Korban Kapal Aruphadatu 1
Ekonomi

Dorong 10 Juta Wirausaha, Pemerintah Andalkan Inkubator dan Kolaborasi Kampus

Kamis, 24 September 2026 - 18:05
brin
Ekonomi

Ekonomi Masa Depan Tak Lagi Andalkan SDA, BRIN Dorong Penguatan SDM dan Teknologi

Kamis, 24 September 2026 - 06:09

OLAHRAGA

java
Olahraga

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 24 September 2026 - 11:21

INDOPOSCO.ID – Kemenangan Persija Jakarta atas Java United justru menyisakan persoalan di luar lapangan. Duel yang berakhir dengan skor 1-0...

SelengkapnyaDetails
ferdinan

Resmi Berseragam Persija, Marselino Ferdinan Bawa Ambisi Besar

Kamis, 24 September 2026 - 09:19
tpkk

Tri Tito Karnavian Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 23 September 2026 - 21:11
Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Rabu, 23 September 2026 - 12:45
5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

Rabu, 23 September 2026 - 09:46

BERITA POPULER

  • Dirut INDOPOSCO: Pentingnya Kompetensi Wartawan Hadapi Tantangan Era AI

    Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1026 shares
    Share 410 Tweet 257
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Produksi 1.250 Ton per Hari, Pabrik RDF Bekasi Ditargetkan Beroperasi Januari 2027

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.