INDOPOSCO.ID – Kementerian Sosial RI mengapresiasi peran strategis pilar-pilar sosial dalam menangani berbagai permasalahan sosial di masyarakat.
“Potensi Karang Taruna itu seperti sapu lidi, kalau hanya satu tidak bisa apa-apa tapi ketika diikat akan menjadi kekuatan luar biasa, ”ujar Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini dalam keterangannya, Rabu (3/3/2021).
Sebagai salah satu Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) yang dibina oleh Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial, Kementerian Sosial (Kemensos) Karang Taruna terus berperan aktif dalam upaya penyelenggaraan kesejahteraan sosial.
“Karang Taruna telah aktif dalam berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan permasalahan sosial, termasuk selama masa pandemi Covid-19,” beber Risma.
Selain itu, lanjut Risma, Karang Taruna berperan dalam mengembangkan nilai-nilai kepeloporan melalui penguatan pada masyarakat yang mengalami masalah-masalah sosial maupun menjadi pelopor gerakan dalam membangun lingkungan masing-masing.
“Percayalah dengan kekuatan Karang Taruna yang sudah masuk ke lorong-lorong masyarakat hingga yang terkecil, kita yakin bisa mencapai cita-cita kemerdekaan negara Indonesia ini,” kata Risma.
“Jadi, teman-teman yang di luar Jawa dan tempat lain di Indonesia. Tidak ada kata menyerah dan tidak ada kata putus asa. Ayo bersama-sama kita bangun negara agar lebih maju dan lebih maju lagi,” imbuhnya.
Seiring tantangan yang lebih kompleks dan dinamis, dikatakan Risma peran karang taruna pun turut memerangi kemiskinan dan kebodohan, berita bohong (hoaks) dan paham radikalisme. Oleh karena itu, menurutnya, karang taruna harus menjadi yang terdepan dan teladan di masyarakat.
“Tidak ada kata terlena karena pandemi Covid-19, Karang Taruna harus selalu bergerak maju ke depan, agar mampu mengatasi masalah-masalah sosial di masyarakat,” ujarnya. (nas)











