• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kongres Beasiswa Indonesia yang Digelar ISC dan BAZNAS Hasilkan Tujuh Resolusi

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 22 Januari 2021 - 13:32
in Nasional
baznas beasiswa
Share on FacebookShare on Twitter

indoposco.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Indonesia Scholarship Center (ISC) menggelar Kongres Beasiswa Indonesia ke-1, yang disiarkan secara daring di YouTube BAZNAS TV, pada 20-21 Januari 2021.

Kegiatan yang merupakan program kerja kolaborasi Indonesia Scholarship Center bersama Lembaga Beasiswa BAZNAS yang didukung oleh Semua Murid Semua Guru (SMSG), Pemimpin.ID dan Paragon Technology & Innovation ini merupakan wadah pertemuan para lembaga pengelola beasiswa dari semua instansi, baik lembaga pemerintah, luar negeri, perusahaan, maupun yayasan yang akan dijalankan setiap tahunnya.

BacaJuga:

Tantangan Kapolri Jenderal Suyudi: Ada Gap 14,9 Persen antara Kepercayaan dan Kepuasan Layanan Polri

Tidak Hanya di Kota Besar, Kebutuhan Pembiayaan Masyarakat Meluas ke Daerah 

10 Nama Calon Anggota BPK Ditetapkan DPD, Integritas Jadi Sorotan

Acara ini menghasilkan tujuh resolusi yang bertujuan untuk memajukan pendidikan di Indonesia melalui beasiswa. Yang pertama adalah mendorong Pemerintah untuk memastikan pengelolaan beasiswa sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Kedua, perlunya adanya forum-forum diskusi bersama untuk me-review dan mengevaluasi regulasi beasiswa agar sesuai dengan konteks dan perkembangan terbaru serta forum tersebut akan menjadi wajah evaluasi secara berkala terhadap proses, tahapan dan dampak beasiswa. Ketiga, pengembangan yang mengadopsi kode etik, pedoman atau standar pengelolaan beasiswa yang sudah ada. Kata Didin N. Hidayat selaku Direktur Eksekutif Indonesia Scholarship Center.

“Kemudian yang keempat, terwujudnya pemerataan akses informasi beasiswa yang mampu menyentuh kalangan luas masyarakat Indonesia mulai dari Sabang sampai Merauke, dimulai dari terwujudnya pusat data beasiswa yang komprehensif, satu pintu dan bisa diakses dengan mudah oleh kalangan luas masyarakat Indonesia,” kata Didin.

Direktur Utama BAZNAS RI, M Arifin Purwakanta menambahkan, yang kelima yakni terwujudnya pusat-pusat pelatihan persiapan beasiswa dan pelatihan SDM Unggul yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia untuk mempersiapkan SDM Indonesia agar siap mendaftar beasiswa, sehingga terciptanya pertambahan signifikan jumlah generasi muda Indonesia yang berhasil meraih mimpi menempuh studi lanjut melalui beasiswa.

Keenam, terwujudnya sinergitas antara lembaga pengelola beasiswa, pemerintah pusat dan daerah, perusahaan, NGO, komunitas beasiswa dan semua pihak yang terkait dengan beasiswa.

“Kemudian yang terakhir, terwujudnya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia terutama kontribusi dari para alumni penerima beasiswa yang mampu berkiprah di level regional, nasional dan dunia dan membangun Indonesia dari berbagai segi,” kata Arifin.

Sementara itu, Muhammad Fadhli selaku Moderator acara dan juga selaku Direktur Kerjasama Indonesia Scholarship Center mengajak semua pihak melalui momentum Kongres Beasiswa Indonesia ini. “Mari kita semua (baik pemerintah, lembaga beasiswa, korporasi, NGO, komunitas beasiswa, dan seluruh pihak yang terkait dengan beasiswa) bergandengan tangan dan bersinergi satu sama lain sehingga tujuan kita untuk mewujudkan Sumber Daya Indonesia yang unggul melalui peran beasiswa Indonesia bisa tercapai,” ujarnya.

Fadhli menambahkan bahwa Indonesia Scholarship Center adalah lembaga nirlaba yang memiliki peran sebagai fasilitator kegiatan beasiswa dan katalisator optimalisasi jaringan beasiswa dunia dan Indonesia.

“Kami memfasilitasi integrasi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam bidang beasiswa di Indonesia, dengan visi membangun ekosistem beasiswa Indonesia yang bersinergi, visioner dan kontributif demi terciptanya Sumber Daya Manusia (SDM) unggul,” ujar Fadhli.

Fadhli juga memaparkan bahwa Indonesia Scholarship Center memiliki misi sebagai fasilitator dan katalisator optimalisasi jaringan beasiswa dunia dan Indonesia, Mengelola pendataan beasiswa dunia dan Indonesia yang valid, terukur dan berkesinambungan (lengkap, akuntabel dan terbarukan/up to date), Meningkatkan literasi dan pemerataan kesempatan beasiswa di Indonesia, dan terakhir Melaksanakan pelatihan SDM untuk persiapan beasiswa bagi masyarakat Indonesia.

Kemudian tambahan dari Kepala Lembaga Beasiswa BAZNAS (LBB), Sri Nurhidayah pada acara ini mengungkapkan, dalam pemberian beasiswa BAZNAS menerapkan proses verifikasi yang detail, agar memastikan tepat sasaran. Sri menyebut, LBB melibatkan pihak ketiga dalam memberikan beasiswa, seperti tim dari kemahasiswaan kampus.

“Kita selalu melibatkan pihak ketiga tidak pernah sendiri. Kalau untuk Beasiswa Cendekia BAZNAS dalam negeri yang S1, kami melibatkan kemahasiswaan kampus, karena ada tiga hal yang harus betul-betul diperiksa. Yang pertama kampus memastikan anak tersebut adalah fakir miskin, memang dari keluarga yang tidak mampu. Meskipun secara umum kami telah mengecek di basis data terpadunya Kemensos namun faktual tetap dilakukan,” ujar Sri.

Sri melanjutkan, yang kedua adalah memastikan bahwa beasiswanya tidak rangkap. Jadi tidak boleh anak yang sudah mendapatkan, mencari lagi beasiswa. Ketiga, Sri memastikan mahasiswa tersebut bebas dari keterlibatan narkoba.

Sementara untuk di luar negeri, BAZNAS bekerja sama dengan PPMI setempat, misalnya PPMI Mesir untuk program BCB di Universitas Al Azhar Kairo. Pun dengan beasiswa di Al Bukhari International University, Malaysia, yang melibatkan pihak kampus dalam seleksi. Setelah proses seleksi, kata Sri, fokus utama adalah pembinaan.

Untuk seleksi Beasiswa Cendekia BAZNAS, penentuan kampus untuk dalam negeri akreditasi minimal B. Kemudian BAZNAS langsung kerja sama dengan dengan Rektor atau Wakil Rektor bidang kemahasiswaan kampus terkait hingga ke verifikasi.

“Kemudian kampus melakukan penilaian faktual dan penentuan penerbitan SK terbit sama untuk Beasiswa Cendekia BAZNAS,” kata Sri.

Selain itu, BAZNAS juga memiliki suatu sistem Dashboard, yang berguna sebagai wadah para peserta beasiswa mencatat kegiatannya sehari-hari secara berkala.

Sementara itu, Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) turut mengapresiasi inisiatif Indonesia Scholarship Congress dan Baznas menggelar kongres ini. Forum ini dinilai bisa mempererat silaturahmi sekaligus mempertemukan lebaga pengelola beasiswa di Indonesia.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia (Kemenko PMK) Agus Sartono mengatakan, kegiatan ini sejalan dengan fokus periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo. Arah pemerintahan difokuskan pada pembangunan sumber daya manusia unggul.

“Sumber daya manusia yang kita harapkan profesional, produktif, inovatif, dan mampu bersaing, serta berkepribadian Indonesia,” ucap Agus.

Kongres Beasiswa Indonesia ke-1 pada hari pertama menghadirkan berbagai tokoh, di antaranya Direktur Eksekutif Filantropi Indonesia, Hamid Abidin; Deputi 2 Kemenpora, Dr. H. M. Asrorun Ni’am Sholeh, MA; Direktorat Sumber Daya Ditjen Dikti Kemdikbud, Juniarti Duwi Lestari; Tokoh Kebijakan Publik, Yanuar Nugroho, Ph.D; Tokoh Alumni Beasiswa, Ahmad Fuadi; Ketua Mata Garuda, Erbi Setiawan; dan Koordinator PPI Dunia, Choirul Anam.

Sedangkan hari kedua, pada Kamis (21/1) menghadirkan berbagai narasumber, di antaranya Kepala Lembaga Beasiswa BAZNAS Ri, Sri Nurhidayah; Representative of Paragon Scholarship, Hana Kusumawardhani; Direktur Eksekutif Rumah Kepemimpinan, Adi Wahyu Adji; Study Abroad Advisor Embassy of Japan Lukman Hakim; Kepala Divisi Pelayanan LPDP RI Ratna Prabandari; Scholarship Team Coordinator Nuffic Neso Indonesia, Indy Hardono; Lead of Leadership Development Program TELADAN Tanoto Foundation, Anita Kristiana, M.Psi., Psikolog,CPC; Ketua Sekolah Tinggi Manajemen PPM, Prof Bramantyo Djohanoutro, M.B.A., PhD., QIA; Direktur Pembinaan GTK PAUD Kemdikbud RI, Dr. Santi Ambarrukmi, M.Ed; Program Leader XL Future Leaders, Dwi Kartika Sari; Direktur Institut Kemandirian Dompet Dhuafa, Abdurrahman Usman; Education USA Advisor, Muhammad Iqbal; YSEALI Coordinator, Putra Aditya. (*)

Tags: BAZNAS

Berita Terkait.

Tantangan Kapolri Jenderal Suyudi: Ada Gap 14,9 Persen antara Kepercayaan dan Kepuasan Layanan Polri
Nasional

Tantangan Kapolri Jenderal Suyudi: Ada Gap 14,9 Persen antara Kepercayaan dan Kepuasan Layanan Polri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:55
Tidak Hanya di Kota Besar, Kebutuhan Pembiayaan Masyarakat Meluas ke Daerah 
Nasional

Tidak Hanya di Kota Besar, Kebutuhan Pembiayaan Masyarakat Meluas ke Daerah 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:31
Suara Pelanggan Jadi Inspirasi JAECOO J5 EV Genuine Body Kit
Nasional

10 Nama Calon Anggota BPK Ditetapkan DPD, Integritas Jadi Sorotan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:45
bc3
Nasional

Pantau Barang Kiriman dari Luar Negeri Kian Praktis melalui Sistem Pelacakan Terintegrasi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:53
wihaji
Nasional

Menteri Wihaji Gandeng BRI Bedah Rumah Keluarga Berisiko Stunting di Bandung Barat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:33
pertamina
Nasional

Pertamina UMK Academy 2026 Dorong UMK Binaan Berkembang dan Berdaya Saing

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:13

OLAHRAGA

Indonesia vs Bangladesh: John Herdman Ajak Skuad Garuda Kenang Tragedi Kanjuruhan
Olahraga

Indonesia vs Bangladesh: John Herdman Ajak Skuad Garuda Kenang Tragedi Kanjuruhan

Editor Laurens Dami
Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:12

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman meminta skuad Garuda memberikan penghormatan bagi para korban tragedi Stadion Kanjuruhan saat berhadapan...

SelengkapnyaDetails
Hotspot Nasional Tembus 559 Titik, Kemenhut Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalimantan Tengah

Optimistis Tatap Laga Penentu, John Herdman: Takdir Ada di Tangan Kita Sendiri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:17
Suara Pelanggan Jadi Inspirasi JAECOO J5 EV Genuine Body Kit

Indonesia-Malaysia Main Bareng, Ini Skenario Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:35
john

Jelang Lawan Bangladesh, Herdman Menagih Janji Takdir Garuda di SUGBK

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:04
nurisa

Nurisa Dian Ukir Sejarah! Emas Panahan Pertama Indonesia di Asian Games

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:56

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3892 shares
    Share 1557 Tweet 973
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3919 shares
    Share 1568 Tweet 980
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1131 shares
    Share 452 Tweet 283
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.