• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

DKP3 Kota Metro Temukan 82 Kasus Hewan Kurban Terjangkit Cacing Hati

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 8 Juni 2025 - 06:18
in Nusantara
kurban

Petugas monitoring DKP3 Kota Metro memeriksa hati hewan kurban, di Kota Metro, Lampung (7/6/2025). Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tim monitoring Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Metro, Lampung menemukan 82 kasus hewan kurban yang terjangkit cacing hati saat pemeriksaan post mortem (otopsi) pada hari pertama penyembelihan hewan kurban.

Kepala DKP3 Kota Metro, Heri Wiratno mengatakan bahwa dari pemeriksaan 1.410 ekor hewan kurban yang disembelih, penyakit yang ditemukan didominasi cacing hati.

BacaJuga:

Tambang Ilegal Tak Sekadar Kriminal, Ini Perspektif Berbeda Eks Kapolda Papua

Baleg DPR Kebut Revisi UUPA Rampung Tahun Ini, Pastikan Otsus Aceh Tetap Berlanjut

Farida Ajak Warga Gayo Lues Aceh Bersatu Memajukan Kopdes Merah Putih

“Total hewan kurban di Kota Metro ini 1.410 ekor yang terdiri atas kambing, domba dan sapi. Untuk penyakit yang ditemukan mayoritas cacing hati dengan 82 kasus, kemudian juga radang paru,” kata dia seperti dikutip Antara, Sabtu (7/6/2025).

Dia menjelaskan temuan ini masih merupakan data sementara. Sebab, tim monitoring DKP3 masih melakukan pemantauan pada hari kedua dan ketiga penyembelihan hewan kurban.

“Itu data temuan kemarin. ya, hari ini dan besok tim masih akan melakukan monitoring di tempat-tempat penyembelihan hewan kurban,” jelasnya.

Heri menjelaskan selain cacing hati dan radang paru, petugas juga menemukan beberapa penyakit lain yakni radang organ dalam dan juga pembengkakan limpa.

“Kemudian ada juga temuan sapi yang belum cukup umur dijadikan hewan kurban,” tutur Kepala DKP3 Metro itu.

Heri menambahkan petugas juga merekomendasikan organ jeroan yang terpapar parasit dan penyakit cacing hati akut untuk dimusnahkan dengan cara dikubur.

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung menerjunkan tim dokter hewan guna mengecek daging yang telah disembelih pada hari raya kurban atau Iduladha 1446 Hijriah.

“Saat pemotongan hewan kurban kami turunkan dokter hewan tujuh orang dan pembantunya untuk mengecek daging kurban yang telah disembelih di masjid-masjid,” kata Kepala Dinas Pertanian Kota Bandarlampung Erwin.

Ia mengatakan tim dokter hewan diterjunkan guna melihat apakah hewan kurban yang dipotong tersebut terkontaminasi oleh bakteri atau sejenisnya, sehingga saat dikonsumsi masyarakat benar-benar aman. (wib)

Tags: Cacing HatiDKP3 Kota Metrohewan kurbanpemkot bandarlampung

Berita Terkait.

Evakuasi
Nusantara

Tambang Ilegal Tak Sekadar Kriminal, Ini Perspektif Berbeda Eks Kapolda Papua

Sabtu, 18 April 2026 - 03:30
Ahmad-Doli-Kurnia
Nusantara

Baleg DPR Kebut Revisi UUPA Rampung Tahun Ini, Pastikan Otsus Aceh Tetap Berlanjut

Jumat, 17 April 2026 - 22:25
Wamenkop
Nusantara

Farida Ajak Warga Gayo Lues Aceh Bersatu Memajukan Kopdes Merah Putih

Jumat, 17 April 2026 - 19:22
PB-PORDI
Nusantara

Domino Naik Kelas! Turnamen Nasional di Surabaya PORDI dan HGI Siapkan Hadiah Rp200 Juta

Jumat, 17 April 2026 - 16:19
UMKM Azaki Food Tembus 12 Negara, Produk Tempe Olahan RI Makin Mendunia
Nusantara

Bea Cukai Lhokseumawe Dukung Industri Tembakau Aceh, Produk SPT Lokal Resmi Dilepas ke Pasar

Jumat, 17 April 2026 - 15:31
UMKM Azaki Food Tembus 12 Negara, Produk Tempe Olahan RI Makin Mendunia
Nusantara

Sinergi Bea Cukai dan Polri Gagalkan 21,9 Kg Sabu di Bengkalis, Nilai Capai Rp32,8 Miliar

Jumat, 17 April 2026 - 14:31

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.