• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

298 Hektare Tanaman Padi di Kudus Tergenang Banjir

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Jumat, 25 November 2022 - 14:33
in Nusantara
Petani di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengecek tanggul yang digunakan untuk persemaian bibit tanaman padi sebelum ditanam. Namun, lahannya tengah tergenang banjir. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.

Petani di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengecek tanggul yang digunakan untuk persemaian bibit tanaman padi sebelum ditanam. Namun, lahannya tengah tergenang banjir. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mencatat lahan tanaman padi petani yang tergenang banjir sejak awal musim tanam pertama 2022 mencapai 298 hektare.

“Ratusan hektare tanaman padi yang tergenang banjir tersebut tersebar di tiga desa, ialah Desa Lambangan, Wonosoco, dan Berugenjang, Kecamatan Undaan,” kata Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Perkebunan Dinas Pertanian dan Pangan Kudus Dewi Masitoh di Kudus, seperti dikutip Antara, Jumat (25/11/2022).

BacaJuga:

Inovasi dari Desa: UMKM Binaan PHI Sulap Potensi Lokal Menjadi Produk Bernilai Tinggi

PHI Asah Kepemimpinan ASN Tabalong, Dorong Lahirnya Pemimpin Transformasional untuk Pembangunan Daerah

Gempa Bumi Dangkal Getarkan Ngawi di Jawa Timur

Ia mengungkapkan lahan terdampak banjir di Desa Lambangan seluas 127 hektare dari total luas areal tanaman, kemudian di Desa Wonosoco dari luas areal tanam 196 hektare yang tergenang 97 hektare, dan di Desa Berugenjang, yang tergenang 74 hektare.

Untuk usia tanamannya, imbuh dia, berbeda-beda karena mayoritas baru memulai tanam pada awal November 2022 sehingga usianya diperkirakan antara sepekan hingga 12 hari.

“Begitu mengetahui bibit tanamannya puso karena terlalu lama tergenang banjir, petani langsung menggantinya karena yang rusak dan puso memang tidak seluruhnya,” ujarnya.

Ia memperkirakan data lahan tergenang banjir akan berkembang karena saat ini intensitas curah hujan mulai meningkat.

Areal tanaman padi yang tergenang banjir, kata dia, memang berada di daerah langganan banjir karena berada di dataran rendah.

Untuk saat ini, imbuh dia, daerah yang mengawali musim tanam memang di kawasan Undaan, sedangkan daerah lain yang juga sering dilanda banjir di daerah Kecamatan Mejobo.

“Hanya saja, daerah tersebut belum mulai tanam sehingga belum terdampak banjir,” ujarnya.

Upaya mengatasi genangan, Dinas Pertanian dan Pangan Kudus menyiapkan mesin penyedot air sehingga genangan bisa segera dikurangi agar petani bisa memulai tanam.

Petani juga diajak untuk mengikuti program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP), sehingga tidak perlu khawatir karena akan mendapatkan klaim ganti rugi. (mg2)

Tags: banjirKabupaten Kuduspadi

Berita Terkait.

Inovasi dari Desa: UMKM Binaan PHI Sulap Potensi Lokal Menjadi Produk Bernilai Tinggi
Nusantara

Inovasi dari Desa: UMKM Binaan PHI Sulap Potensi Lokal Menjadi Produk Bernilai Tinggi

Senin, 15 Juni 2026 - 21:01
Strategis dan Berkelanjutan, Pullman Jakarta Central Park Tawarkan Pengalaman MICE Kelas Dunia
Nusantara

PHI Asah Kepemimpinan ASN Tabalong, Dorong Lahirnya Pemimpin Transformasional untuk Pembangunan Daerah

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:05
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Getarkan Ngawi di Jawa Timur

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:33
LPG Subsidi Terancam Tak Tepat Sasaran, DPD RI Desak Penertiban Distribusi
Nusantara

LPG Subsidi Terancam Tak Tepat Sasaran, DPD RI Desak Penertiban Distribusi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:05
Andra-Soni
Nusantara

Rata-rata Lama Sekolah di Banten Meningkat, Program Sekolah Gratis bagi Swasta Perluas Akses Pendidikan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:48
karhutla
Nusantara

Karhutla Mengganas di Sumatera dan Kalimantan, BNPB Siaga Penuh Awasi Daerah Rawan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 01:11

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7030 shares
    Share 2812 Tweet 1758
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1767 shares
    Share 707 Tweet 442
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1037 shares
    Share 415 Tweet 259
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    990 shares
    Share 396 Tweet 248
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.