Nasional

Konstruksi Perkara Suap Eks Kepala BPN Riau Terkait HGU

INDOPOSCO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan konstruksi perkara dugaan suap yang menjerat mantan Kepala Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Riau M. Syahrir (MS) sebagai tersangka berkaitan dengan pengurusan hak guna usaha (HGU).

MS merupakan tersangka penerima suap pengurusan dan perpanjangan hak guna usaha (HGU) di Kanwil BPN Provinsi Riau.

“Diduga telah terjadi, FW sebagai pemegang saham PT AA memerintahkan dan menugaskan SDR melakukan pengurusan dan perpanjangan sertifikat HGU PT AA yang akan berakhir masa berlakunya pada tahun 2024,” kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron seperti dikutip Antara, Kamis (1/12/2022).

Selain MS, KPK juga telah menetapkan dua pemberi suap, yakni pemegang saham PT AA, FW dan General Manager PT AA, SDR. Dari awal proses pengurusan HGU tersebut, SDR selalu diminta aktif menyampaikan setiap perkembangannya kepada FW.

“Selanjutnya, SDR menghubungi dan melakukan beberapa pertemuan dengan MS untuk membahas perpanjangan HGU PT AA,” kata dia.

Pada Agustus 2021, SDR menyiapkan seluruh dokumen administrasi untuk pengurusan HGU PT AA seluas 3.300 hektare di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) yang salah satunya ditujukan ke Kanwil BPN Provinsi Riau.

“SDR kemudian menemui MS di rumah dinas jabatannya dan dalam pertemuan tersebut kemudian diduga ada permintaan uang oleh MS sekitar Rp3,5 miliar dalam bentuk dolar Singapura dengan pembagian 40 persen-60 persen sebagai uang muka dan MS menjanjikan segera mempercepat proses pengurusan HGU PT AA,” ungkap Ghufron.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button