• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Dongkrak Ekonomi Rakyat, Kementan-MSI Populerkan Singkong Masuk Industri Pangan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 10 Februari 2022 - 09:41
in Nasional
kementan

Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi (dua dari kanan)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Masyarakat Singkong Indonesia (MSI) di tahun 2022 mempopulerkan pengembangan budidaya singkong hingga hilirisasinya sehingga masuk industri pangan. Pasalnya, singkong memiliki pontesi pasar yang sangat besar karena sebagai salah satu pangan lokal, singkong memiliki gizi yang baik dan cocok untuk penderita penyakit celiac, autoimun, dan penyakit usus karena tidak mengandung gluten.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi mengatakan singkong adalah salah satu pangan lokal yang memiliki nilai ekonomi cukup besar jika kelola dengan serius dari budidaya hingga hilirisasi serta pengembangan pasar modern. Karena itu, penting hadirnya intervensi pemerintah bersama pelaku usaha untuk menjadikan budidaya singkong sebagai aktivitas utama, apalagi dalam skala yang luas dengan intervensi budidaya yang serius.

BacaJuga:

Hotspot Karhutla Tembus 331 Titik, Kalsel dan Sumsel Jadi Sorotan

Buka WIG 2026 di Solo, Menpar Bawa Kekayaan Kuliner Nusantara ke Panggung Dunia

UT Jakarta Wisuda 2.051 Lulusan, Siapkan Kampus Full Digital untuk Gen Z

“Kita harus bisa mengubah mindset bahwa menanam singkong bukan sebagai pekerjaan sambilan saja. Juga, usaha hilirisasi harus kita dorong untuk mapping daerah-daerah penghasil singkongnya. Makanan lokal kuncinya ada di hilir market driven, bagaimana membuat pasar supaya pangan lokal jadi gaya hidup. Bangun market drivennya, pasar dibangun, baru produksi mengikuti. Kalau pasar bagus petani akan mengikuti berproduksi,” demikian dikatakan Suwandi dalam webinar Bimbingan Teknis dan Sosialisasi Propaktani, Rabu (9/2/2022).

Asisten Deputi Pangan, Kemenko Perekonomian Indonesia, Muhammad Saifulloh mengatakan dalam rangka meningkatkan peran sektor pertanian dan pengembangan sistem pangan yang berkelanjutan menjadi sebuah syarat utama, singkong memiliki potensi untuk meningkatkan ekonomi rakyat. Sistem pangan nasional tersebut secara kolaboratif meningkatkan produksi pangan yang berkualitas dan aman, didukung oleh lingkungan yang kondusif, stabilitas akses pangan, efisiensi distribusi pangan, serta pemberian bantuan pangan bagi rumah tangga rawan pangan.

“Dalam meningkatkan potensi singkong ini usaha menciptakan brand merupakan hal yang utama agar lebih dikenal masyarakat dan mempermudah pemasaran serta pengemasan yang baik dibutuhkan untuk menjaga kualitas hasil produksinya,” jelasnya.

Sementara itu, Akademisi Universitas Nasional (UNAS), Endang Sukara menyebutkan pati singkong adalah sumber karbohidrat/kalori terbaik setelah jagung. Singkong dapat dibuat menjadi pasta dengan viskositas tinggi dan stabil pada proses pembekuan oleh karenanya dapat dipakai sebagai sumber pangan utama.

“Tentunya karena sifat dan gizi yang terdapat pada singkong, Endang berpendapat bahwa singkong dapat menjadi sumber industri pangan baru yang menghasilkan. Pendapat ini didukung pula dengan berkembangnya produk olahan berbasis singkong yang semakin berkembang,” ujarnya.

Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAMMI), Rachmat Hidayat mendukung upaya pengembangan singkong masuk ke industri pangan. Namun demikian, dalam upaya mendorong singkong ke industri pangan olahan harus ada kemitraan, selain itu dibutuhkan pembenahan dan pelatihan di sektor hulu, membuat klaster budidaya singkong, branding, dan inovasi yang berkelanjutan.

“Hal yang tak boleh dilupakan adalah dukungan kebijakan dan regulasi pemerintah serta pembinaan pendampingan UMKM pengolahan singkong,” tegasnya. (adv)

Tags: Industri PanganKementanMSISingkong

Berita Terkait.

Pengamat: Indonesia Konsisten Perjuangkan Kemerdekaan Palestina
Nasional

Hotspot Karhutla Tembus 331 Titik, Kalsel dan Sumsel Jadi Sorotan

Minggu, 27 September 2026 - 14:45
Menpar
Nasional

Buka WIG 2026 di Solo, Menpar Bawa Kekayaan Kuliner Nusantara ke Panggung Dunia

Minggu, 27 September 2026 - 14:06
Wisuda
Nasional

UT Jakarta Wisuda 2.051 Lulusan, Siapkan Kampus Full Digital untuk Gen Z

Minggu, 27 September 2026 - 12:44
Penghargaan
Nasional

Optimalkan Data BPS untuk Pembangunan Daerah, Kemendagri Sabet Penghargaan di HSN 2026

Minggu, 27 September 2026 - 12:04
Cheka-Virgowansyah
Nasional

Cegah Pekerja Rentan Terlantar, Pemerintah Dorong Pemda Terbitkan Perda Jamsostek

Minggu, 27 September 2026 - 10:32
haji
Nasional

Dana Haji Tembus Rp180,72 Triliun, BPKH Raih Prominent Awards 2026

Minggu, 27 September 2026 - 06:06

OLAHRAGA

Rahmat-Erwin-Abdullah
Olahraga

Pecahkan Rekor Dunia, Rahmat Erwin Sumbang Emas Kedua Indonesia di Asian Games 2026

Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 27 September 2026 - 09:41

​INDOPOSCO.ID - Cabang olahraga (cabor) angkat besi kembali mengharumkan nama bangsa di panggung olahraga bergengsi se-Asia. Lifter andalan Indonesia, Rahmat...

SelengkapnyaDetails
Karate

FORTIS Series-II 2026 Siapkan 231 Kelas, Bidik 1.750 Atlet Karate

Sabtu, 26 September 2026 - 22:12
Jadi Tersangka Korupsi, Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa Disita Polri

Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

Sabtu, 26 September 2026 - 13:09
Analis: MK Dihadapkan 2 Lapis Persoalan dalam Gugatan Gibran

Reaksi Ole Romeny Usai Indonesia Tekuk Singapura di FIFA ASEAN Cup

Sabtu, 26 September 2026 - 11:10
laga

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 25 September 2026 - 17:36

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3870 shares
    Share 1548 Tweet 968
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1030 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1007 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    991 shares
    Share 396 Tweet 248
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.