• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

KemenKopUKM, Smesco dan Lakon Sukses Angkat Kain Tradisional Jadi Produk Modern di Program KRTA

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Jumat, 12 November 2021 - 12:46
in Nasional
menkop

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam fesyen Aradhana dalam peluncuran program KRTA.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) melalui Smesco Indonesia menggandeng Lakon Indonesia, serta didukung penuh oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Indonesia (BI) sukses menggelar pagelaran fesyen Aradhana dalam peluncuran program KRTA.

Pagelaran Aradhana dalam program KRTA digelar secara langsung di Gedung Smesco dan disiarkan live dari media sosial KemenKopUKM, Smesco Indonesia dan Lakon Indonesia, pada Kamis malam (11/11).

BacaJuga:

Benahi Parpol, KPK Serahkan Kajian ke Prabowo-DPR

Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi

Berkaitan 7 KAIH, Mendikdasmen Tegaskan Anggaran MBG Tak Bersumber dari Pendidikan

Gelaran ini menghadirkan puluhan koleksi siluet Aradhana yang dikreasikan dari bahan-bahan kain tradisional atau wastra.

Baca Juga : Dorong UKM Go Ekspor, KemenKopUKM Fasilitasi Sertifikasi HACCP

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, produk-produk fesyen Aradhana dari kain tradisional yang ditampilkan, menjadi bukti bagaimana kain tradisional yang dikreasikan mampu menghasilkan hasil fesyen yang sangat menarik bahkan bernilai jual tinggi.

“Ini keren sekali. Banyak inspirasi dari sisi suplai kain atau hulu yang disediakan. Di mana kain tradisional ini datang dari berbagai daerah di Indonesia. Saya pastikan ini sangat berbeda dan menarik. Kita juga ingin menampilkan yang seperti ini di G20,” imbuh Menteri Teten dalam pagelaran Siluet Aradhana program KRTA di Gedung Smesco, Kamis malam (11/11).

MenKopUKM pun mengaku optimistis saat ini kain-kain tradisional bahkan yang berbasis etnik sekalipun bisa berkembang secara modern dan menghasilkan produk modern.

Baca Juga : SesKemenKopUKM: Jadikan Perpustakaan Sebagai Tempat yang Menyenangkan

“Jadi bisa digunakan bukan hanya untuk acara tapi menjadi pakaian sehari-hari. Ini membuat nilai ekonominya menjadi tinggi. Dan UMKM yang terlibat didalamnya pun ikut terdampak kesejahteraannya. Kita ingin menghasilkan pakaian Indonesia yang baru,” terang Teten.

Ia menegaskan, produk fesyen yang dihadirkan dalam KRTA merepresentasikan keragaman Indonesia. Melalui Smesco LABO, pihaknya terus dapat mengambil peran strategis dalam ekosistem transformasi UKM masa depan atau the future SME.

“Hadirnya Proyek KeRTA merupakan satu bentuk eksplorasi future fashion, elaborasi desain dengan kearifan lokal dan sentuhan kontemporer,” ucapnya.

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama Smesco Indonesia Leonard Theosabrata mengatakan, hasil produk fesyen KRTA diharapkan bisa menjadi tren. Di mana ide awalnya, Smesco ingin menciptakan pakaian yang bisa digunakan seluruh masyarakat Indonesia.

“Kita punya pakaian tradisional yang akan tetap selalu ada, tetapi melalui KRTA kami ingin menawarkan pakaian Indonesia yang baru, menjadi identitas yang baru,” ujar Leo.

Bahkan Leo punya mimpi, dalam 5 tahun ke depan, KRTA bisa menjadi kosakata baru layaknya Batik. “Saya sudah bicara dengan Kemendikbud apakah ini bisa menjadi warisan budaya benda. Namun untuk menjadikan ini nyata, produknya harus diadopsi masyarakatnya dulu. Dalam arti kata masyarakat harus mencintai produknya dulu. Itu harapan kita ke depan,” harapnya.

Jika semua teradopsi dengan baik, menurut Leo hal itu tak hanya berdampak bagi pelestarian budaya warisan kain tradisional, tetapi juga banyak UMKM diuntungkan.

“Itu nilai ekonomi yang penting. Visinya memang meningkatkan ekonomi UMKM. Bayangkan jika pakaian BUMN, Kementerian bisa menggunakan produk KRTA. Ini sungguh luar bisa dampaknya. Sementara untuk IP nya ke depan akan kita urus,” tutur Leo.

Founder Lakon Indonesia Thresia Mareta mengaku bersyukur akhirnya pagelaran siluet Aradhana program KRTA bisa berjalan dengan baik. Ini katanya, merupakan ikhtiar hasil kolaborasi dengan Smesco Indonesia bagaimana transformasi UMKM khususnya kain tradisional.

“Ke depannya kami jalankan pelatihan dan pendampingan kepada para pelaku UMKM. Sehingga mereka bisa naik kelas dan memiliki mata pencaharian yang panjang di masa depan,” ujarnya.

Dalam menghadirkan proyek KRTA, Lakon melakukan riset pengembangan pola, sampai dengan membuat contoh produk. “Hari ini yang kami tampilkan bukan langsung jadi, tetapi melalui proses yang cukup panjang,” jelas Thresia. (gin)

Tags: KemenKopUKMKRTALakon IndonesiaSmesco Indonesia

Berita Terkait.

KPK
Nasional

Benahi Parpol, KPK Serahkan Kajian ke Prabowo-DPR

Sabtu, 25 April 2026 - 20:09
Menkop
Nasional

Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi

Sabtu, 25 April 2026 - 17:26
Mendikdasmen
Nasional

Berkaitan 7 KAIH, Mendikdasmen Tegaskan Anggaran MBG Tak Bersumber dari Pendidikan

Sabtu, 25 April 2026 - 17:06
Kuota Adaptif TN Komodo, Kemenhut Jaga Keseimbangan Ekologi dan Ekonomi
Nasional

Kuota Adaptif TN Komodo, Kemenhut Jaga Keseimbangan Ekologi dan Ekonomi

Sabtu, 25 April 2026 - 16:05
Persib Ditahan Imbang Arema, Bojan Hodak: Persaingan Gelar Juara Makin Rumit
Nasional

Mendikdasmen: Sistem Fleksibel, Pendidikan Tidak Identik dengan Biaya Mahal

Sabtu, 25 April 2026 - 14:05
Paskah ATR/BPN: Nusron Tekankan Kebangkitan Mental, Aksi dan Pelayanan kepada Masyarakat
Nasional

Paskah ATR/BPN: Nusron Tekankan Kebangkitan Mental, Aksi dan Pelayanan kepada Masyarakat

Sabtu, 25 April 2026 - 10:11

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1348 shares
    Share 539 Tweet 337
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    759 shares
    Share 304 Tweet 190
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    694 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.