Headline

Cegah Ponpes Terafiliasi Jaringan Terorisme, DPR: Kurikulumnya Harus Transparan

INDOPOSCO.ID – Pendekatan persuasif harus dilakukan pemerintah pada kasus ratusan pondok pesantren (Ponpes) yang diduga terafiliasi jaringan terorisme. Pernyataan tersebut diungkapkan Anggota Komisi VIII DPR RI Lisda Hendrajoni melalui gawai, Senin (31/1/2022).

Legislator Fraksi Partai NasDem ini menuturkan, pada kasus tersebut tidak semudah membalik telapak tangan. Pasalnya pemahaman yang diterima para santri berasal dari guru atau tenaga pengajar Ponpes.

“Kita bisa telusuri gurunya belajar dimana? Dan memotong mata rantai masalah ini,” kata Lisda.

Baca Juga : Meski Herry Wirawan Dituntut Mati, Kemenag Tetap Evaluasi dan Awasi Ponpes

Dikatakan dia, pemerintah harus merangkul semua ponpes yang diduga terafiliasi jaringan terorisme tersebut. Sebab, pemahaman yang diyakini mereka anggap benar.

“Kita bisa memberikan kepada mereka pemahaman-pemahaman yang benar, agar pemahaman mereka tidak menjadi salah dan menjadi radikal,” terang Lisda.

“Ini perlu waktu, kita harus duduk bersama. Karena pemahaman kita mereka anggap salah, sementara pemahaman mereka kita anggap salah,” imbuhnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button