• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

110 Negara Terdeteksi Temuan Omicron

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 25 Desember 2021 - 04:41
in Headline
kemenkes

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi dalam Konferensi Pers PPKM secara daring diikuti di Jakarta, Jumat (24/12/2021). Foto : Antara/Hreeloita Dharma Shanti

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Siti Nadia Tarmizi mengatakan, sebanyak 110 negara di dunia melaporkan telah mendeteksi adanya temuan kasus Omicron di wilayahnya per 23 Desember 2021.

“WHO melaporkan per 23 Desember 2021, sudah ada 110 negara yang melaporkan telah mendeteksi adanya kasus Omicron,” kata Nadia dalam konferensi pers tentang PPKM secara daring diikuti di Jakarta, Jumat (24/12/2021).

BacaJuga:

Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus

MUI Minta LGBT Dipidanakan, Desak Pemerintah Bentuk Aturan Khusus

3 Jurus Baru JKN Diluncurkan, BPJS Watch: Jangan Reformasi Cuma Ganti Nama Masalah

Nadia mengatakan kasus-kasus Omicron tersebut diperoleh baik dari para pelaku perjalanan maupun penularan yang terjadi di suatu komunitas. Artinya, penularan sudah mulai berkembang di dalam masyarakat.

Adanya penularan tersebut dipercayai karena varian Omicron, memiliki tingkat penularan yang tiga kali lebih cepat serta memiliki gejala penularan yang lebih ringan dibandingkan dengan varian Delta.

Baca Juga: Varian Omicron Kemungkinan Tak Terdeteksi Tes PCR

Akhirnya, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menekankan bahwa risiko untuk semua negara tertular Omicron masih dikategorikan sangat tinggi. Meskipun hingga kini varian Delta masih 96 persen mendominasi terjadinya kasus penularan di dunia.

“Kita melihat data dari Gauteng, Afrika Selatan. Memperlihatkan karena sifat Omicron yang cepat menular, sehingga jumlah kasus yang akan tertular akan meningkat dalam jumlah banyak dan dalam waktu yang cepat,” kata Nadia.

Beberapa kesusastraan dari Inggris juga menunjukkan Omicron dapat menurunkan kekebalan tubuh yang telah dibangun juga meningkatkan kasus reinfeksi Covid-19.

Menurut Nadia, negara seperti Inggris, Belanda dan Amerika Serikat pun sudah mulai menunjukkan adanya pola peningkatan kasus akibat varian Omicron.

Peningkatan kasus ini memperlihatkan, apabila tren kasus mendekati puncak maka akan diikuti dengan tren perawatan rumah sakit serta kematian.

Oleh sebab itu, dia mengajak semua harus tetap waspada dan tetap melaksanakan protokol kesehatan untuk mencegah dan mengendalikan varian Omicron supaya tidak lebih menular di masyarakat.

Penerapan protokol kesehatan itu seperti melakukan suntik vaksin hingga mendapatkan dosis lengkap, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, mengurangi mobitas, serta melakukan tes pemeriksaan kesehatan seperti melalui tes usap.

“Gelombang ketiga, keempat, kelima terjadi di banyak negara. kita sudah melakukan antisipasi supaya Omicron yang sudah diidentifikasi di Indonesia tidak menyebar dan meluas di masyarakat. Oleh karena itu, semua harus ikut andil dalam upaya pengendalian transmisi varian ini,” tegas Nadia. (mg4)

Tags: coronacovid19Omicron

Berita Terkait.

Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus
Headline

Soroti Kasus Keluarga Jokowi, Sobary Sebut Pendekatan Hensa Terjebak “Tragedi Sisyphus

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:46
MUI Minta LGBT Dipidanakan, Desak Pemerintah Bentuk Aturan Khusus
Headline

MUI Minta LGBT Dipidanakan, Desak Pemerintah Bentuk Aturan Khusus

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:57
Jumat Bersih ala Penghulu, GEMAH Jadi Bekal Ekoteologi hingga Pelayanan Nikah Modern
Headline

3 Jurus Baru JKN Diluncurkan, BPJS Watch: Jangan Reformasi Cuma Ganti Nama Masalah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:31
Syarief-Sulaeman-Nahdi
Headline

Tersangka Korupsi MBG Bertambah, Komisaris Penyedia Motor Listrik Ditahan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:46
Analisis
Headline

Indonesia Punya Laboratorium Uji Cesium Produk Perikanan Pertama di Asia Tenggara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:06
Aparat
Headline

Kawal Demo di Monas hingga DPR, Polres Jakpus Kerahkan 3.099 Personel

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:04

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    4743 shares
    Share 1897 Tweet 1186
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1446 shares
    Share 578 Tweet 362
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    984 shares
    Share 394 Tweet 246
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1532 shares
    Share 613 Tweet 383
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.