• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Hiii Serem, Puluhan Makam di TPU Covid-19 Bekasi Amblas. Kenapa?

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 12 November 2021 - 21:37
in Headline
Pengurus TPU Mangunjaya Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat memadatkan tanah makam amblas dengan menambah volume tanah. Foto : Antara/Pradita Kurniawan Syah
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sebanyak puluhan makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Mangunjaya Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang dihuni jenazah terpapar Covid-19 amblas.

“Kondisi makam yang amblas ini sudah terjadi sejak kemarin. Jumlahnya kini sudah mencapai puluhan makam,” kata Kepala UPTD TPU Mangunjaya Milun di Bekasi, Jumat (12/11/2021)

BacaJuga:

Menteri P2MI: Kerja Sama dengan Jerman Jadi Tonggak Penting PMI Sektor Formal di Eropa

Rupiah Tertekan, DPR Ingatkan Ancaman Kenaikan Harga dan Kelangkaan Obat

Kemenkeu Kantongi Restu Pagu Rp49,8 Triliun, Purbaya Dorong Penghapusan Silo-Silo Organisasi

Dia mengatakan penyebab amblasnya puluhan makam itu dikarenakan perubahan kontur tanah makam menjadi basah seiring guyuran air hujan di awal musim penghujan tahun ini.

Milun mengatakan mayoritas makam-makam yang amblas itu merupakan makam baru yang proses pemulasaran dilakukan pada beberapa bulan sebelum kejadian ini.

“Semuanya makam baru, umur makamnya paling lama sekitar tiga bulan,” katanya.

Ketika dimakamkan, kata dia, tanah-tanah di dalamnya masih dalam kondisi keras dan kering sehingga teksturnya masih kuat untuk menopang beban tanah di lubang makam.

Sebaliknya ketika musim hujan datang, tanah yang kering itu mengalami penyusutan sehingga ketebalannya menurun dan menyebabkan amblasnya makam-makam yang baru seumur jagung tersebut.

“Kalau makam baru mah begitu, tanahnya waktu itu musim kemarau, tanahnya masih pada keras, kena air jadi hancur,” ucapnya.

Dirinya menampik amblasnya makam dikarenakan peti-peti pemakaman Covid-19 mengalami pelapukan sebab kondisi peti masih bagus dan tidak hancur setelah tanahnya amblas.

“Kalau soal peti aman, tidak perlu diganti dengan peti baru. Jenasah juga aman,” katanya seperti dilansir Antara.

UPTD TPU Mangunjaya telah berupaya memadatkan kembali tanah makam dengan menambah volume tanah sehingga tidak akan amblas kembali bahkan saat diguyur air hujan.

“Sekarang, Alhamdulillah, sudah mulai rapi lagi. Tinggal tambah tanah lagi, paling tambahnya 60 sentimeter. 2 hari penanganan kelar, sudah rapi semua,” kata dia. (mg2)

Tags: amblasBekasicoronacovid19makamTPU

Berita Terkait.

Menteri P2MI: Kerja Sama dengan Jerman Jadi Tonggak Penting PMI Sektor Formal di Eropa
Headline

Menteri P2MI: Kerja Sama dengan Jerman Jadi Tonggak Penting PMI Sektor Formal di Eropa

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:31
Obat
Headline

Rupiah Tertekan, DPR Ingatkan Ancaman Kenaikan Harga dan Kelangkaan Obat

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:05
purbaya
Headline

Kemenkeu Kantongi Restu Pagu Rp49,8 Triliun, Purbaya Dorong Penghapusan Silo-Silo Organisasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:30
WIHAJI
Headline

Berpikir Kritis, Miliki Literasi Digital Kuat dan Kokoh di Era Digital Tuntutan untuk Gen Z

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:21
Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran
Headline

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:30
Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat
Headline

Usai Temui Gibran, Mahasiswa Beri Batas Waktu Realisasi Tuntutan hingga Jumat

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:15

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7116 shares
    Share 2846 Tweet 1779
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1086 shares
    Share 434 Tweet 272
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.