• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Polemik Ijazah Gibran Jadi Panggung Politik PKS Menuju Pemilu 2029

Nasuha Editor Nasuha
Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:07
in Politik
gibran

Ilustrasi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Foto: Dok INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kian aktif merespons dinamika politik nasional. Mulai dari polemik ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, wacana penggunaan hak angket di DPR, hingga perdebatan mengenai definisi korupsi, berbagai isu tersebut menjadi ruang bagi PKS untuk menegaskan sikap politik menuju pemilu 2029.

Pada Oktober 2026, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf turut menyoroti polemik ijazah Gibran sebagai momentum evaluasi penyelenggaraan pemilu 2029. Ia kembali mengangkat isu yang disebut sebagai “ijazah gate” tersebut.

BacaJuga:

Tak Ingin DKPP Jadi Keranjang Sampah, Heddy Lugito Usul Pembatasan Waktu Pelaporan

Ketua DKPP Ingin Penguatan Lembaganya, Mandiri Lepas dari Kemendagri

Pemecatan oleh Mardiono Melanggar AD/ART, Waketum: Tak Bakal Disahkan Menkum

Direktur Eksekutif NSL Political Consultant and Strategic Campaign Nasarudin Sili Luli menilai, aktivitas politik tersebut memperlihatkan upaya PKS mempertahankan relevansinya di tengah dinamika dan pergeseran peta politik menuju Pemilu 2029. “Isu aktual menjadi sarana untuk menegaskan posisi sekaligus menguji kapasitas kader,” ujarnya dalam keterangan, Jumat (30/10/2026).

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa intensitas pemberitaan tidak otomatis berbanding lurus dengan peningkatan suara. Perhatian publik dan dukungan elektoral merupakan dua hal yang berbeda.

Dalam perspektif politik, ia mengaitkan dinamika tersebut dengan pemikiran Ibnu Khaldun dalam Al-Muqaddimah, khususnya konsep asabiyyah, yakni solidaritas kelompok yang menjadi salah satu sumber kekuatan politik. “Solidaritas tidak selalu lahir dari ikatan kekerabatan. Disiplin organisasi, identitas kolektif, dan pengalaman bersama juga dapat membentuknya,” jelasnya.

Menurut dia, PKS memiliki modal berupa kaderisasi dan konsistensi gerakan. Disiplin organisasi membantu menjaga kesinambungan pesan politik, sementara kader dapat menjadi penghubung antara gagasan partai dan masyarakat.

Namun, kekompakan internal belum tentu menjamin perluasan dukungan. Partai tetap membutuhkan kemampuan untuk menjangkau kelompok pemilih yang lebih luas dan menyesuaikan diri dengan perubahan preferensi masyarakat.

Salah satu aspek yang dapat dicermati ialah upaya PKS menghadirkan figur profesional dalam politik, seperti Gamal Albinsaid. Latar belakangnya sebagai dokter dan penggerak kewirausahaan sosial membawa pendekatan inovasi serta pemecahan masalah ke ruang politik.

Kini, sebagai anggota DPR RI, tantangan Gamal terletak pada kemampuannya menerjemahkan kompetensi profesional menjadi kinerja representasi yang dapat dirasakan masyarakat. “Regenerasi dari sosok senior seperti Mardani Ali Sera kiranya tidak cukup hanya menghadirkan wajah baru. Pembaruan harus menghasilkan kapasitas politik yang terukur,” katanya.

“Di sinilah pemikiran Ibnu Khaldun menjadi relevan. Solidaritas dapat menjaga kekuatan kelompok, tetapi belum tentu menjamin kemampuannya beradaptasi,” sambungnya.

Ia menilai, PKS perlu memperluas jangkauan politik tanpa kehilangan disiplin kader. Konsistensi organisasi perlu diimbangi dengan kemampuan membangun komunikasi lintas kelompok serta menawarkan program yang menjawab kebutuhan masyarakat.

“PKS memang memiliki ruang artikulasi politik yang menonjol. Namun Ia mencontohkan, PKB menunjukkan kemampuan mengonversi modal sosial menjadi suara dan kursi. Keduanya tetap harus diuji melalui persebaran suara, regenerasi kader, serta perubahan preferensi pemilih,” ujarnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengaku telah bertemu dengan Sekretaris Jenderal DPP PKS Muhammad Kholid. Pertemuan tersebut membahas aspirasi masyarakat terkait usulan penggunaan hak angket untuk mengusut polemik ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Hasto mengatakan, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi momentum untuk menyadarkan masyarakat bahwa seorang pemimpin harus menempuh jalan konstitusional dalam menghadapi persoalan politik dan hukum. (nas)

Tags: Ijazah GibranPartai Keadilan Sejahtera (PKS)Pemilu 2029

Berita Terkait.

lugito
Politik

Tak Ingin DKPP Jadi Keranjang Sampah, Heddy Lugito Usul Pembatasan Waktu Pelaporan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:03
dkpp
Politik

Ketua DKPP Ingin Penguatan Lembaganya, Mandiri Lepas dari Kemendagri

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:17
ppp
Politik

Pemecatan oleh Mardiono Melanggar AD/ART, Waketum: Tak Bakal Disahkan Menkum

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:13
p3
Politik

PPP Kembali Pecah, Mardiono Singkirkan Putra Alm.KH Maimoen Zubair dari Partai Ka’bah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:12
rapi
Politik

RAPI Usul Syarat Ijazah Capres-Cawapres Dihapus, Sertifikasi Lemhannas Jadi Alternatif

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:42
nurul
Politik

Jaring Sineas Muda, Golkar Gelar Kompetisi Film Pendek

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:19

OLAHRAGA

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting
Olahraga

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13

INDOPOSCO.ID – Persaingan Super League 2026/2027 semakin memanas. Memasuki pekan kedelapan, sejumlah duel menarik siap tersaji pada 30 Oktober hingga...

SelengkapnyaDetails
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43
timnas

Laga Indonesia Vs Yordania Terancam Batal, Erick Thohir Beber Kekhawatiran PSSI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:22
liverpool

Liverpool vs Chelsea: Iraola Isyaratkan Rotasi, The Reds Siap Tempur

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5152 shares
    Share 2061 Tweet 1288
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1265 shares
    Share 506 Tweet 316
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1096 shares
    Share 438 Tweet 274
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    988 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    942 shares
    Share 377 Tweet 236
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.