• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Ketua DKPP Ingin Penguatan Lembaganya, Mandiri Lepas dari Kemendagri

Dilianto Editor Dilianto
Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:17
in Politik
dkpp

Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Heddy Lugito, saat memberikan pengantar dalam kegiatan Konsultasi Publik dalam rangka Masukan Penguatan Kelembagaan DKPP Menuju Pemilu yang Berintegritas di Jakarta, Jumat (30/10/2026). Foto: Dilianto/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Heddy Lugito, mendorong penguatan kelembagaan DKPP melalui pembentukan Undang-Undang Pemilu yang baru, khususnya terkait kesetaraan kelembagaan, kemandirian kesekretariatan, serta peningkatan pelayanan pengaduan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Heddy saat memberikan pengantar dalam kegiatan Konsultasi Publik dalam rangka Masukan Penguatan Kelembagaan DKPP Menuju Pemilu yang Berintegritas di Jakarta, Jumat (30/10/2026).

BacaJuga:

Tak Ingin DKPP Jadi Keranjang Sampah, Heddy Lugito Usul Pembatasan Waktu Pelaporan

Polemik Ijazah Gibran Jadi Panggung Politik PKS Menuju Pemilu 2029

Pemecatan oleh Mardiono Melanggar AD/ART, Waketum: Tak Bakal Disahkan Menkum

Salah satu isu utama yang menjadi perhatian DKPP adalah kesetaraan kelembagaan dengan KPU dan Bawaslu, termasuk kemandirian kesekretariatan DKPP yang saat ini masih berada di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Heddy berharap rencana Komisi II DPR RI yang saat ini akan mulai membahas Undang-Undang Pemilu yang baru dapat mengakomodasi kebutuhan tersebut sehingga DKPP memiliki dukungan kelembagaan dan kesekretariatan yang lebih mandiri dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

“Kita sudah mendengar kabar baik dari Komisi II, pekan depan akan mulai membahas Undang-Undang Pemilu yang baru. Kesetaraan dalam kesekretariatan yang selama ini kita masih numpang di Kementerian Dalam Negeri. Kami berharap nanti bisa dimandirikan, sehingga antara tiga penyelenggara pemilu ini setara,” tegasnya.

Selain kemandirian kelembagaan, Heddy juga menyoroti pentingnya mendekatkan pelayanan pengaduan kepada masyarakat, khususnya bagi pengadu yang berasal dari daerah dengan akses transportasi dan jarak yang jauh dari Jakarta.

Untuk menjawab persoalan tersebut, DKPP mengusulkan pembentukan kantor perwakilan regional yang dapat melayani pengaduan masyarakat berdasarkan wilayah.

“Kalau mengadu tidak harus ke Jakarta, jauh-jauh. Oleh karena itu kami ada pemikiran untuk membuat kantor-kantor perwakilan di daerah,” jelas Heddy.

Menurutnya, pembentukan kantor perwakilan tidak harus dilakukan di seluruh provinsi, melainkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan jumlah pengaduan di masing-masing wilayah.

Dalam kesempatan yang sama, Heddy mengungkapkan bahwa keterbatasan sumber daya manusia masih menjadi salah satu tantangan dalam penanganan pengaduan dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP).

Dengan jumlah anggota DKPP yang terbatas, tingginya pengaduan dari berbagai daerah menjadi tantangan tersendiri. Terutama ketika sejumlah pihak yang telah menempuh proses sengketa hasil pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK), juga mengajukan pengaduan etik ke DKPP.

“Jumlah anggota DKPP yang cuma lima orang, selama ini jujur saja, kami kewalahan. Kami tidak punya waktu, kekurangan tenaga untuk memproses pengaduan dari berbagai daerah,” ujarnya.

Heddy menjelaskan bahwa proses penanganan pengaduan juga kerap terkendala kelengkapan persyaratan administrasi dari pengadu. Kondisi tersebut, ditambah keterbatasan tenaga dan sistem pendukung, berpengaruh terhadap kecepatan pelayanan pengaduan.

“Bukan tidak akomodatif, memang sumber daya manusia kami sangat kurang, juga sistem kami masih belum memadai, sehingga memperlambat penanganan pengaduan,” jelasnya.

Oleh karena itu, Heddy berharap berbagai masukan yang dihimpun melalui konsultasi publik dapat menjadi bahan pertimbangan Komisi II DPR RI dalam merumuskan penguatan kelembagaan DKPP melalui Undang-Undang Pemilu yang baru.

Dalam acara Konsultasi Publik ini, DKPP menghadirkan sejumlah pembicara, di antaranya anggota Komisi II DPR RI Agun Gunanjar dan pengamat kepemiluan Valina Singka Subekti. (dil)

Tags: DKPPDPR RIKemendagriUU Pemilu

Berita Terkait.

lugito
Politik

Tak Ingin DKPP Jadi Keranjang Sampah, Heddy Lugito Usul Pembatasan Waktu Pelaporan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:03
gibran
Politik

Polemik Ijazah Gibran Jadi Panggung Politik PKS Menuju Pemilu 2029

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:07
ppp
Politik

Pemecatan oleh Mardiono Melanggar AD/ART, Waketum: Tak Bakal Disahkan Menkum

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:13
p3
Politik

PPP Kembali Pecah, Mardiono Singkirkan Putra Alm.KH Maimoen Zubair dari Partai Ka’bah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:12
rapi
Politik

RAPI Usul Syarat Ijazah Capres-Cawapres Dihapus, Sertifikasi Lemhannas Jadi Alternatif

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:42
nurul
Politik

Jaring Sineas Muda, Golkar Gelar Kompetisi Film Pendek

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:19

OLAHRAGA

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting
Olahraga

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13

INDOPOSCO.ID – Persaingan Super League 2026/2027 semakin memanas. Memasuki pekan kedelapan, sejumlah duel menarik siap tersaji pada 30 Oktober hingga...

SelengkapnyaDetails
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43
timnas

Laga Indonesia Vs Yordania Terancam Batal, Erick Thohir Beber Kekhawatiran PSSI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:22
liverpool

Liverpool vs Chelsea: Iraola Isyaratkan Rotasi, The Reds Siap Tempur

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5152 shares
    Share 2061 Tweet 1288
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1265 shares
    Share 506 Tweet 316
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1096 shares
    Share 438 Tweet 274
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    988 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    942 shares
    Share 377 Tweet 236
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.