• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Efisiensi dan Produksi Jadi Mesin Pertumbuhan, Profitabilitas PGE Kian Menguat

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:05
in Ekonomi
PLTP Lumut Balai Unit 1

Ilustrasi - Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 1. Foto: Dokumen PGE

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) atau PGE makin memperkokoh kinerja bisnisnya di tengah akselerasi pengembangan energi bersih nasional. Hingga kuartal III-2026, perusahaan panas bumi ini berhasil membukukan laba bersih USD126,62 juta, tumbuh 21,45 persen dibandingkan USD104,26 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Lonjakan laba tersebut ditopang pertumbuhan pendapatan sebesar 10,46 persen menjadi USD352,20 juta, dari sebelumnya USD318,86 juta. Peningkatan produksi listrik panas bumi, optimalisasi aset, serta pengendalian biaya menjadi faktor penting yang menjaga momentum pertumbuhan Perseroan.

BacaJuga:

Subholding Upstream Pertamina Raih 2 Penghargaan Energi Subroto 2026

Mendorong Lompatan Bank Syariah: Dari Payroll Pemerintah, Pembiayaan Emas, hingga Mimpi Rumah Gen Z

Raksasa Migas Dunia Kembali Bidik Indonesia, SKK Migas Minta Fiskal Lebih Kompetitif

Direktur Keuangan PGE Fransetya Hasudungan Hutabarat mengatakan, pertumbuhan kinerja keuangan Perseroan menunjukkan konsistensi PGE dalam menjalankan strategi bisnis yang efektif, efisien, dan berkelanjutan.

“Pertumbuhan laba bersih yang melampaui pertumbuhan pendapatan ini mencerminkan semakin kuatnya profitabilitas PGE. Kinerja ini didukung oleh peningkatan produksi, optimalisasi pendapatan, serta disiplin pengelolaan biaya yang terus kami jalankan. Fundamental keuangan yang solid menjadi modal penting bagi Perseroan untuk menjaga kesinambungan bisnis sekaligus mendukung pengembangan kapasitas panas bumi ke depan,” ujar Fransetya dalam keterangannya, Jumat (30/10/2026).

Penguatan kinerja juga terlihat pada laba usaha yang meningkat 17,44 persen menjadi USD186,26 juta dari USD158,60 juta. Margin laba bersih pun naik dari 32,70 persen menjadi 35,95 persen, menandakan semakin optimalnya kemampuan perusahaan menghasilkan keuntungan.

Dari sisi neraca, total liabilitas PGE berhasil ditekan menjadi USD955,55 juta, turun dibandingkan USD988,89 juta pada akhir 2025. Perseroan juga memiliki kas dan setara kas sebesar USD713,68 juta yang menjadi penopang fleksibilitas keuangan untuk operasional dan ekspansi bisnis.

Di balik pertumbuhan finansial tersebut, sektor operasional menjadi salah satu motor utama pencapaian PGE. Sepanjang Januari-September 2026, produksi listrik dari wilayah kerja yang dioperasikan sendiri (own operation) mencapai 4.114 gigawatt hour (GWh). Angka ini tumbuh 9,79 persen secara tahunan, mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah perusahaan, sekaligus mencapai 108,22 persen dari target 3.801 GWh.

Direktur Operasi PGE Andi Joko Nugroho menjelaskan, pencapaian tersebut merupakan hasil penerapan operational excellence secara konsisten melalui pengelolaan reservoir, pemeliharaan pembangkit, dan optimalisasi produksi.

“Rekor produksi ini merupakan hasil disiplin operasional dalam menjaga kesiapan pasokan uap, keandalan pembangkit, dan efektivitas pemeliharaan. Kami terus mengoptimalkan kinerja setiap aset panas bumi melalui pengelolaan reservoir yang disiplin dan pemeliharaan pembangkit yang terencana. Inilah komitmen operational excellence PGE untuk menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan,” katanya.

Kualitas operasional tersebut turut tercermin dari Equivalent Availability Factor (EAF) yang mencapai 98,51 persen, jauh melampaui target 92,20 persen. Sementara Equivalent Forced Outage Rate (EFOR) hanya sebesar 0,21 persen. Kedua indikator ini memperlihatkan tingginya kesiapan pembangkit sekaligus keberhasilan perusahaan menekan gangguan operasional.

Pencapaian PGE juga memiliki makna tersendiri pada 2026, ketika perjalanan panas bumi Indonesia genap berusia 100 tahun. Sejarahnya bermula dari eksplorasi di Kamojang, Jawa Barat, pada 1926. Setelah satu abad, panas bumi semakin diperhitungkan sebagai sumber energi strategis dalam memperkuat ketahanan energi dan mempercepat transisi menuju energi bersih.

Direktur Utama PGE Ahmad Yani menegaskan momentum ini sebagai pengingat sekaligus penyemangat bagi Perseroan untuk terus mengembangkan potensi panas bumi Indonesia dan memperluas manfaatnya bagi masyarakat.

“Seratus tahun perjalanan panas bumi Indonesia merupakan warisan sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk terus mengembangkan potensi energi bersih nasional. Komitmen PGE bukan hanya menjaga keandalan operasional dan pertumbuhan bisnis, tetapi juga memastikan panas bumi terus memberikan manfaat bagi masyarakat, mendukung ketahanan energi, dan menciptakan nilai bagi generasi mendatang,” jelasnya.

Sejalan dengan ambisi tersebut, PGE terus mendorong percepatan sejumlah proyek strategis, antara lain Lumut Balai Unit 3 dan 4, Hululais Unit 1 dan 2, serta Lahendong Unit 7 dan 8.

Melalui pengembangan proyek-proyek tersebut, Perseroan membidik kapasitas terpasang sebesar 1 gigawatt (GW) pada 2028 dan meningkat menjadi 1,8 GW pada 2034. Target ini sekaligus menegaskan ambisi PGE untuk memperbesar kontribusi panas bumi dalam bauran energi nasional, sekaligus menciptakan pertumbuhan bisnis yang memberikan manfaat bagi masyarakat.(her)

Tags: Energi Bersihenergi panas bumipgepgeo

Berita Terkait.

Subholding Upstream Pertamina Raih 2 Penghargaan Energi Subroto 2026
Ekonomi

Subholding Upstream Pertamina Raih 2 Penghargaan Energi Subroto 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:01
Mendorong Lompatan Bank Syariah: Dari Payroll Pemerintah, Pembiayaan Emas, hingga Mimpi Rumah Gen Z
Ekonomi

Mendorong Lompatan Bank Syariah: Dari Payroll Pemerintah, Pembiayaan Emas, hingga Mimpi Rumah Gen Z

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:32
Raksasa Migas Dunia Kembali Bidik Indonesia, SKK Migas Minta Fiskal Lebih Kompetitif
Ekonomi

Raksasa Migas Dunia Kembali Bidik Indonesia, SKK Migas Minta Fiskal Lebih Kompetitif

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:43
Perumahan Subsidi
Ekonomi

Bukan Tak Ingin Punya Rumah, Gen Z Lebih Mudah Akses Cicil Emas Ketimbang KPR

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:30
Daihatsu Kumpul Sahabat Digelar di Denpasar, Perkuat Kebersamaan dengan Warga Bali
Ekonomi

Mitsubishi Hadir di GIIAS Makassar 2026, Perkenalkan Ragam Pilihan Kendaraan untuk Kebutuhan Konsumen

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:04
Negara Kendalikan Impor Minyak dan LPG, Mampukah Tekan Beban Subsidi Energi?
Ekonomi

Negara Kendalikan Impor Minyak dan LPG, Mampukah Tekan Beban Subsidi Energi?

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:50

OLAHRAGA

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting
Olahraga

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13

INDOPOSCO.ID – Persaingan Super League 2026/2027 semakin memanas. Memasuki pekan kedelapan, sejumlah duel menarik siap tersaji pada 30 Oktober hingga...

SelengkapnyaDetails
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43
timnas

Laga Indonesia Vs Yordania Terancam Batal, Erick Thohir Beber Kekhawatiran PSSI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:22
liverpool

Liverpool vs Chelsea: Iraola Isyaratkan Rotasi, The Reds Siap Tempur

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5150 shares
    Share 2060 Tweet 1288
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1263 shares
    Share 505 Tweet 316
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    988 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    942 shares
    Share 377 Tweet 236
  • APK Kuliah Baru 35 Persen, Alumni Perguruan Tinggi Diminta Ikut Perluas Akses Pendidikan

    915 shares
    Share 366 Tweet 229
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.