• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

2 Tahun Asta Cita Prabowo, UMKM Jawa Timur Didorong Naik Kelas Tembus Industri Besar

Dilianto Editor Dilianto
Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:02
in Daerah
Diskusi publik bertajuk “Refleksi 2 Tahun Asta Cita: Hilirisasi dan Masa Depan Industri di Jawa Timur” di Kabupaten Malang, Jawa Timur, dikutip Kamis (29/10/2026). Foto: Istimewa

Diskusi publik bertajuk “Refleksi 2 Tahun Asta Cita: Hilirisasi dan Masa Depan Industri di Jawa Timur” di Kabupaten Malang, Jawa Timur, dikutip Kamis (29/10/2026). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID — Dua tahun perjalanan Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadi momentum evaluasi terhadap arah hilirisasi industri dan penguatan ekonomi daerah. Di Jawa Timur, keterlibatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam rantai pasok industri nasional dinilai perlu diperkuat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat.

Ketua Garda UMKM Malang Raya, Ahmad Fuad Rahman, menilai arah kebijakan pemerintah saat ini telah mengarah pada penguatan ekonomi nasional. Namun, tantangan utama terletak pada implementasi program di lapangan agar benar-benar memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha, khususnya UMKM.

BacaJuga:

Penyebab Kebakaran KM Batu Mandi Masih Misteri, Polda Banten Tunggu Scientific Evidence

Pariwisata Lebak Berkembang Pesat, Wisata Alam dan Religi Jadi Primadona Baru di Banten

Bea Cukai Beri Fasilitas Kawasan Berikat, PNM Apparel Jaya Bidik 1.350 Tenaga Kerja

“Sebetulnya sudah on the track, arahnya ke lebih baik. Hanya tantangannya besar,” kata Fuad dalam keterangannya dalam sebuah diskusi publik bertajuk “Refleksi 2 Tahun Asta Cita: Hilirisasi dan Masa Depan Industri di Jawa Timur” di Kabupaten Malang, Jawa Timur dikutip Kamis (29/10/2026).

Menurut Fuad, pemerintah perlu memastikan berbagai program pembangunan mampu mengatasi hambatan operasional yang selama ini dihadapi pelaku UMKM. Salah satu langkah penting yang perlu didorong ialah memperluas keterlibatan UMKM dalam rantai pasok industri nasional melalui kemitraan strategis dengan industri pengolahan.

Ia mencontohkan potensi sektor pertanian, khususnya komoditas jeruk, yang dapat dikembangkan melalui kerja sama antara petani dan industri pengolahan. Dengan pola kemitraan tersebut, produk lokal tidak hanya dipasarkan sebagai bahan mentah, tetapi juga dapat diolah menjadi produk bernilai tambah yang memiliki daya saing lebih tinggi.

“Kami berharap program pemerintah mampu mendorong UMKM naik kelas, dari industri rumahan menjadi industri menengah yang bisa bermitra dengan industri besar. Contohnya, petani jeruk perlu didekatkan dengan industri pengolahan agar produknya memiliki nilai tambah,” jelasnya.

Melalui diskusi publik ini, Garda Pemberdayaan UMKM Malang Raya berharap dapat merumuskan rekomendasi strategis bagi pemerintah dan para pemangku kepentingan. Sinergi antara pemerintah, industri, UMKM, petani, dan koperasi dinilai menjadi salah satu kunci untuk memastikan agenda hilirisasi memberikan manfaat nyata sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di Jawa Timur.

“Evaluasi dua tahun Asta Cita diharapkan tidak berhenti pada pembahasan arah kebijakan, tetapi berlanjut pada langkah konkret yang dapat dirasakan langsung oleh pelaku usaha dan masyarakat di daerah,” pungkasnya.

Sementara itu, pengamat ekonomi R. Djoni Sudjatmoko menilai agenda hilirisasi perlu diimbangi dengan pengawasan publik agar pelaksanaannya berjalan sesuai tujuan pembangunan. Ia mengingatkan adanya tantangan berupa kepentingan kelompok oligarki dan pihak-pihak yang mempertahankan status quo.

“Arah kebijakan Presiden Prabowo sudah benar, tetapi tantangannya adalah menghadapi kepentingan oligarki dan status quo. Karena itu, masyarakat dan organisasi harus aktif mengawal kebijakan melalui usulan yang konkret dan terperinci,” ujar Djoni.

Menurut dia, penguatan ekonomi daerah membutuhkan kebijakan yang membuka kesempatan lebih luas bagi pelaku usaha lokal untuk terlibat dalam aktivitas industri dan pembangunan ekonomi. UMKM dan koperasi perlu mendapatkan ruang untuk mengambil peran sesuai kapasitas dan kompetensinya.

Salah satu yang disorot ialah Koperasi Desa Merah Putih, yang diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat aktivitas ekonomi di tingkat lokal. Pelibatan pelaku usaha daerah dinilai penting agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya terkonsentrasi di pusat, tetapi juga mendorong penciptaan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Apa yang bisa dikerjakan UMKM harus diberikan kepada UMKM agar ekonomi daerah bergerak, lapangan kerja tercipta, dan manfaat pembangunan dirasakan masyarakat,” tutur Djoni.

Jawa Timur sendiri memiliki potensi besar dalam pengembangan industri pengolahan. Namun, optimalisasi hilirisasi tidak cukup hanya dengan mendorong investasi dan pembangunan fasilitas industri. Kesiapan infrastruktur, kualitas sumber daya manusia (SDM), iklim investasi, serta keterlibatan tenaga kerja lokal juga menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan.

Keterhubungan antara sektor hulu dan hilir menjadi salah satu aspek yang perlu diperkuat. Petani, UMKM, koperasi, dan industri pengolahan perlu memiliki pola kemitraan yang saling mendukung, mulai dari penyediaan bahan baku hingga pemasaran produk akhir.

“Melalui pola tersebut, hilirisasi diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai tambah komoditas, tetapi juga membuka peluang usaha baru, memperluas penyerapan tenaga kerja, dan memperkuat daya saing produk lokal,” tandas Djoni.(dil)

Tags: 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-GibranAsta CitaKopdes Merah Putih

Berita Terkait.

Penyebab Kebakaran KM Batu Mandi Masih Misteri, Polda Banten Tunggu Scientific Evidence
Daerah

Penyebab Kebakaran KM Batu Mandi Masih Misteri, Polda Banten Tunggu Scientific Evidence

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:55
Polri Tetapkan 245 Orang dan 20 Korporasi Tersangka Kebakaran Hutan dan Lahan
Daerah

Pariwisata Lebak Berkembang Pesat, Wisata Alam dan Religi Jadi Primadona Baru di Banten

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:15
bcc
Daerah

Bea Cukai Beri Fasilitas Kawasan Berikat, PNM Apparel Jaya Bidik 1.350 Tenaga Kerja

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:23
dimyati
Daerah

Dimyati: Pemuda Pancasila Harus Jadi Garda Terdepan Penjaga Ideologi Bangsa

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:03
bc
Daerah

Penuhi Ketentuan Berusaha, PR Fathiya Nur Salsabila Kantongi Izin NPPBKC

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:42
gempa
Daerah

Gempa Bumi M6,4 Hantam Pulau Tanibar, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:48

OLAHRAGA

Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah
Olahraga

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Editor Dilianto
Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57

INDOPOSCO.ID - Persoalan tata kelola kembali membayangi kompetisi futsal profesional Indonesia. Pergantian struktur organisasi hingga perubahan nama menjadi Asosiasi Futsal...

SelengkapnyaDetails
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43
timnas

Laga Indonesia Vs Yordania Terancam Batal, Erick Thohir Beber Kekhawatiran PSSI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:22
liverpool

Liverpool vs Chelsea: Iraola Isyaratkan Rotasi, The Reds Siap Tempur

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27
ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5149 shares
    Share 2060 Tweet 1287
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1262 shares
    Share 505 Tweet 316
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    986 shares
    Share 394 Tweet 247
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    942 shares
    Share 377 Tweet 236
  • APK Kuliah Baru 35 Persen, Alumni Perguruan Tinggi Diminta Ikut Perluas Akses Pendidikan

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.