INDOPOSCO.ID – Pengendalian dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan masih terus dilakukan petugas gabungan. Hingga saat ini, lebih dari 3.000 hektare (ha) lahan dilaporkan terdampak di tiga provinsi tersebut.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memutakhirkan data karhutla pada Minggu (25/10/2026), luas lahan masih dalam penanganan seluas 3.392 ha. Karhutla terluas terjadi di Kalimantan Tengah dengan 2.458 ha, sedangkan di Kalimantan Barat 884 ha dan Kalimantan Selatan 52 ha.
“Berbagai strategi penanganan Karhutla terus diupayakan pemerintah pusat dan daerah yang dibantu para relawan, di antaranya operasi modifikasi cuaca (OMC) dengan dry ice,” kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (27/10/2026).
BNPB juga mendukung penanganan karhutla melalui OMC di sejumlah wilayah. Berdasarkan data pelaksanaan pada 23 Oktober 2026, penyemaian dilakukan dengan total 15 sortie atau penerbangan dan penggunaan bahan semai sebanyak 14.300 kilogram.
Di Kalimantan Tengah, OMC dilaksanakan sebanyak delapan sortie dengan penggunaan 7.200 kilogram bahan semai, terdiri atas 5.200 kilogram dry ice dan 2.000 kilogram natrium klorida (NaCl).
Sementara itu, di Sumatera Selatan, OMC dilaksanakan sebanyak tujuh sortie dengan penggunaan 7.100 kilogram bahan semai. “Hasil pemantauan menunjukkan jarak pandang membaik menjelang siang hari,” ucap Berton.
Di Kalimantan Barat, wilayah sasaran OMC meliputi Sekadau, Ketapang, dan Sintang. Pada 23 Oktober, hujan ringan hingga sedang dilaporkan terjadi di tujuh kabupaten, termasuk tiga wilayah sasaran. “Adapun di Kalimantan Selatan, hujan dilaporkan terjadi di Kabupaten Kotabaru pada tanggal yang sama,” tutur Berton.
Pelaksanaan OMC disesuaikan dengan kondisi atmosfer dan kebutuhan masing-masing wilayah. Upaya itu menjadi bagian dari dukungan penanganan karhutla bersama operasi pemadaman darat dan dukungan udara.(dan)


















