INDOPOSCO.ID – Lebih dari seribu warga dan karyawan Harita Nickel memeriahkan Festival Harmoni Obi 2026 yang digelar di Kawasan Komersial Desa Kawasi, Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, pada 24-25 Oktober 2026.
Festival ini menjadi ruang kebersamaan untuk merayakan seni budaya, mengangkat potensi usaha lokal, sekaligus memperkenalkan kekayaan laut Pulau Obi.
Warga Desa Kawasi dan Soligi tidak hanya hadir sebagai pengunjung, tetapi juga terlibat langsung dalam berbagai kegiatan, mulai dari pertunjukan seni dan musik, bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Obi Fishing Tournament, hingga kegiatan memasak dan makan bersama.
Sekretaris Desa Kawasi, Frans Datang, mengapresiasi penyelenggaraan festival yang mempertemukan masyarakat dengan karyawan Harita Nickel dalam suasana akrab dan penuh kebersamaan.
“Kami mengapresiasi kegiatan yang mempertemukan masyarakat dengan karyawan Harita Nickel dalam suasana yang akrab. Melalui festival ini, warga tidak hanya dapat menikmati hiburan, tetapi juga menampilkan budaya, memperkenalkan produk usaha, dan menunjukkan potensi yang dimiliki Pulau Obi,” ujarnya.
Frans berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan sebagai ruang interaksi masyarakat sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha dan komunitas lokal untuk mengembangkan potensinya.
Panggung Festival Harmoni Obi 2026 menampilkan kolaborasi pemuda-pemudi Kawasi dan Soligi bersama karyawan Harita Nickel. Dua kelompok tari lokal dan paduan suara anak-anak turut memeriahkan acara, sementara Sanggar Masigero yang beranggotakan karyawan Harita Nickel membawakan tarian tradisional.
Suasana makin meriah dengan penampilan Rama Arief, artis asal Maluku Utara, serta band yang beranggotakan karyawan perusahaan. Kolaborasi tersebut menghadirkan hiburan yang memadukan kreativitas masyarakat setempat dengan partisipasi karyawan Harita Nickel.
Di area bazar, sepuluh kelompok usaha lokal menawarkan beragam kuliner dan jajanan khas Pulau Obi serta Maluku Utara. Mama-mama binaan Harita Nickel turut memperkenalkan produk unggulan, di antaranya Obi Snack dan aneka olahan buah pala.
Antusiasme pengunjung terlihat dari penjualan produk bazar yang habis dalam waktu kurang dari satu jam. Bagi pelaku UMKM, festival ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk secara langsung sekaligus menjangkau konsumen yang lebih luas.

Selain pertunjukan budaya dan bazar, Obi Fishing Tournament menjadi salah satu agenda yang menarik perhatian masyarakat. Kompetisi memancing tahunan ini mempertemukan warga dan karyawan Harita Nickel, dengan jumlah pendaftar lebih dari 270 peserta, meningkat dua kali lipat dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya yang diikuti 135 peserta.
Mayoritas peserta merupakan nelayan dari Desa Kawasi, Desa Soligi, dan desa-desa lain di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Panitia Harita Nickel bersama Asosiasi Pemancing Republik Indonesia melakukan penilaian berdasarkan jenis dan bobot ikan hasil tangkapan. Berbagai jenis ikan berhasil diperoleh peserta, antara lain kakap merah, kerapu, tuna, dan baubara atau Giant Trevally.
Untuk menjaga kelestarian lingkungan laut, area pemancingan dibatasi di perairan depan kawasan. Peserta juga diarahkan menangkap ikan target yang lazim dikonsumsi atau diperdagangkan, sedangkan ikan yang dilindungi tidak boleh ditangkap.
Frans menilai kegiatan tersebut dapat menjadi sarana untuk mengenalkan potensi perikanan Pulau Obi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem laut.
“Pulau Obi memiliki potensi laut yang besar. Karena itu, penting bagi kita untuk menjaga kelestariannya agar manfaatnya bisa terus dirasakan oleh masyarakat,” katanya.
Rangkaian festival ditutup dengan kegiatan memasak dan makan bersama yang melibatkan puluhan Mama-mama dan Stephanie Meyerson, juara MasterChef Indonesia musim ke-13. Mereka mengolah hasil tangkapan turnamen, termasuk kakap merah dan tuna, menjadi berbagai hidangan, seperti ikan asam pedas dan sate lilit ikan.
Hidangan tersebut kemudian dinikmati bersama oleh warga dan karyawan Harita Nickel. Kegiatan ini menjadi penutup festival sekaligus ruang interaksi yang mempertemukan masyarakat dalam suasana kekeluargaan.
VP Environmental Marine Harita Nickel, Windy Prayogo, mengatakan hubungan perusahaan dengan Pulau Obi tidak hanya berkaitan dengan aktivitas operasional, tetapi juga dengan kehidupan masyarakat dan potensi lokal yang perlu dijaga bersama.
“Bagi kami, Pulau Obi bukan hanya tempat beroperasinya perusahaan, tetapi juga rumah bagi masyarakat dengan budaya, potensi, dan kebersamaan yang perlu terus dijaga,” ujar Windy, dikutip Rabu (28/10/2026).
Melalui Festival Harmoni Obi 2026, Harita Nickel bersama masyarakat setempat berupaya memperkenalkan kekayaan budaya, potensi kelautan, serta produk usaha lokal Pulau Obi kepada khalayak yang lebih luas. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat dalam merawat kebersamaan serta mendukung pengembangan potensi daerah. (her)


















