• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Mendiktisaintek Dorong Mahasiswa Berpikir Solutif, Kawal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:02
in Nasional
brian

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto. Foto: Dok Kemendiktisaintek

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mendorong mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir analitis dan solutif dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa. Para calon pemimpin masa depan diminta tidak hanya mampu membaca kondisi Indonesia, tetapi juga berani mengambil peran untuk memberikan solusi berbasis data.

Menurut dia, mahasiswa sebagai calon pemimpin harus memiliki kemampuan membaca persoalan secara objektif sebelum menentukan langkah yang akan diambil.

BacaJuga:

Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Sambut Wajib Halal Oktober 2026, Ombudsman Tekankan Pentingnya Hak Masyarakat

Subsidi Biaya Haji dari APBN, MUI Ingatkan Transparansi

Brian memaparkan sejumlah indikator ekonomi Indonesia untuk menggambarkan tantangan yang masih harus dihadapi. Dia menyebut Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia meningkat dari sekitar USD 1,02 triliun pada 2017 menjadi USD 1,48 triliun pada 2024.

Pertumbuhan tersebut, menurutnya, menunjukkan perekonomian Indonesia tumbuh hampir 35 persen dalam kurun tujuh tahun. Namun, menurut Brian, capaian pertumbuhan ekonomi tidak bisa dilihat hanya dari satu indikator.

Berdasarkan data Pusat Data Bank Dunia 2025 yang dipaparkannya, jumlah penduduk miskin dan rentan miskin pada periode tersebut justru meningkat dari 46,1 juta menjadi 49,5 juta orang. Sementara jumlah penduduk kelas menengah turun dari 22,1 juta menjadi 17,4 juta orang.

Kondisi tersebut, kata Brian, menjadi gambaran bahwa pertumbuhan ekonomi belum otomatis dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. “Ke manapun Anda pergi, harus ada angka dan data yang dapat menjelaskan. Pertumbuhan ekonomi kita bagus, tapi kemudian angka kemiskinan naik dan penduduk kelas menengah menurun,” kata Brian.

Dia juga menyoroti peningkatan kekayaan kelompok masyarakat terkaya. Kekayaan 10 orang terkaya di Indonesia disebut meningkat hingga 153 persen.

“Ternyata, pertumbuhan ekonomi ini hanya dirasakan oleh sangat sedikit masyarakat. Indonesia secara alami kaya raya, namun sejak dulu kita masih belum mampu mengelola kekayaan itu,” lanjutnya.

Karena itu, Brian meminta mahasiswa membangun argumentasi berdasarkan data ketika membaca persoalan maupun menyampaikan gagasan. Kemampuan tersebut dinilai penting lantaran mahasiswa nantinya akan memasuki berbagai sektor dan memiliki ruang kontribusi yang beragam.

“Dengan memahami persoalan secara berbasis data, mahasiswa dapat menentukan masalah yang membutuhkan intervensi sekaligus memilih kontribusi yang paling relevan untuk diberikan,” terangnya.

Brian juga menyoroti peran perguruan tinggi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah. Menurut dia, kampus memiliki posisi strategis dalam menghubungkan riset dengan kebutuhan pembangunan melalui hilirisasi.

Dia menyebut terdapat data yang menunjukkan sekitar 80 persen dari 50 klaster pertumbuhan ekonomi terbesar di dunia berbasis di sekitar perguruan tinggi.

“Kami terus mendorong penguatan hubungan antara perguruan tinggi dengan dunia industri. Tujuannya agar hasil riset tidak berhenti di lingkungan akademik, tetapi memiliki jalur untuk dikembangkan dan dimanfaatkan,” terangnya.

Ia mengatakan, sejumlah klaster center of excellence perguruan tinggi di berbagai wilayah Indonesia juga terus didorong untuk memperkuat keterhubungan antara perguruan tinggi, riset, inovasi, dan kebutuhan pembangunan daerah.

Menurut Brian, pembangunan ekonomi dan perubahan sebuah negara merupakan proses panjang. Karena itu, generasi muda perlu memiliki ketekunan untuk terus belajar dan berkarya serta tidak mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan. (nas)

Tags: Brian YuliartoekonomimahasiswaMendiktisaintek

Berita Terkait.

zabadi
Nasional

Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:01
bpjph
Nasional

Sambut Wajib Halal Oktober 2026, Ombudsman Tekankan Pentingnya Hak Masyarakat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:33
haji
Nasional

Subsidi Biaya Haji dari APBN, MUI Ingatkan Transparansi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:09
abdul
Nasional

Mendikdasmen: Guru P3K Paruh Waktu Diangkat Penuh Mulai 2027 Nanti

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:08
Edukasi
Nasional

Sempat Capai 90 Kasus Sebulan, Gangguan Layang-Layang di Jalur Kereta Cepat Whoosh Kini Melandai

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:25
KKP dan BPOM Perkuat Sinergi Pengawasan Mutu Ikan untuk Dukung Program MBG
Nasional

BPKH Siap Salurkan Nilai Manfaat Rp8,83 Triliun untuk Haji 2027

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:01

OLAHRAGA

bri
Olahraga

Jelang MotoGP Mandalika, BRI Latih 500 Volunteer Kelola Sampah

Editor Dilianto
Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:19

INDOPOSCO.ID – Menjelang ajang MotoGP Mandalika 2026 pada 9–11 Oktober, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melatih 500...

SelengkapnyaDetails
Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid

Sentuhan Magis Pertamina di Bandara Lombok: Antarkan Semarak MotoGP Langsung Saat Mendarat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:23
novendra

Novendra Priasmoro Berjaya, Percasi DKI Siapkan Skuad Terbaik untuk Kejurnas 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:13
PB FORKI

GGK Indonesia Diperkuat, PB FORKI Siapkan Program Bela Diri untuk Perempuan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:35
elkan

Elkan Baggott Usai Indonesia Juara: Kami adalah Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:07

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2714 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1212 shares
    Share 485 Tweet 303
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    974 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.