INDOPOSCO.ID – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyepakati sejumlah langkah strategis guna mempercepat operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Toba, Sumatra Utara. Upaya ini dilakukan untuk mendorong pengembangan ekonomi lokal sekaligus melestarikan kawasan Danau Toba.
Kesepakatan tersebut dicapai usai Menkop berdiskusi langsung dengan seluruh kepala desa dan pengurus KDKMP se-Kabupaten Toba, serta meninjau KDKMP Desa Patane Pasifik Porsea yang diselenggarakan oleh DPP Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) di Geowisata Pantai Pasifik Porsea (KMDT Center), Selasa (6/10/2026).
Menkop menjelaskan, pertemuan tersebut membahas sosialisasi Peraturan Presiden (Perpres) No. 82 Tahun 2026 tentang Tata Kelola KDKMP, penempatan manajer profesional, serah terima aset bangunan, hingga penyusunan model bisnis seluruh KDKMP di Toba.
”Bangunan fisik KDKMP adalah milik desa, bukan milik pihak lain. Proses serah terima akan dilakukan secara resmi,” ujar Ferry.
Selain peninjauan, Menkop meresmikan Koperasi KMDT Pemasaran Sejahtera yang bertugas menyerap, menampung, dan memasarkan hasil produksi KDKMP agar hasil bumi serta kerajinan masyarakat dapat dikelola tanpa perantara. Ia juga meresmikan pusat kajian di lingkungan KMDT sebagai pusat penelitian, pariwisata, dan pengembangan ekonomi berkelanjutan.
”Kawasan ini akan menjadi kebanggaan Desa Patane, Toba, bahkan Indonesia. Semoga menjadi bukti bahwa kesejahteraan dan pelestarian alam dapat berjalan beriringan,” tambah Menkop.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Toba Audi Murphy Sitorus menyampaikan bahwa dari 243 Koperasi Desa dan 13 Koperasi Kelurahan yang berbadan hukum di Toba, sebanyak 41 unit bangunan fisik telah selesai dibangun dan 12 unit di antaranya rampung 100 persen.
”Kami berharap unit yang telah siap dijadikan percontohan agar pengurus koperasi lainnya memiliki gambaran nyata kemajuan yang bisa dicapai,” tutur Audi Murphy.
Ia mengakui bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pengelolaan koperasi di Toba masih minim. Karena itu, Pemkab Toba menempatkan peningkatan kualitas SDM sebagai prioritas utama dan meminta seluruh elemen desa bersatu mengawal program tersebut.
Sementara itu, Ketua Umum DPP KMDT Edison Manurung menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan program KDKMP. Ia meyakini arahan dan dukungan Presiden Prabowo Subianto akan membawa manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
”Seluruh pihak di daerah berkomitmen mengawal pelaksanaan program agar berjalan lancar dan membawa manfaat langsung bagi warga,” kata Edison.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Panel Barus, Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Henra Saragih, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatra Utara Yuliani Siregar, jajaran pengurus DPP KMDT, serta Rektor Universitas HKBP Nommensen Richard. (srv)

















