• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Surplus Dagang Indonesia di Agustus Meledak, Tembus USD3,55 Miliar

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:25
in Ekonomi
kapal

Ilustrasi ekspor melalui dermaga peti kemas. Foto: Dok INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Neraca perdagangan Indonesia kembali mencatatkan kinerja positif. Pada Agustus 2026, surplus perdagangan melonjak menjadi USD3,55 miliar, atau jauh lebih tinggi dibandingkan surplus Juli 2026 yang hanya USD0,12 miliar.

Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso mengatakan, penguatan surplus tersebut terutama ditopang kinerja perdagangan nonmigas yang mencatat surplus USD6,09 miliar. Sementara sektor migas masih mengalami defisit sebesar USD2,54 miliar.

BacaJuga:

PLN Icon Plus Tawarkan Solusi Digital dan Energi Hijau untuk Industri Hulu Migas

Kedaulatan Energi Berlanjut, Pipa WNTS-Pemping Siap Alirkan Gas Natuna ke Pembangkit Listrik

Cetak Wirausaha Muda Produktif, Kementerian UMKM Akselerasi Target Rasio Kewirausahaan Nasional

“Melonjaknya surplus neraca perdagangan pada Agustus 2026 membuktikan ketahanan sektor eksternal Indonesia yang terus terjaga,” ujar Budi Santoso dalam keterangan, Selasa (6/10/2026).

Menurut dia, tiga komoditas utama menjadi penyumbang terbesar surplus nonmigas pada Agustus. Lemak dan minyak hewani atau nabati (HS 15) menyumbang USD 3,95 miliar, bahan bakar mineral (HS 27) USD 2,45 miliar, serta besi dan baja (HS 72) sebesar USD 1,78 miliar.

Dari sisi negara mitra dagang, Amerika Serikat (AS) menjadi penyumbang surplus nonmigas terbesar dengan nilai USD 2,41 miliar. Selanjutnya India sebesar USD 1,19 miliar dan Malaysia USD 0,83 miliar.

“Surplus perdagangan ditopang oleh kinerja komoditas andalan seperti lemak dan minyak nabati, bahan bakar mineral, serta besi dan baja,” kata Budi.

Capaian Agustus tersebut turut mengerek surplus perdagangan Indonesia sepanjang Januari-Agustus 2026 menjadi USD 7,25 miliar. Angka itu terdiri atas surplus nonmigas USD 28,54 miliar dan defisit migas USD 21,29 miliar.

Budi menilai capaian tersebut menunjukkan fundamental perdagangan Indonesia tetap tangguh di tengah dinamika ekonomi global. Kinerja positif juga terlihat dari sisi ekspor yang terus tumbuh.

Pada Agustus 2026, menurutnya, nilai ekspor Indonesia mencapai USD 26,61 miliar. Angka tersebut naik 1,51 persen dibandingkan Juli 2026 dan meningkat 6,72 persen dibandingkan Agustus 2025.

Ia mengungkapkan, kenaikan ekspor tersebut ditopang pertumbuhan ekspor nonmigas sebesar 0,75 persen dan ekspor migas yang melonjak 25,98 persen secara bulanan. Sementara ekspor industri pengolahan tumbuh 2,46 persen.

“Capaian ekspor Indonesia sebesar USD 26,61 miliar pada Agustus 2026 membuktikan ketangguhan perdagangan luar negeri kita. Produk-produk ekspor Indonesia tetap kompetitif dan mencatatkan tren pertumbuhan yang positif,” jelasnya.

Secara kumulatif, masih ujar Budi, total ekspor Januari-Agustus 2026 mencapai USD 193,64 miliar, tumbuh 4,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Ekspor nonmigas menjadi penopang utama dengan pertumbuhan 5,48 persen, dari USD 175,99 miliar menjadi USD 185,63 miliar.

“Tiongkok masih menjadi tujuan utama ekspor nonmigas Indonesia dengan nilai USD 47,44 miliar atau 25,55 persen dari total ekspor nonmigas. Berikutnya AS sebesar USD 22,41 miliar dan India USD 12,77 miliar,” bebernya.

Sementara itu, dikatakan dia, industri pengolahan menjadi motor utama pertumbuhan ekspor nasional. Sepanjang Januari-Agustus 2026, ekspor sektor tersebut mencapai USD 159,55 miliar atau sekitar 82,40 persen dari total ekspor Indonesia.

Ia menyebut, pertumbuhan ekspor industri pengolahan mencapai 7,87 persen secara kumulatif. Sejumlah komoditas mencatat lonjakan signifikan, antara lain aluminium dan barang daripadanya yang naik 102,25 persen, nikel dan barang daripadanya 50,12 persen, serta tembaga dan barang daripadanya 47,13 persen.

Budi menegaskan, capaian tersebut menjadi bukti bahwa kebijakan hilirisasi mulai memberikan dampak terhadap struktur ekspor Indonesia. Produk bernilai tambah semakin mendominasi perdagangan luar negeri sekaligus memperkuat daya saing industri nasional di pasar global. (nas)

Tags: AgustusSurplus Dagang Indonesia

Berita Terkait.

PLN Icon Plus Tawarkan Solusi Digital dan Energi Hijau untuk Industri Hulu Migas
Ekonomi

PLN Icon Plus Tawarkan Solusi Digital dan Energi Hijau untuk Industri Hulu Migas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 02:01
Pekerja PLN
Ekonomi

Kedaulatan Energi Berlanjut, Pipa WNTS-Pemping Siap Alirkan Gas Natuna ke Pembangkit Listrik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:07
PLN Icon Plus Tawarkan Solusi Digital dan Energi Hijau untuk Industri Hulu Migas
Ekonomi

Cetak Wirausaha Muda Produktif, Kementerian UMKM Akselerasi Target Rasio Kewirausahaan Nasional

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:07
Langkah Strategis TLKM, Tunjuk Pejabat Baru Audit Internal demi Keterbukaan Informasi
Ekonomi

Langkah Strategis TLKM, Tunjuk Pejabat Baru Audit Internal demi Keterbukaan Informasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:37
Farida Farichah
Ekonomi

Farida Ajak KNPI Menjadi Penggerak KDKMP

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:06
Kilang Pertamina Balongan
Ekonomi

Sebelum Mengaspal di Mandalika, Rombongan Touring Pertamina Uji Dapur BBM di Balongan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:33

OLAHRAGA

Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid
Olahraga

Sentuhan Magis Pertamina di Bandara Lombok: Antarkan Semarak MotoGP Langsung Saat Mendarat

Editor Ali Rachman
Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:23

INDOPOSCO.ID - Perjalanan menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 ternyata tidak dimulai saat mesin motor menderu di Pertamina Mandalika...

SelengkapnyaDetails
novendra

Novendra Priasmoro Berjaya, Percasi DKI Siapkan Skuad Terbaik untuk Kejurnas 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:13
PB FORKI

GGK Indonesia Diperkuat, PB FORKI Siapkan Program Bela Diri untuk Perempuan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:35
elkan

Elkan Baggott Usai Indonesia Juara: Kami adalah Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:07
timnas

Soal Bonus Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Kata Prabowo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2714 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1211 shares
    Share 484 Tweet 303
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    979 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.