• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Ubah Sampah Jadi Nilai Ekonomi, PLN EPI Kembangkan TPS3R dan Maggot di Mataram

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 12 September 2026 - 16:16
in Daerah
Ketua Kelompok Bale Maggot, Muhammad Ridwan (kiri) memberikan penjelasan tentang integrasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) dan budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) kepada Direktur Gas dan BBM PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) Erma Melina Sarawati (tengah), di sela acara peresmian TPS3R di Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, pada Kamis (10/9/2026). Foto: Dokumen PLN EPI

Ketua Kelompok Bale Maggot, Muhammad Ridwan (kiri) memberikan penjelasan tentang integrasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) dan budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) kepada Direktur Gas dan BBM PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) Erma Melina Sarawati (tengah), di sela acara peresmian TPS3R di Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, pada Kamis (10/9/2026). Foto: Dokumen PLN EPI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama anak usahanya, PT Pelayaran Bahtera Adhiguna (BAg), memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Salah satunya melalui integrasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) dengan budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF).

Langkah tersebut ditandai dengan peresmian TPS3R di Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Kamis (10/9/2026). Fasilitas ini mengolah sampah organik yang berasal dari pelaku UMKM di kawasan Pantai Bagek Kembar dan rumah tangga sekitar, sekaligus mendorong pemanfaatannya menjadi sumber daya yang memiliki nilai ekonomi.

BacaJuga:

Gempa Bumi M3,7 Getarkan Rangkasbitung Pagi Ini, Pusat Episenter 10 Km dari Kota

Bantu Warga Kembali Bangkit, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Nagekeo

Gubernur Banten: Integritas Eksekutif dan Legislatif Tak Bisa Dipisahkan

Pembangunan TPS3R merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN EPI untuk mendorong pengelolaan sampah secara lebih terintegrasi, mulai dari pemilahan di sumber hingga pengolahan dan pemanfaatan kembali.

Direktur Gas dan BBM PLN EPI Erma Melina Sarawati mengatakan, persoalan sampah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, terutama masyarakat sebagai pelaku utama dalam pengelolaan sampah dari sumbernya.

“Persoalan sampah ini menjadi masalah kita semua. Karena itu, kita tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga mendorong bagaimana masyarakat bersama-sama mengelola sampah sehingga manfaatnya bukan hanya untuk lingkungan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat,” kata Erma.

Menurut Erma, keberadaan TPS3R di Sekarbela diharapkan memberikan efek berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah pengembangan infrastruktur energi.

“Harapannya multiplier effect-nya tidak hanya dari sisi lingkungan, tetapi juga ada pemberdayaan lainnya. Kita ingin kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat ini semakin erat, termasuk melalui program-program pelatihan dan kerja sama yang dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.

Camat Sekarbela Arief Satriawan mengatakan, kehadiran TPS3R menjawab kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas pengelolaan sampah sekaligus akan melayani tiga kelurahan di Kecamatan Sekarbela.

“Ini adalah bentuk kepedulian kita bersama. Dengan adanya TPS3R ini, insya Allah akan mencakup tiga kelurahan yang ada di Kecamatan Sekarbela untuk pengolahan sampah,” kata Arief.

Ia menjelaskan, sampah yang masuk ke TPS3R akan terlebih dahulu dipilah berdasarkan jenis dan potensi pemanfaatannya sebelum masuk ke tahap pengolahan.

“Sekarang ini pengolahan sampah memang menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. Sampah yang dibawa ke sini lebih dulu dipilah. Insya Allah ini akan sangat bermanfaat,” ujarnya.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Mataram Lalu Martawang yang mewakili Wali Kota Mataram mengatakan, TPS3R diharapkan tidak berhenti sebagai fasilitas pengelolaan sampah, tetapi turut mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam memperlakukan sampah.

“Pembangunan TPS3R ini bukan sekadar menyediakan sarana pengelolaan sampah. Lebih dari itu, kita berharap fasilitas ini menjadi bagian dari perubahan perilaku dan budaya masyarakat dalam memperlakukan sampah,” kata Martawang.

Menurut dia, masyarakat perlu melihat sampah bukan semata sebagai limbah, tetapi sebagai sumber daya yang dapat dikelola dan memberikan manfaat.

“Bantuan yang paling berarti adalah bantuan yang menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Martawang menambahkan, keberlanjutan pengelolaan TPS3R membutuhkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

“Membangun kota yang bersih dan berkelanjutan tentu tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Kita membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat,” katanya.

Dorong Budidaya Maggot

Selain membangun TPS3R, PLN EPI mendorong pemanfaatan sampah organik dari UMKM Pantai Bagek Kembar dan rumah tangga sekitar melalui budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF).

Melalui program tersebut, PLN EPI memberikan pelatihan kepada kelompok masyarakat untuk mengolah sampah organik menjadi pakan maggot. Budidaya ini diharapkan tidak hanya membantu mengurangi timbulan sampah, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Ketua Kelompok Bale Maggot, Muhammad Ridwan mengatakan, pelatihan yang diberikan PLN EPI membantu masyarakat memahami cara memanfaatkan sampah organik agar tidak berakhir sebagai limbah.

“Melalui pelatihan ini kami belajar bagaimana sampah organik yang sebelumnya hanya dibuang dapat dimanfaatkan untuk budidaya maggot. Harapannya kegiatan ini bisa terus berkembang sehingga selain membantu mengurangi sampah, juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi kelompok dan masyarakat,” kata Ridwan.

Pada kesempatan yang sama, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN EPI turut memberikan bantuan sosial kepada masyarakat sekitar. Sebanyak 30 kepala keluarga (KK) lanjut usia di Kelurahan Tanjung Karang Permai menerima bantuan paket sembako.

Selain itu, bantuan pendidikan diberikan kepada 30 anak yatim dari Yayasan Asuhan Keluarga Al Abror. Bantuan tersebut bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) pegawai PLN EPI yang dikelola YBM PLN EPI.

Integrasi TPS3R dan budidaya maggot BSF menjadi bagian dari pengembangan ekonomi sirkular di kawasan Bagek Kembar. Melalui pendekatan tersebut, sampah organik yang sebelumnya menjadi beban lingkungan diubah menjadi sumber daya produktif yang berpotensi memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Upaya tersebut sekaligus mendukung terciptanya kawasan wisata pesisir yang lebih bersih dan berkelanjutan. PLN EPI mendorong agar kehadiran perusahaan di sekitar wilayah proyek energi dapat memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya melalui aspek lingkungan, tetapi juga pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Program ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) PLN EPI sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) Nomor 12, yakni Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui pemilahan, pengolahan, dan pemanfaatan kembali sampah.(rmn)

Tags: Budidaya MaggotErma Melina Sarawatipln episampah organikTPS3R

Berita Terkait.

Gempa Bumi M3,7 Getarkan Rangkasbitung Pagi Ini, Pusat Episenter 10 Km dari Kota
Daerah

Gempa Bumi M3,7 Getarkan Rangkasbitung Pagi Ini, Pusat Episenter 10 Km dari Kota

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:57
Bantu Warga Kembali Bangkit, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Nagekeo
Daerah

Bantu Warga Kembali Bangkit, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Nagekeo

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:13
Dugaan Korupsi Dana Kebencanaan, KPK Periksa Sestama dan 3 Tenaga Ahli BNPB
Daerah

Gubernur Banten: Integritas Eksekutif dan Legislatif Tak Bisa Dipisahkan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:57
bc3
Daerah

Bea Cukai Beri Fasilitas KITE, Produsen Lilin Tegal Bidik Pasar Eropa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:05
Karhutla Terus Berulang, DPR Desak Evaluasi Regulasi dan Pengawasan
Daerah

Petugas Gabungan Berjibaku Padamkan Kebakaran 3.392 Hektar Lahan di Kalimantan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:14
bc4
Daerah

Bea Cukai Malang Sita 1,49 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilai Barang Capai Rp2,2 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:33

OLAHRAGA

ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory
Olahraga

ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58

INDOPOSCO.ID – Persib Bandung punya modal sempurna untuk mempertahankan singgasana Grup E AFC Champions League (ACL) Two 2026/2027. Namun, dua...

SelengkapnyaDetails
Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:21
OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35
timnas

Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:10
amin

Raih 73 Medali di Asian Para Games 2026, Atlet Indonesia Didorong Dapat Apresiasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:06

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5090 shares
    Share 2036 Tweet 1273
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1250 shares
    Share 500 Tweet 313
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    937 shares
    Share 375 Tweet 234
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.