• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Bantu Warga Kembali Bangkit, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Nagekeo

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:13
in Daerah
Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Kemanusiaan di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Upaya masyarakat untuk bangkit setelah bencana gempa bumi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Kepedulian masyarakat Sulawesi Selatan diwujudkan melalui penyaluran bantuan kemanusiaan oleh Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama Dompet Dhuafa NTT.

Selama periode 16–26 Oktober 2026, bantuan disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa di sejumlah wilayah Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo. Bantuan tersebut meliputi 50 paket sembako, 50 paket perlengkapan sekolah (school kit), distribusi 75.000 liter air bersih, serta toren air lengkap dengan instalasinya.

BacaJuga:

Ketua Forum KKS Banten Irna Narulita Ajak Kader Kesehatan Jadi Ujung Tombak Kabupaten Sehat

Gempa Bumi M3,7 Getarkan Rangkasbitung Pagi Ini, Pusat Episenter 10 Km dari Kota

Gubernur Banten: Integritas Eksekutif dan Legislatif Tak Bisa Dipisahkan

Rangkaian bantuan ini ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pangan, akses air bersih, hingga mendukung keberlanjutan pendidikan anak-anak selama masa pemulihan pascabencana.

Pada 16 Oktober 2026, sebanyak 50 paket sembako disalurkan kepada 50 kepala keluarga di Desa Waekokak. Dengan asumsi empat jiwa per keluarga, bantuan tersebut diperkirakan membantu memenuhi kebutuhan pangan sekitar 200 jiwa.

Bagi warga yang baru kembali dari posko pengungsian, bantuan tersebut menjadi dukungan berarti untuk melanjutkan kehidupan sehari-hari. Salah seorang penerima manfaat, Mama Ona, menceritakan bahwa keluarganya baru beberapa minggu kembali ke rumah setelah sebelumnya tinggal di posko pengungsian.

Setelah kembali, mereka harus memenuhi kebutuhan makan sehari-hari secara mandiri dengan mengandalkan hasil berkebun dan bertani. Namun, keterbatasan pasokan air bersih turut menambah kesulitan yang dihadapi.

“Sebelumnya kami tinggal di posko pengungsian, kami makan sehari-hari dari sana. Nah, ini kami baru beberapa minggu pulang dari posko, makanan tidak ada di rumah. Kami cari makan dari berkebun dan bertani, tapi ini air sudah beberapa hari tidak mengalir. Jadi, terima kasih banyak sudah mau datang lihat kami, bantu kami, kasih kami sembako. Kami sangat berterima kasih banyak,” ungkap Mama Ona.

Selain bantuan pangan, perhatian juga diberikan terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak. Pada 20 Oktober 2026, sebanyak 50 paket perlengkapan sekolah disalurkan kepada siswa SD Inpres Towak, Desa Towak, Kecamatan Aesesa.

Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kebutuhan belajar anak-anak agar tetap bersemangat mengikuti kegiatan pendidikan di tengah situasi pemulihan pascabencana.

Keceriaan tampak saat para siswa menerima paket perlengkapan sekolah. Mereka menyampaikan rasa terima kasih sekaligus kegembiraan atas berbagai perlengkapan yang diterima.

“Terima kasih, Kak,” ujar salah seorang siswa. Siswa lainnya juga mengungkapkan kegembiraan mereka, seperti, “Tempat pensilnya lucu,” “Lengkap sekali,” dan “Wih, ada pensil warna.”

Di sisi lain, keterbatasan akses air bersih masih menjadi persoalan yang dihadapi masyarakat. Di Desa Marapokot dan Nangadero, yang berada di kawasan pesisir, pasokan air PDAM dilaporkan hanya mengalir sekitar satu kali dalam seminggu.

Debit air yang lambat menyebabkan bak penampungan tidak selalu terisi penuh. Sementara itu, sebagian sumur milik warga menghasilkan air payau sehingga tidak dapat sepenuhnya diandalkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi serupa juga dirasakan masyarakat Desa Waekokak. Keterbatasan pasokan air membuat warga harus mengatur penggunaannya untuk berbagai keperluan, mulai dari memasak, mandi, mencuci pakaian, hingga memenuhi kebutuhan air minum.

Untuk membantu mengatasi persoalan tersebut, Dompet Dhuafa Sulsel melalui Dompet Dhuafa NTT mendistribusikan 15 tangki air bersih berkapasitas masing-masing 5.000 liter. Total bantuan air bersih yang disalurkan mencapai 75.000 liter selama periode 18–26 Oktober 2026.

Distribusi dilakukan di lima desa, yakni Marapokot, Nangadero, Mbay, Togurambang, dan Waekokak. Air bersih diangkut menggunakan mobil tangki, kemudian disalurkan ke toren atau bak penampungan bersama yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak.

Selain distribusi air bersih, bantuan juga mencakup toren air beserta instalasinya untuk mendukung ketersediaan fasilitas penampungan bagi masyarakat, terutama keluarga yang belum memiliki tempat penampungan sendiri.

Berdasarkan laporan penyaluran, distribusi air bersih menjangkau sekitar 200 kepala keluarga atau setara dengan 800 jiwa. Sementara itu, bantuan toren air tercatat diterima oleh tiga kepala keluarga atau sekitar 12 jiwa.

Perwakilan Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, Syarif, menyampaikan bahwa rangkaian bantuan tersebut merupakan upaya untuk menjawab kebutuhan masyarakat selama masa pemulihan pascabencana.

Menurutnya, ketika masyarakat mulai kembali ke rumah masing-masing, bukan berarti seluruh kebutuhan mereka telah terpenuhi. Kebutuhan pangan, air bersih, dan pendidikan anak-anak tetap harus menjadi perhatian bersama.

“Ketika masyarakat mulai kembali ke rumah, bukan berarti semua kebutuhan mereka sudah terpenuhi. Pangan, air bersih, dan kebutuhan pendidikan anak-anak tetap harus menjadi perhatian. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat meringankan beban warga dan mendukung mereka untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara bertahap,” ujar Syarif.

Secara keseluruhan, rangkaian program kemanusiaan ini mencatat sebanyak 1.062 penerima manfaat berdasarkan perhitungan sementara. Jumlah tersebut mencakup penerima bantuan sembako, siswa penerima perlengkapan sekolah, serta masyarakat yang memperoleh manfaat dari distribusi air bersih dan bantuan toren.

Melalui penyaluran bantuan ini, Dompet Dhuafa Sulsel bersama Dompet Dhuafa NTT berupaya menghadirkan dukungan bagi masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Nagekeo. Kepedulian yang disampaikan melalui berbagai bentuk bantuan diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus mendukung proses pemulihan agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara bertahap.

Bagi Dompet Dhuafa, aksi kemanusiaan ini juga menjadi bagian dari komitmen lembaga dalam pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program, termasuk sosial kebencanaan. Selama lebih dari tiga dekade, Dompet Dhuafa telah menghadirkan layanan pemberdayaan dan pengembangan umat melalui lima pilar program, yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, serta dakwah dan budaya, termasuk program CSR.

Dalam menjalankan aktivitasnya, Dompet Dhuafa menerapkan tata kelola organisasi berdasarkan prinsip Good Corporate Governance (GCG), meliputi transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran, serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan prinsip syariah. (srv)

Tags: bantuan kemanusiaanDompet DhuafaKabupaten NagekeoNusa Tenggara Timur (NTT)

Berita Terkait.

Ketua Forum KKS Banten Irna Narulita Ajak Kader Kesehatan Jadi Ujung Tombak Kabupaten Sehat
Daerah

Ketua Forum KKS Banten Irna Narulita Ajak Kader Kesehatan Jadi Ujung Tombak Kabupaten Sehat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:05
Gempa Bumi M3,7 Getarkan Rangkasbitung Pagi Ini, Pusat Episenter 10 Km dari Kota
Daerah

Gempa Bumi M3,7 Getarkan Rangkasbitung Pagi Ini, Pusat Episenter 10 Km dari Kota

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:57
Dugaan Korupsi Dana Kebencanaan, KPK Periksa Sestama dan 3 Tenaga Ahli BNPB
Daerah

Gubernur Banten: Integritas Eksekutif dan Legislatif Tak Bisa Dipisahkan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:57
bc3
Daerah

Bea Cukai Beri Fasilitas KITE, Produsen Lilin Tegal Bidik Pasar Eropa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:05
Karhutla Terus Berulang, DPR Desak Evaluasi Regulasi dan Pengawasan
Daerah

Petugas Gabungan Berjibaku Padamkan Kebakaran 3.392 Hektar Lahan di Kalimantan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:14
bc4
Daerah

Bea Cukai Malang Sita 1,49 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilai Barang Capai Rp2,2 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:33

OLAHRAGA

ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory
Olahraga

ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58

INDOPOSCO.ID – Persib Bandung punya modal sempurna untuk mempertahankan singgasana Grup E AFC Champions League (ACL) Two 2026/2027. Namun, dua...

SelengkapnyaDetails
Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:21
OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35
timnas

Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:10
amin

Raih 73 Medali di Asian Para Games 2026, Atlet Indonesia Didorong Dapat Apresiasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:06

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5098 shares
    Share 2039 Tweet 1275
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1252 shares
    Share 501 Tweet 313
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    938 shares
    Share 375 Tweet 235
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.