• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

SBY Art Community Bawa Pesan Perdamaian Lewat 150 Karya di TIM

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:09
in Nasional
SBY-Art

Kurator independen Gie Sanjaya memandu awak media menikmati karya dalam pameran bertajuk "Art for Peace and a Better Future: Collaboration" di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Selasa (18/8/2026). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta akan menjadi ruang perjumpaan seni, lintas generasi dan lintas budaya. Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus HUT ke-499 DKI Jakarta, SBY Art Community (SAC) menghadirkan pameran bertajuk “Art for Peace and a Better Future: Collaboration” di Galeri Emiria Soenassa dan Oesman Effendi.

Pameran berlangsung pada 18–30 Agustus 2026 dan membawa satu pesan besar, yakni seni dapat menjadi jalan untuk merawat perdamaian dan membayangkan masa depan yang lebih baik.

BacaJuga:

Mendikdasmen: Guru Bukan Cuma Ngajar, tapi Bangun Peradaban

DOB Papua Utara Tak Cukup Modal Aspirasi, DPD RI: Butuh Dukungan Politik di Pusat

Wantimpres Jangan Jadi Rumah Para Senior, Guru Besar IPDN: Presiden Butuh Pengkritik, Bukan Tukang Angguk

Pameran ini menjadi perhelatan kedua sejak SBY Art Community dibentuk oleh Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Komunitas tersebut membawa visi menjadikan seni, khususnya seni lukis, sebagai medium untuk menyuarakan perdamaian, inklusivitas serta kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Di tengah dinamika dunia yang penuh perubahan, tema perdamaian dipilih bukan sekadar sebagai tajuk pameran, tetapi sebagai pesan yang ingin disampaikan melalui karya-karya para seniman.

“Tema perdamaian dan cita-cita akan dunia yang lebih baik dipilih sebagai fokus utama untuk merespons dinamika global dan kebutuhan akan solidaritas,” ujar Ketua Koordinator Pameran SAC 2026, Letjen (Purn) Ediwan Prabowo dalam konferensi pers di TIM, Jakarta, Selasa (18/8/2026).

“Kami berharap pameran ini dapat menjadi inspirasi sosial, memperkuat semangat kebersamaan, dan menumbuhkan optimisme masa depan yang lebih baik. Hal ini sesuai dengan visi Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono yang ingin senantiasa menyuarakan perdamaian dan dunia yang lebih baik melalui seni terutama seni Lukis,” lanjutnya.

Sebanyak 150 karya akan mengisi ruang pameran, melibatkan 27 seniman Indonesia, SBY, seniman cilik hingga seniman tamu dari Kornfeld Galerie Berlin di Jerman, Christopher Lehmpfuhl. Kehadiran para pelukis dengan latar dan pengalaman berbeda membuat pameran ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi karya, tetapi juga pertemuan berbagai perspektif dalam membaca dunia melalui bahasa visual.

Keberagaman itu semakin terasa melalui konsep lintas generasi yang diusung. Wakil Ketua Pameran SAC 2026, Marsma (Purn) Akbar Linggaprana, menjelaskan bahwa para peserta pameran memiliki rentang usia yang sangat lebar, mulai dari 10 tahun hingga 76 tahun.

“Lintas budaya menjadi sebuah keunikan sendiri dari pameran ini karena adanya sister city collaboration antara Jakarta dan Berlin sekaligus menandai HUT DKI yang ke 499 tahun ini”, kata Akbar yang juga merupakan salah satu seniman yang turut serta dalam pameran ini.

Tak berhenti pada karya yang terpajang di dinding galeri, pameran juga membuka ruang interaksi dengan publik. Sejumlah program seperti artist talk dan tur pameran akan digelar dengan dipandu kurator, panitia serta gallery sitter. Masyarakat umum dapat datang bukan hanya sebagai penonton, tetapi juga mengambil bagian dalam percakapan dan pengalaman seni yang ditawarkan selama pameran berlangsung.

Bagi kurator independen Gie Sanjaya, kekuatan pameran ini justru terletak pada kemampuan seni melampaui batas estetika. Dalam pandangannya, lukisan tidak berhenti sebagai objek untuk dinikmati secara visual, melainkan dapat menjadi tindakan etis yang mempertemukan manusia dengan pengalaman dan perspektif yang berbeda.

“Melalui karya, Christopher Lehmpfuhl, seluruh anggota SBY Art Community serta para seniman cilik pameran ini memperlihatkan bahwa perdamaian tidak pernah hadir sebagai satu suara, melainkan sebagai himpunan pengalaman yang saling melengkapi,” jelas Gie.

Salah satu daya tarik utama pameran hadir melalui karya Christopher Lehmpfuhl dari Kornfeld Galerie Berlin. Seniman tersebut membawa tradisi en plein air Jerman untuk berdialog dengan lanskap Indonesia. Karakter visualnya terasa kuat melalui teknik impasto, yakni pengaplikasian lapisan cat tebal secara langsung menggunakan tangan, sehingga permukaan kanvas seolah menyimpan jejak perjalanan dan pengalaman sang pelukis.

Selama dua minggu, Lehmpfuhl melukis bersama para seniman SBY Art Community di sejumlah lokasi, mulai dari Jakarta, Cisarua, Borobudur hingga Pacitan. Setiap tempat menjadi ruang eksplorasi sekaligus dialog antara cahaya, cuaca, material, lanskap dan pengalaman fisik sang pelukis. Hasilnya adalah karya-karya dengan tekstur, warna, gerak dan cahaya yang merekam cara seorang seniman asing memandang keragaman Indonesia.

“Jakarta menghadirkan denyut kota metropolitan yang dinamis, Borobudur memancarkan resonansi spiritual sebagai sebuah warisan dunia, sementara bentang pegunungan Cisarua dan pesisir selatan Pacitan menawarkan pengalaman yang sama kuatnya dalam memperlihatkan keragaman lanskap Indonesia,” tambah Christopher.

Kehadiran Christopher Lehmpfuhl di Indonesia pada Juli–Agustus 2026 pun menjadi bagian penting dari kolaborasi artistik dan budaya antara Jakarta dan Berlin. Melalui Art for Peace and a Better Future: Collaboration, hubungan kedua kota tidak hanya dipertemukan melalui gagasan sister city, tetapi juga melalui bahasa seni yang mampu menembus batas usia, budaya dan latar belakang. (her)

Tags: HUT ke-499 DKI JakartaHUT ke-81 Kemerdekaan RISBY Art Communitytaman ismail marzuki

Berita Terkait.

abdul
Nasional

Mendikdasmen: Guru Bukan Cuma Ngajar, tapi Bangun Peradaban

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:28
dob
Nasional

DOB Papua Utara Tak Cukup Modal Aspirasi, DPD RI: Butuh Dukungan Politik di Pusat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:29
djohan
Nasional

Wantimpres Jangan Jadi Rumah Para Senior, Guru Besar IPDN: Presiden Butuh Pengkritik, Bukan Tukang Angguk

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:06
santri
Nasional

Data Terus Dimutakhirkan, Kemenag: Santri Terverifikasi Capai 4,634 Juta

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:05
Suyudi
Nasional

Bongkar Jaringan 2 Ton Sabu, Rekam Jejak Suyudi Ringkus ‘Mami’ Dewi Astutik di Kamboja

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:06
Firli-bahuri
Nasional

Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:25

OLAHRAGA

crystaline
Olahraga

Ribuan Pelari Ramaikan Crystalin RunXperience 2026 di Jakarta

Editor Folber Siallagan
Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:11

INDOPOSCO.ID - Sekitar 9.500 pelari dari berbagai latar belakang dan komunitas turut meramaikan Crystalin RunXperience 2026 di Jakarta. Digelar di...

SelengkapnyaDetails
Todotua

Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:04
Hardiyanto-Kenneth

Kejurda Piala Gubernur 2026: 420 Pecatur Adu Strategi, Targetkan Tiket Kejurnas

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:03
Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 

Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:13
Tim Voli Pantai Raih Medali Perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tim Voli Pantai Raih Medali Perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:33

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3898 shares
    Share 1559 Tweet 975
  • Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2128 shares
    Share 851 Tweet 532
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    889 shares
    Share 356 Tweet 222
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Bukan Lartas, Kemendag Sebut Wajib Halal untuk Jaga Mutu dan Kepercayaan Konsumen

    768 shares
    Share 307 Tweet 192
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.