• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pemerintah Tambah Kuota Magang Nasional 2026, Hampir 40 Persen Langsung Bekerja

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:40
in Nasional
Seskab

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya tampak diajak foto bersama sejumlah peserta Program Magang Nasional Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (11/8/2026). Foto: Dokumen Setkab

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Bagi sebagian lulusan perguruan tinggi, mendapatkan ijazah bukanlah garis akhir. Justru setelah wisuda, tantangan baru dimulai, bagaimana mengubah ilmu di bangku kuliah menjadi pengalaman yang benar-benar dibutuhkan dunia kerja.

Pemerintah mencoba memperlebar jalan tersebut melalui Program Magang Nasional 2026. Memasuki tahun kedua pelaksanaannya, program ini tidak hanya kembali dibuka, tetapi juga diperbesar dengan kuota mencapai 150 ribu peserta.

BacaJuga:

Wamendagri Dorong Sumbar Perkuat Ketangguhan Daerah

Pergantian Kapolri Jadi Momentum Pulihkan Kepercayaan Publik

Ribka Haluk Tegaskan Kemendagri Kawal Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Program Magang Nasional 2026 resmi dimulai di Kementerian Ketenagakerjaan, pada Selasa (11/8/2026). Jumlah tersebut meningkat 50 persen dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya yang menampung 100 ribu peserta.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan, perluasan program tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Program tahun lalu itu 100 ribu, sekarang (tahun 2026) 150 ribu yang diterima. Tentunya harapan kita ke depan semakin banyak,” ujar Teddy dalam keterangannya.

Namun, 150 ribu peserta itu tidak langsung dibuka sekaligus. Pemerintah membaginya dalam tiga tahap. Sebanyak 50 ribu peserta menjadi bagian dari tahap pertama yang mulai dibuka pada Selasa ini. Berikutnya, 50 ribu peserta akan dibuka pada bulan selanjutnya dan 50 ribu peserta lainnya pada bulan berikutnya.

Skema tersebut menjadi pintu masuk bagi para lulusan baru untuk merasakan langsung ritme dunia kerja. Bukan hanya datang ke perusahaan, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk belajar, berlatih, sekaligus membangun pengalaman profesional selama enam bulan. Pengalaman dari pelaksanaan 2025 menjadi salah satu alasan pemerintah memperbesar program tersebut.

Pada tahun pertama, sebanyak 100 ribu lulusan baru mengikuti program magang selama enam bulan. Peserta juga memperoleh uang saku yang disesuaikan dengan upah minimum kabupaten/kota tempat mereka menjalani magang. Yang menarik, program tersebut tidak berhenti ketika masa magang berakhir. Sekitar 30 hingga 40 persen peserta dari pelaksanaan tahun lalu tercatat langsung bekerja setelah menyelesaikan program.

“Faktanya, dari tahun lalu itu hampir 40 persen bekerja. Artinya apa? Artinya yang magang ini juga kualitasnya sangat baik, rekrutmennya baik, kemudian selama enam bulan mereka magang, mereka bekerja, mereka berlatih, mereka diberi keterampilan di sana,” katanya.

Angka tersebut menunjukkan bahwa program magang dapat menjadi jembatan antara lulusan baru dengan kebutuhan industri. Enam bulan berada di lingkungan kerja memberi peserta kesempatan untuk memahami tuntutan pekerjaan yang tidak selalu diperoleh di ruang kuliah.

Manfaatnya bahkan dirasakan peserta yang harus keluar dari daerah asal untuk mengikuti program. Teddy mencontohkan seorang peserta yang mengikuti magang di Jakarta dan memperoleh penghasilan sekitar Rp5,5 juta hingga Rp5,7 juta per bulan sesuai ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, pemerintah melihat program ini bukan semata-mata sebagai program peningkatan keterampilan tenaga kerja. Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli menilai keberadaan Program Magang Nasional juga memiliki dampak yang lebih luas terhadap perekonomian.

“Program ini adalah bagian dari stimulus ekonomi juga. Jadi, ini membantu industri, membantu adik-adik kita meningkatkan daya beli secara nasional,” jelas Yassierli.

Bagi pemerintah, semakin banyak lulusan yang mengetahui program ini, semakin besar pula peluang mereka untuk masuk ke dunia kerja melalui pengalaman yang nyata.

Teddy berharap perusahaan juga semakin memahami manfaat program tersebut sehingga peserta tidak berhenti sebagai anak magang, tetapi memiliki peluang lebih besar untuk melanjutkan karier setelah enam bulan masa pelatihan berakhir.

“Yang paling penting, makin program ini diketahui publik, dan diketahui perusahaan manfaatnya, kita harapkan adik-adik yang magang ini semakin besar, yang setelah magang enam bulan dia langsung bekerja,” tambahnya.(her)

Tags: PekerjaanPerguruan TinggiProgram Magang Nasional 2026

Berita Terkait.

“Surat Kaleng Modern” untuk Bakom Ramai di Medsos, Pengamat Ingatkan Publik Cek Akurasi
Nasional

Wamendagri Dorong Sumbar Perkuat Ketangguhan Daerah

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:11
“Surat Kaleng Modern” untuk Bakom Ramai di Medsos, Pengamat Ingatkan Publik Cek Akurasi
Nasional

Pergantian Kapolri Jadi Momentum Pulihkan Kepercayaan Publik

Jumat, 2 Oktober 2026 - 02:31
“Surat Kaleng Modern” untuk Bakom Ramai di Medsos, Pengamat Ingatkan Publik Cek Akurasi
Nasional

Ribka Haluk Tegaskan Kemendagri Kawal Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:37
“Surat Kaleng Modern” untuk Bakom Ramai di Medsos, Pengamat Ingatkan Publik Cek Akurasi
Nasional

22 Tahun DPD RI, Sultan: Suara Daerah Harus Tentukan Arah Indonesia

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:04
“Surat Kaleng Modern” untuk Bakom Ramai di Medsos, Pengamat Ingatkan Publik Cek Akurasi
Nasional

“Surat Kaleng Modern” untuk Bakom Ramai di Medsos, Pengamat Ingatkan Publik Cek Akurasi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:33
Jalin Kolaborasi Antar-Kementerian, Kemendagri dan Kementerian PU Integrasikan SIPD dengan SIPASTI-Pemda
Nasional

Jalin Kolaborasi Antar-Kementerian, Kemendagri dan Kementerian PU Integrasikan SIPD dengan SIPASTI-Pemda

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:06

OLAHRAGA

Susunan Pemain Indonesia vs Bangladesh: Rizky Ridho Starter, Maarten Paes Cadangan
Olahraga

Susunan Pemain Indonesia vs Bangladesh: Rizky Ridho Starter, Maarten Paes Cadangan

Editor Dilianto
Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:58

INDOPOSCO.ID – Timnas Indonesia mengusung misi wajib menang saat menghadapi Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026...

SelengkapnyaDetails
Indonesia vs Bangladesh: John Herdman Ajak Skuad Garuda Kenang Tragedi Kanjuruhan

Indonesia vs Bangladesh: John Herdman Ajak Skuad Garuda Kenang Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:12
Hotspot Nasional Tembus 559 Titik, Kemenhut Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalimantan Tengah

Optimistis Tatap Laga Penentu, John Herdman: Takdir Ada di Tangan Kita Sendiri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:17
Suara Pelanggan Jadi Inspirasi JAECOO J5 EV Genuine Body Kit

Indonesia-Malaysia Main Bareng, Ini Skenario Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:35
john

Jelang Lawan Bangladesh, Herdman Menagih Janji Takdir Garuda di SUGBK

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:04

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3892 shares
    Share 1557 Tweet 973
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3920 shares
    Share 1568 Tweet 980
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1132 shares
    Share 453 Tweet 283
  • Kanwil BPN Banten Serahkan Sertifikat BMN dan BMD Senilai Rp 1,4 Triliun di Momentum Hantaru 2026

    832 shares
    Share 333 Tweet 208
  • Dorong Ekonomi dan Pariwisata, Pengusaha Muda Boyolali Dirikan PO Sa’roni Trans

    800 shares
    Share 320 Tweet 200
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.