• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Challenge Ad-Dhuha Berhadiah Alkohol Viral, Pihak Newport dan Ancol Disorot soal Pengawasan

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:21
in Megapolitan
The-Sounds-Project

Keramaian acara The Sounds Project di Jakarta Utara kini dibayangi polemik promosi minuman beralkohol yang disebut melibatkan tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha. Foto: Tangkapan layar Instagram/@buntungcees

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Polemik tantangan hafalan Surat Ad-Dhuha dengan hadiah minuman beralkohol dalam rangkaian festival The Sounds Project di kawasan Ancol belum benar-benar berakhir.

Di tengah permintaan maaf yang telah disampaikan pihak Newport, muncul pertanyaan yang lebih besar, yakni bagaimana aktivitas tersebut bisa berlangsung, siapa yang bertanggung jawab, dan sejauh mana pengawasan terhadap kegiatan promosi di lapangan dijalankan?

BacaJuga:

Ekshumasi Jenazah Sutrimo Berjalan Tepat Waktu, Polisi Libatkan Tim Dokter Forensik

Saat Ayat Suci Jadi Challenge Berhadiah Alkohol, Pemuda Kota Bicara Soal Batas Kepatutan

MUI Jadi Mitra Strategis Pemprov DKI Kawal Jakarta Menuju Kota Global

Ketua Umum Pemuda Kota RI, Abu Bakar MBS, menilai persoalan tersebut tidak cukup diselesaikan hanya dengan klarifikasi. Menurutnya, penjelasan Newport yang menyebut aksi tersebut sebagai tindakan spontan pengunjung yang mengambil alih mikrofon perlu diuji dengan rekaman video yang telah beredar luas di masyarakat.

Sebelumnya, Newport menyampaikan permohonan maaf terbuka dan menyatakan bahwa kejadian tersebut bukan bagian dari program promosi perusahaan. Pihak perusahaan juga menyebut akan melakukan evaluasi internal terkait pengawasan kegiatan. Namun, bagi Abu Bakar, evaluasi internal tidak boleh menjadi titik akhir.

Ia meminta Newport membuka secara terang struktur tanggung jawab di balik aktivitas booth, termasuk hubungan antara brand dan event organizer (EO), standar operasional prosedur (SOP) promosi, kewenangan pembawa acara atau master of ceremony (MC), penanggung jawab lapangan, hingga asal-usul produk yang disebut sebagai hadiah.

“Kalau benar perusahaan tidak merancang challenge tersebut, tentu pemeriksaan akan memperjelasnya. Kelalaian yang membuat kegaduhan pun perlu diusut. Kalau ada tindakan individu yang berada di luar prosedur, siapa yang bertanggung jawab juga harus terang. Kalau ada kegagalan pengawasan, tentu harus ada perbaikan dan pertanggungjawaban sesuai kewenangan,” ujar Abu Bakar kepada INDOPOSCO melalui gawai, Rabu (12/8/2026).

Menurutnya, publik saat ini bukan hanya menunggu permintaan maaf, tetapi membutuhkan kejelasan mengenai apa yang sebenarnya terjadi di lapangan.

Terlebih, produk minuman beralkohol yang disebut menjadi hadiah dalam tantangan tersebut juga dinilai perlu diverifikasi. Abu Bakar meminta kejelasan mengenai jenis dan varian produk, kadar alkohol, sumber pengadaan, hingga pihak yang menyerahkan produk tersebut.

Sorotan pun tidak hanya diarahkan kepada Newport. Pemuda Kota RI juga meminta PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme pengawasan kegiatan pihak ketiga yang berlangsung di kawasan Ancol.

Bagi Abu Bakar, polemik ini membuka pertanyaan penting mengenai tata kelola kegiatan komersial di kawasan tersebut. Mulai dari proses persetujuan sponsor, pengawasan booth, hingga mekanisme penghentian apabila aktivitas di lapangan menyimpang dari ketentuan.

“Bagaimana kegiatan tersebut dapat berlangsung di kawasan Ancol? Siapa yang mengawasi? Bagaimana proses persetujuan kegiatan sponsor? Apakah ada screening terhadap aktivitas booth? Apa standar pengawasan terhadap EO dan tenant? Dan apa mekanisme penghentian apabila aktivitas di lapangan menyimpang?” jelas pria yang akrab disapa Bang Abu itu.

Ia menegaskan, apabila dalam pemeriksaan ditemukan adanya kelemahan pengawasan, baik yang disengaja maupun tidak, termasuk pelanggaran prosedur, maka harus ada langkah korektif yang jelas dan tegas sesuai aturan.

Menurut dia, persoalan ini tidak semestinya berhenti pada siapa yang memegang mikrofon atau siapa yang pertama kali melontarkan tantangan. Yang lebih penting adalah memastikan sistem pengawasan mampu mencegah kejadian serupa terulang.

“Publik bukan hanya membutuhkan permintaan maaf. Publik membutuhkan jaminan bahwa kejadian serupa tidak akan terulang di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Ancol Jakarta atau dimanapun,” tambahnya.

Dengan demikian, polemik challenge hafalan Surat Ad-Dhuha tersebut kini tidak hanya menyangkut sebuah aksi spontan di tengah festival. Kasus itu juga menyeret pertanyaan mengenai tanggung jawab, pengawasan, SOP, dan tata kelola kegiatan pihak ketiga di kawasan publik.

Bagi Pemuda Kota RI, jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi penting agar klarifikasi tidak berhenti sebagai pernyataan di atas kertas, tetapi benar-benar menghasilkan evaluasi dan perbaikan di lapangan.(her)

Tags: Al QuranAncolDPR RImirasThe Sounds Project

Berita Terkait.

Clinic
Megapolitan

Ekshumasi Jenazah Sutrimo Berjalan Tepat Waktu, Polisi Libatkan Tim Dokter Forensik

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:05
Musik-Festival
Megapolitan

Saat Ayat Suci Jadi Challenge Berhadiah Alkohol, Pemuda Kota Bicara Soal Batas Kepatutan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:01
MUI Jadi Mitra Strategis Pemprov DKI Kawal Jakarta Menuju Kota Global
Megapolitan

MUI Jadi Mitra Strategis Pemprov DKI Kawal Jakarta Menuju Kota Global

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:11
Bhudi
Megapolitan

Polisi Selidiki Dugaan Penistaan Agama Promosi Miras Berkedok Hafalan Al-Qur’an

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:28
GB
Megapolitan

Bank Jakarta Bangun Biodigester di Rorotan dan Rawa Badak, 500 Kg Sampah Organik Diolah per Hari

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:47
Petugas-BC
Megapolitan

Bea Cukai Gagalkan Pengiriman 8,96 Juta Batang Rokok Ilegal Melalui Pelabuhan Tanjung Priok

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:27

BERITA POPULER

  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2209 shares
    Share 884 Tweet 552
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1280 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1115 shares
    Share 446 Tweet 279
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1380 shares
    Share 552 Tweet 345
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.