• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kementerian UMKM dan OJK Pacu Pembiayaan, Pengusaha Didorong Naik Kelas

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:11
in Ekonomi
Menteri UMKM Maman Abdurrahman memberikan keterangan pers usai menghadiri UMKM Finance Summit 2026 yang diselenggarakan OJK di Jakarta, Selasa (11/8/2026). Foto: Humas Kementerian UMKM

Menteri UMKM Maman Abdurrahman memberikan keterangan pers usai menghadiri UMKM Finance Summit 2026 yang diselenggarakan OJK di Jakarta, Selasa (11/8/2026). Foto: Humas Kementerian UMKM

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat sinergi guna membuka peluang pembiayaan yang lebih luas bagi pengusaha mikro, kecil, dan menengah di berbagai daerah. Langkah ini diarahkan untuk menciptakan iklim usaha yang semakin mendukung pertumbuhan UMKM.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berfokus pada perluasan akses UMKM terhadap layanan dan sumber pembiayaan dari sektor jasa keuangan. Kerja sama ini diharapkan dapat membantu pengusaha memperoleh dukungan modal sesuai kebutuhan pengembangan bisnis.

BacaJuga:

Perkuat Ekosistem Kewirausahaan, Kementerian UMKM Dorong Startup Indonesia Go Global

DPR Minta OJK dan BEI Lindungi Ritel di Tengah Gejolak Pasar Saham

Bantu Akses Dana Cepat, Pegadaian Hadirkan Layanan Gadai Bebas Sewa Modal untuk Nasabah Baru

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan, sinergi dengan OJK merupakan upaya nyata untuk memperkuat akses pembiayaan UMKM secara lebih merata. Dengan dukungan pembiayaan yang semakin terbuka, UMKM diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha dan berkembang menuju level yang lebih tinggi.

“Alhamdulillah, kami baru saja menandatangani MoU untuk melakukan percepatan atau akselerasi dalam mendorong bagaimana kita bisa bersama-sama memberikan akses pembiayaan seoptimal mungkin kepada UMKM kita,” kata Maman saat menghadiri UMKM Finance Summit 2026 yang diselenggarakan OJK di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Menurut Maman, perluasan pembiayaan tidak dapat berdiri sendiri. Kemudahan memperoleh modal harus diikuti dengan penguatan ekosistem usaha, terutama kepastian dan perluasan akses pasar, agar tambahan pembiayaan benar-benar menghasilkan pertumbuhan usaha.

Dengan demikian, pembiayaan tidak hanya meningkatkan kemampuan UMKM dalam memproduksi barang dan jasa, tetapi juga memperbesar peluang produk mereka terserap pasar sehingga perputaran usaha tetap sehat dan kemampuan memenuhi kewajiban pembiayaan semakin kuat.

“Pada saat kita ingin mendorong pertumbuhan akses pembiayaan ke sektor UMKM, ini juga harus diimbangi dengan mengamankan pasar. Jangan sampai pembiayaan sudah kita berikan, UMKM bisa memproduksi barang dengan baik, tetapi ketika barang akan dijual, tidak ada pasar yang menyerap,” ujarnya.

Oleh karena itu, Kementerian UMKM akan terus menyiapkan perangkat kebijakan yang memperkuat akses pasar serta berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan agar pembiayaan yang diterima UMKM dapat memberikan dampak produktif terhadap peningkatan kapasitas dan keberlanjutan usaha.

Maman menegaskan, kolaborasi lintas lembaga menjadi salah satu kunci membangun ekosistem pembiayaan UMKM yang semakin kuat. Kerja sama Kementerian UMKM dan OJK, dengan dukungan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian serta DPR RI, diharapkan menghasilkan kebijakan pembiayaan yang semakin terintegrasi dengan kebutuhan pengembangan usaha.

“Dengan sinergi antara Kementerian UMKM dan OJK, serta dukungan dalam konteks pengawasan dan monitoring dari DPR dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, ini bisa menjadi angin segar bagi UMKM di Tanah Air,” jelas Maman.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, OJK siap menghubungkan berbagai program pengembangan UMKM dengan sektor jasa keuangan melalui pola kerja yang lebih terintegrasi.

Sebagai tindak lanjut, OJK bersama Kementerian UMKM akan membentuk satuan tugas atau working group yang secara khusus mendorong penguatan UMKM, termasuk memperluas akses terhadap pendanaan dan pembiayaan dari sektor jasa keuangan.

“Kita membuat suatu satgas, teamwork, atau working group yang akan bersama-sama menggarap bagaimana UMKM ini supaya bisa maju. Salah satunya melalui pendanaan dan pembiayaan dari sektor jasa keuangan, serta bagaimana UMKM bisa naik kelas dan semakin menjadi motor utama penggerak ekonomi Indonesia,” ujar Friderica.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Hanif Dhakiri menilai akselerasi pembiayaan UMKM juga membutuhkan perubahan paradigma dalam sistem keuangan nasional.

Menurut Hanif, tantangan pembiayaan tidak semata-mata terletak pada kemampuan UMKM memenuhi persyaratan lembaga keuangan atau menjadi bankable. Sistem keuangan juga perlu semakin mampu memahami karakteristik, pola transaksi, dan aktivitas ekonomi UMKM yang berbeda dengan usaha berskala besar.

“Problemnya bukan semata-mata UMKM-nya belum bankable, tetapi sistem keuangannya juga belum UMKM-able,” kata Hanif.

Perubahan paradigma tersebut, menurut Hanif, dapat membuka ruang bagi pengembangan skema pembiayaan yang lebih adaptif, termasuk pembiayaan berbasis aktivitas ekonomi UMKM. Rekam jejak transaksi, aktivitas usaha, serta berbagai data ekonomi dapat dikembangkan sebagai bagian dari pertimbangan lembaga keuangan dalam menilai kelayakan UMKM.

Pendekatan tersebut sekaligus membuka peluang lebih luas bagi UMKM produktif yang memiliki prospek usaha tetapi selama ini menghadapi keterbatasan dalam memenuhi persyaratan pembiayaan konvensional.

Kolaborasi Kementerian UMKM dan OJK diharapkan membangun ekosistem pembiayaan yang semakin inklusif, adaptif, dan sesuai dengan karakteristik UMKM. Integrasi antara pembiayaan, penguatan kapasitas usaha, dan perluasan pasar menjadi penting agar peningkatan akses modal berujung pada pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.

Dengan ekosistem tersebut, UMKM diharapkan semakin mampu meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar, memperkuat kesehatan usaha, dan naik kelas sehingga kontribusinya terhadap penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi nasional semakin besar. (her)

Tags: UKMUMKM

Berita Terkait.

Perkuat Ekosistem Kewirausahaan, Kementerian UMKM Dorong Startup Indonesia Go Global
Ekonomi

Perkuat Ekosistem Kewirausahaan, Kementerian UMKM Dorong Startup Indonesia Go Global

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:43
amin
Ekonomi

DPR Minta OJK dan BEI Lindungi Ritel di Tengah Gejolak Pasar Saham

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:33
gadai
Ekonomi

Bantu Akses Dana Cepat, Pegadaian Hadirkan Layanan Gadai Bebas Sewa Modal untuk Nasabah Baru

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:03
foto
Ekonomi

Integrasikan Padi dan Ikan, Program PHKT Raih Gold CSR & PDB Awards 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:11
john
Ekonomi

Pertamina NRE Bantu Perbaikan Sanitasi SD Negeri Alak di Kupang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:48
phr
Ekonomi

PHR Perkuat Transformasi Digital di Hulu Migas dengan Teknologi AI

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:19

OLAHRAGA

gp
Olahraga

Sentuhan Magis Pertamina di Bandara Lombok: Antarkan Semarak MotoGP Langsung Saat Mendarat

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:23

INDOPOSCO.ID – Perjalanan menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 ternyata tidak dimulai saat mesin motor menderu di Pertamina Mandalika...

SelengkapnyaDetails
novendra

Novendra Priasmoro Berjaya, Percasi DKI Siapkan Skuad Terbaik untuk Kejurnas 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:13
PB FORKI

GGK Indonesia Diperkuat, PB FORKI Siapkan Program Bela Diri untuk Perempuan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:35
elkan

Elkan Baggott Usai Indonesia Juara: Kami adalah Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:07
timnas

Soal Bonus Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Kata Prabowo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2714 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1211 shares
    Share 484 Tweet 303
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.